Nenek Rakiah Hilang di Singkarak, Tim Gabungan dan Warga Melakukan Pencarian Sabtu,11 Februari 2017 - 19:14:04 WIB [image: Nenek Rakiah Hilang di Singkarak, Tim Gabungan dan Warga Melakukan Pencarian] Pencarian--Petugas dari Basarnas, BPBD dan masyarakat saat melakukan koordinasi untuk pencarian nenek Rakiah warga Kubangan Jorong Biteh Nagari Kacang kec. X koto Singkarak, Sabtu (11/2). YUTISWANDI
SOLOK, HALUAN--Seorang nenek bernama Rakiah (70) warga Kubangang Jorong Biteh Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, dilaporkan hilang dari rumahnya. Hilangnya nenek yang dikabarkan penderita kanker payudara ini diketahui sejak pukul 16.00 WIB, Jum'at (10/2). Informasi yang dihimpun Harianhaluan.com menyebutkan, sebelum dilaporkan hilang, nenek Rakiah terlihat bermenung sendiri oleh adiknya Zul Dores (58) di belakang rumahnya yang berada di lereng bukit tersebut. Namun setelah satu jam kemudian, Zul tak lagi melihat keberadaan kakaknya tersebut di belakang rumah teraebut. "Kami telah memcarinya hingga malam, namun tidak ketemu juga. Makanya kami laporkan kepada pemerintah nagari untuk membantu pencarian," kata Andrian Dt. Rajo Batuah tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, sejauh ini nenek yang tinggal bersama adiknya itu tidak menderita kelainan jiwa atau pun pikun. " Cuma memang secara fisik, sudah menurun disamping faktor usia juga karena penyakit kanker payudara yang sudah dideritanya sejak lama," terangnya. Kejadian itu, praktis membuat buncah warga yang berada di daerah itu untuk membantu pencarian nenek itu. Warga dibantu oleh camat, polsek Singkarak, BPBD Kab. Solok dan Basarnas Padang langsung melakukan pencarian dengan menyisir seluruh lokasi yang berada di belakang rumah yang merupakan kebun dan semak tersebut. Bahkan, masyarakat setempat juga meminta jasa orang pintar untuk membantu pencarian. "Hingga kini (Sabtu) kami masih melakukan pencarian. Namun belum ada titik terang keberadaan nenek Rakiah," kata Camat Singkarak Syahrial. (h/ndi) Editor : Rivo Septi Andries On Thursday, February 9, 2017 at 11:02:48 PM UTC-8, fashridjalmnoor wrote: > > > http://www.jadipintar.com/2015/12/kumpulan-ayat-ayat-al-quran-tentang-jin-definisi-dan-sejarahnya.html?m=1 > > > https://muslim.or.id/12221-surat-al-jin-7-10-jin-tidak-tahu-perkara-gaib.html > > On Feb 10, 2017 13:27, "Isna" <[email protected] <javascript:>> wrote: > >> Mak Ngah dan pangunjuang lapau RN, >> >> Urang Bunian kecek awak dikampuang, padohal inyo ndak manusia bagai doh. >> Baa kolah kok baagiah namo macam tu. Dalam Al Qur'an terjemahan bahasa >> Indonesia disebut "jin", bahaso kampuang mak ngah "jinn", kalau ndak salah >> 32 kali disabuik dalam Qur'an. Cuma ambo heran ba mangko jarang ulama nan >> mangkajinyo, padohal inyo bahubungan jo ibliss dan syaitan. >> >> Wass. >> Isna >> On 2/9/2017 3:03 AM, Sjamsir Sjarif wrote: >> >>> Dari Haluan terbaca ada Orang Bunian atau Makhluk Halus di Bukit Keramat, >>> Sijunjung... >>> >>> Hilang 12 Jam di Bukit Keramat, Nenek Ini Ngaku Diajak Almarhum Suaminya >>> Rabu,08 Februari 2017 - 18:59:57 WIB >>> [image: Hilang 12 Jam di Bukit Keramat, Nenek Ini Ngaku Diajak Almarhum >>> Suaminya] Nenek Hanifah (70) saat berada di rumahnya usai dinyatakan >>> hilang >>> selama 12 jam diduga dilarikan orang bunian atau makhluk haluas di Bukit >>> Keramat Kenagarian Batu Manjulur Kecamatan Kupitan, Rabu (8.2). OGI >>> >>> >>> *SIJUNJUNG,HALUAN*—Seorang nenek bernama Hanifah (70) warga Kenagarian >>> Batu >>> Manjulur Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung sempat hilang selama dua >>> belas jam lebih, diduga dibawa orang bunian atau makhluk halus, Selasa >>> (7/2). >>> >>> >>> Korban berhasil ditemukan warga, BPBD dan polisi setelah melakukan >>> penyisiran di areal Bukit Keramat Nagari Batu Manjulur, kirang lebih 2,5 >>> kilometer dari perkampungan warga, Rabu (8/2) sekitar pukul 09.00 WIB. >>> >>> >>> Dari informasi yang diperoleh, peristiwa diluar nalar itu terjadi ketika >>> sang nenek terlihat warga sekitar berjalan meninggalkan rumahnya. Nenek >>> tersebut berjalan menuju Sungai Batang Laweh sendirian menuju ke arah >>> Bukit >>> Keramat Kenagarian Batu Manjulur pada Selasa (7/2) sekira pukul 16.30 >>> WIB. >>> >>> Namun, sampai waktu maghrib, sang nenek tak kunjung pulang. Keluarga >>> busaha >>> mencari karena pihak keluarga dibantu pihak nagari untuk melakukan >>> pencarian di area Bukit Keramat yang dikenal warga memang angker. >>> >>> >>> Sampai pukul 24.00 WIB, pencarian dihentikan, dan dilanjutkan pada >>> keesokan >>> paginya. Wali Nagari Batu manjulur pun sempat berinisiatif untuk >>> melaporkan >>> hal tersebut ke Pihak BPBD Sijunjung untuk pencarian lebih lanjut. >>> >>> >>> Rabu pagi, warga pun kembali melakukan pencarian terhadap keberadaan sang >>> nenek di areal Bukit Keramat tersebut, tak lama berselang dalam hitungan >>> jam warga berhasil menemukan sang nenek dalam posisi duduk dibawah semak >>> belukar dengan kondisi lemas di pinggang Bukit keramat tersebut. >>> >>> >>> Dari penuturan nenek Hanifah, saat menuju Sungai Batang Laweh dirinya >>> mengaku melihat sosok Ayahnya dan suaminya yang sudah meninggal. Lalu ia >>> diajak masuk ke dalam kawasan Bukit Keramat. >>> >>> >>> Ia menuturkan bahwa selama dinyatakan hilang oleh warga, sang nenek >>> mengaku >>> dibawa berjalan-jalan mengelilingi areal bukit keramat tersebut. Bahkan >>> dirinya sempat makan dan tidur diatas sebuah kasur lengkap dengan bantal >>> dan guling seperti layaknya dirumah. Nenek Hanifah baru sadar saat >>> dirinya >>> telah tiba dirumah dan dikerumuni banyak warga. >>> >>> -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
