18 Dubes ASEAN Kunjungi Pagaruyung Senin,05 Desember 2016 - 01:12:53 WIB [image: 18 Dubes ASEAN Kunjungi Pagaruyung] Para wakil duta besar dan delegasi negara sahabat bersama Raja Pagaruyung, SM Taufik Thaib di depan Istano Silinduang Bulan, Batusangkar. (FERI MAULANA)
*TANAH DATAR, HALUAN — *Kerajaan Pagaruyung menerima kunjungan para Duta Besar negara-negara tetangga di Asia dan beberapa negara di luar Asia, Sabtu (3/12) di Istano Silinduang Bulan, Pagaruyung, Batusangkar. Kunjungan 18 orang Duta Besar (Dubes) tersebut untuk meningkatkan interaksi antara masyarakat lokal dengan Asean dan negara sahabat lainnya. “Ini kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab kami untuk mengenalkan potensi budaya Minangkabau ke dunia luar, kami atas nama Indonesia dan Delegasi Asia Timur yang mewakili rombongan mengucapkan terima kasih telah diterima dengan muka yang jernih dan hati yang suci dan telah disambut yang luar biasa di Silinduang Bulan ini, saat ini hadir wakil-wakil Dubes beberapa negara diantaranya ada duta dari Laos untuk Asean, Bruneidarusalam, Malaysia, Myanmar, Duta Rusia untuk Indonesia dan Asean dan dari Australia,” ungkap Delegasi Indonesia yang memimpin rombongan tersebut, Rahmat Pramono di Pagaruyung. Saat kunjungan tersebut Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Minangkabau, Pagaruyung SM Taufik Thaib juga menganugerahkan gelar kehormatan dan memberikan beberapa tanda bintang persahabatan kepada para duta besar negara sahabat dan Dato-Dato dari Malaysia. SM Taufik Thaib saat itu menyebutkan bahwa tanda bintang kehormatan kerajaan ini diberikan sebagai tanda ikatan batin dengan duta besar negara-negara sahabat se Asean. “Kita saat ini mendapat kunjungan yang sangat terhormat dari yang mulia duta besar negara sahabat yang di Jakarta. Ini sangat berharga dan akan timbul saling interaksi disegi kebudayaan,ekonomi dan sebagainya, dengan diberikan bintang persahabatan itu kami harap terjalin persahabatan antara negara sahabat dan bangsa serumpun dengan Indonesia dan khususnya dengan Pagaruyung, selamat kepada duta-duta besar dan datim-datim atas anugarah gelar kehormatan dan bintang persaudaraan ini,” sebut Taufik Thaib. Sementara, Bupati Irdinansyah Tarmizi juga mengatakan bahwa wilayah kerajaan Pagaruyung dahulu cukup luas yang sampai ke negara-negara tetangga dan Semenanjung Malaka. “Kerajaan Pagaruyung ini berpusat di Sumatera Barat dan tepatnya di Pagaruyung Kabupaten Tanah Datar, di sini juga terdapat desa terindah dunia yang terletak di Pariangan dan sangat ramai kunjungan para wisatawan baik domestik maupun mancanegara,” ujar bupati Irdinansah. *(h/fma)* On Sunday, December 4, 2016 at 7:03:39 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote: > > Kita baca di Haluan: > > *Festival Antarbangsa, Rekatkan Hubungan Serumpun* > Senin,05 Desember 2016 - 01:18:26 WIB > [image: Festival Antarbangsa, Rekatkan Hubungan Serumpun] FESTIVAL > Ekonomi dan Budaya Antarbangsa 2016 di Kota Padang, 3-5 Desember. > > > *PADANG, HALUAN —* Hubungan dua negara, Indonesia dengan Malaysia semakin > terjalin erat. Terlebih setelah digelarnya Festival Ekonomi dan Budaya > Antarbangsa 2016 di Kota Padang, 3-5 Desember ini. > > Presiden Malindo MBCC Dato’ Seri Utama Haji Abdul Rahman bin Bakar saat > pembukaan Festival Ekonomi dan Budaya Antarbangsa 2016 di Hotel Kyriad Bumi > Minang Padang, menuturkan bahwa antara Indonesia dengan Malaysia merupakan > negara yang saling memahami. Sebab, kedua negara saling memiliki budaya > yang sama. > > “Budaya Indonesia dengan Malaysia sama, karena serumpun. Makanya tidak ada > ribut-ribut lagi,” ucapnya, Sabtu (3/12) sore itu. > > Dato’ Seri Utama Haji Abdul Rahman bin Bakar sempat menyinggung tentang > Kota Padang yang semakin hari kian menarik. Menurutnya, Padang tidak saja > kota yang cantik, akan tetapi masyarakatnya juga pintar berniaga. > > “Saya tahu orang Minang ini kuat berusaha dan berniaga, bahkan sanggup > meninggalkan kampung untuk berniaga,” sebutnya. > > Dengan digelarnya Festival Ekonomi dan Budaya Antarbangsa 2016, Dato’ Seri > Utama Haji Abdul Rahman bin Bakar berharap kerjasama antara MBCC dengan > Kota Padang terjalin erat dan tidak berhenti sampai di sini saja. Sebab, > dirinya melihat dengan terjalin eratnya hubungan antara Padang dengan > Malaysia akan saling menguntungkan bagi kedua daerah tersebut. > > “Dengan kerjasama ini nantinya akan saling bahu membahu,” sebutnya. > > Senada dengan itu, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansyarullah Dt Maraji > menegaskan bahwa antara Indonesia dengan Malaysia merupakan negeri yang > serumpun dan tak akan terpisahkan. Kedua negara memiliki budaya yang sama > dan hal inilah yang saling mengokohkan keduanya. > > Walikota Padang berterimakasih dengan ditunjuknya Padang sebagai kota > penyelenggara Festival Ekonomi dan Budaya Antarbangsa 2016. Walikota > menyebut, kegiatan ini baru pertama kali digelar di Padang. > > “Terimakasih kepada Malindo yang telah menunjuk Padang. Acara ini patut > kita syukuri dan sukseskan,” ucap Mahyeldi di depan undangan yang hadir di > hotel tersebut. > > Wakil Duta Besar Indonesia untuk Kuala Lumpur, Trigoestoro Hartanto > menyebut bahwa sebenarnya hubungan antara Indonesia dengan Malaysia sudah > terjalin erat sejak lama. Bahkan jauh sebelum kedua negara ini merdeka. > * (h/rel)* > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
