Maklum deh Wartawan detik suka silau oleh kemegahan dan kegagahan
On Dec 3, 2016 19:54, "Sjamsir Sjarif" <[email protected]> wrote: > Dari Detikinet kita baca: > > *#PayungJokowi Sampai Polisi Ganteng Bikin Gagal Fokus di Aksi 212* > *Rachmatunnisa* - detikinet > Sabtu, 03/12/2016 19:31 WIB > [image: #PayungJokowi Sampai Polisi Ganteng Bikin Gagal Fokus di Aksi 212] > Foto: > Pasangmata.com > *Jakarta* - Aksi Damai 212 pada Jumat (2/12/2016) meninggalkan kesan > tersendiri di hati publik. Masih banyak netizen yang sepertinya sulit *move > on* dan belum berhenti membahas momen-momen menarik yang jadi viral di > peristiwa tersebut. > > Selain memuji aksi yang berlangsung damai dan tertib, ada sejumlah hal tak > terduga yang ikut menjadi sorotan. Lucunya, hal tak terduga ini justru > menjadi hiburan tersendiri dan semakin mewarnai momen Aksi Damai 212. > > *'Lautan Putih' di Monas* > > Aksi Damai 212 yang bertempat di Monas menarik perhatian warga Jakarta. > Tak mau ketinggalan momen, peristiwa ini mereka abadikan melalui jepretan > kamera. Alhasil, foto-foto berlangsungnya aksi pun ramai berseliweran di > internet. > > Mulai dari peserta yang berjalan kaki dan berbaris rapi, momen para > penjual yang menggratiskan makanan untuk peserta aksi, hingga bersih-bersih > di sekitar Monas yang dilakukan usai shalat Jumat memenuhi timeline > berbagai media sosial. > > [image: #PayungJokowi Sampai Polisi Ganteng Bikin Gagal Fokus di Aksi > 212]Foto: > Pasangmata.com > > > Dari sekian banyak momen, foto massa Aksi Damai 212 dari udara yang > menyerupai lautan putih memadati area Monas, menjadi foto favorit yang > paling banyak dibagi netizen. > > *#PayungJokowi* > > Presiden Joko Widodo mengejutkan publik dengan ikut shalat Jumat di Monas. > Orang nomor satu di Indonesia tersebut menuai pujian dengan menembus hujan, > dan menyapa massa Aksi Damai 212 usai shalat Jumat. > > Bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan ditemani Menko Polhukam Wiranto dan > Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Presiden Jokowi berjalan kaki dari > Istana Merdeka menuju Monas dan tanpa ragu memegang payung sendiri. > > [image: #PayungJokowi Sampai Polisi Ganteng Bikin Gagal Fokus di Aksi > 212]Foto: > Pool > > > Foto rombongan Presiden Jokowi berjalan kaki menuju Monas ini pun menarik > perhatian netizen dan dibagi oleh banyak orang. Lucunya, dari foto > tersebut, payung biru yang dipakai Presiden Jokowi ikut menjadi > perbincangan dan menciptakan 'tren' baru. > > Setelah tren jaket bomber November lalu, kini payung biru sang Presiden > memancing para pelapak online ramai menjual payung serupa. Hashtag > #PayungJokowi pun menjadi andalan para pelapak di Instagram menjual > dagangan mereka. > > *Pendekar Wiro Sableng 212* > > Aksi Damai 2 Desember 2016 diikuti lautan massa yang begitu banyaknya. Di > tengah aksi tersebut, tiba-tiba ada seorang 'penyusup' berbaju putih > menenteng kapak sakti. Usut punya usut, sosok pria gondrong itu adalah Wiro > Sableng yang identik dengan nomor 212 tertera di dadanya. > > [image: #PayungJokowi Sampai Polisi Ganteng Bikin Gagal Fokus di Aksi > 212]Foto: > Istimewa > > > Tentu bukan Wiro Sableng sebenarnya yang ikut dalam aksi damai tersebut. > Foto yang beredar viral di media sosial itu dipastikan hanyalah rekayasa > Photoshop. Namun kehadirannya cukup menghibur dan membuat tawa. > > *Polisi Ganteng* > > Yang satu ini benar-benar membuat netizen, terutama kaum hawa gagal fokus, > yakni kehadiran seorang polisi ganteng. Dalam foto yang beredar viral, > tampak seorang pria berseragam polisi, memakai kacamata, berpeci, dengan > sarung tersampir di salah satu pundak, tampak sedang membawa kardus berisi > air mineral. > > [image: #PayungJokowi Sampai Polisi Ganteng Bikin Gagal Fokus di Aksi > 212]Foto: > Istimewa > > > Kebanyakan mengaku terpesona sosok polisi ganteng tersebut. Tak perlu > waktu lama, tak lama fotonya beredar, banyak yang mencari informasi > mengenai sosok polisi ganteng ini. Belakangan, diketahui polisi tersebut > bernama Elia Umboh. *(rns/rns)* > > > On Friday, December 2, 2016 at 3:05:04 AM UTC-8, fashridjalmnoor wrote: >> >> Sudah seharusnya presiden Jokowi dan wakil presiden Yusuf Kalla ikut >> serta shalat Jum'at di Monas. Akan sangat aneh kalau shalat di masjid >> Baitul Rahim di komplek istana atau di masjid Istiqlal ketika konon 2 juta >> rakyat Indonesia dari Jakarta dan berbagai daerah shalat Jum'at di lapangan >> Monas. >> >> Juga sudah seharusnya presiden Jokowi sendiri yang memutuskan untuk >> shalat Jum'at di lapangan Monas, karena shalat adalah fardhu 'ain, termasuk >> shalat Jum'at. >> >> Jadi itu sih berita biasa2 saja >> >> On Dec 2, 2016 16:31, "Sjamsir Sjarif" <[email protected]> wrote: >> >>> >>> https://m.detik.com/news/berita/d-3361124/menag-presiden- >>> sendiri-yang-memutuskan-untuk-salat-jumat-bersama-di-monas?_ >>> ga=1.98296415.1905654731.1480669204 >>> >>> -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
