Iyo OOT Tapi masih ado hubungannyo jo Saudi Arabia Mungkin Mak Ngah mangecek dalam ati: "Kenapa baru kini ubek kuek 'tu diberitakan.... Aaah terlambat sudah.... Too late"
Hehehe.... On Mar 3, 2017 20:22, "ajo duta" <[email protected]> wrote: > Hehehe.....Uwan alah OOT pulo dari soal pameran buku Frankfurt..... > > Wassalaamu'alaikum WW > > Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), > 17/8/1947, suku Mandahiliang, gala Bagindo > Gasan Gadang Pariaman - Tebingtinggi Deli - > Jakarta - Sterling, Virginia USA > ------------------------------------------------------------ > > 2017-03-02 15:27 GMT-05:00 Sjamsir Sjarif <[email protected]>: > >> Ahaaaa, ada yan lebih hebat lagi, Danga pulo lah hota DetikTravel di >> bawah ko.: >> >> Hajar Jahannam! >> >> Kok ado nan takana katu Naiak Haji atau Umrah, carilah Hajar Jahannam ko >> untuak oleh-oleh istimewa...:) >> >> Kok iyo lai barakat go eh, nan lunak bisa jadi kareh :) >> Kabanyo banyak katuju dek Urang Indonesia, tapi indak disabuik baa >> hasilnyo, mungkin Tabu pulo.. :) >> >> -- MakNgah :) >> >> Pesona Negeri Raja Salman Hajar Jahanam, Rahasia Kejantanan Pria Arab >> Saudi >> *Wahyu Setyo Widodo * <http://travel.detik.com/wahyusetyo13> - >> detikTravel - Kamis, 02/03/2017 19:15 WIB >> [image: Hajar Jahanam, Rahasia Kejantanan Pria Arab Saudi] >> >> Suasana Pasar di sekitar Masjid Nabawi, Madinah (Shafa/detikTravel) >> * Makkah* - Di Arab Saudi, ada obat kuat Hajar Jahanam yang kabarnya >> menjadi rahasia keperkasaan pria. Obat kuat itu kerap dijadikan sebagai >> oleh-oleh. >> >> Rupanya selain barang-barang yang lazim sebagai oleh-oleh, seperti >> sajadah, peci, tasbih, parfum, cokelat, kurma dan mukena, rupanya ada satu >> oleh-oleh lagi yang sering dibawa orang Indonesia sepulang dari Arab Saudi >> untuk menunaikan ibadah umroh atau haji. >> >> Namun oleh-oleh ini kerap tersembunyi dan tidak kita ketahui. Apalagi >> kalau bukan obat kuat Hajar Jahanam. Konon, obat kuat ini yang paling >> dicari oleh jamaah dari Indonesia, terutama bagi pria dewasa. Sekali pakai >> obat ini, konon bisa kuat berhubungan badan sampai berjam-jam. >> >> Biasanya oleh-oleh obat kuat Hajar Jahanam ini diminta oleh para kerabat >> laki-laki dari Indonesia, atau ada rekan kerja yang juga menitip untuk >> membelikan oleh-oleh 'tidak biasa' ini. Bentuk dari obat kuat tersebut >> konon ada berbagai macam. >> >> Dirangkum detikTravel dari beberapa sumber, Kamis (2/3/2017), ada yang >> bilang bentuk asli Hajar Jahanam ini berupa batuan. Namun ada pula yang >> yang sudah menjualnya dalam bentuk spray, oles, bahkan roll on. Jenis-jenis >> yang ini, katanya merupakan bentuk turunan dari Hajar Jahanam batuan tadi. >> >> Soal asal-usulnya sendiri, masih simpang siur. Dari beberapa sumber yang >> ditelusuri detikTravel, ada yang menyebut Hajar Jahanam ini merupakan >> ramuan tradisional Mesir yang berbentuk batuan. Tetapi ada pula yang >> menyebut Hajar Jahanam berasal dari getah tumbuhan yang hanya tumbuh di >> Mesir dan India. >> >> Nah, untuk mencari Hajar Jahanam itu dibutuhkan perjuangan tersendiri. >> Traveler harus keluar-masuk toko oleh-oleh untuk bertanya langsung kepada >> si penjual, apakah di tokonya tersedia Hajar Jahanam atau tidak. >> >> Kalau traveler penasaran akan obat kuat Hajar Jahanam ini, dapat >> mencarinya di Pasar Balad, Jeddah. Sementara kalau di Makkah, traveler bisa >> coba mencarinya di sekitar Zam-zam Tower. Siapa tahu berjodoh dan bisa >> membawa pulang Hajar Jahanam sebagai oleh-oleh buat kerabat di rumah. >> *(bnl/bnl)* >> >> On Thursday, March 2, 2017 at 2:08:57 AM UTC-8, Dasriel Noeha wrote: >>> >>> Hebat nih ngku nanang >>> Bisa langsung usulkan ka Irwan BA 1 thu mah... >>> >>> On Thu, Mar 2, 2017 at 17:48, asfarinal2000 via RantauNet >>> <[email protected]> wrote: >>> Yg penting jan angek2 tai Ayam bu. Pemerintah pusat mangurangan >>> anggaran, pemdanyo baok hanok heheheehe. Mudah2an indak. >>> >>> Satahu ambo memang gadang anggaran dr pemerintah nan dipotong utk >>> Mandeh, tetapi solusi mancarikan Mitra investasi kan sedang didorong oleh >>> Pusat. Jadi pemdapun maliekkan "kegenitan" atau basijontiak hehehehe >>> sehingga nampak gerakan takah tuan guru Nanang nan jadi Gub. NTB. >>> >>> Dilobinyo group Gramedia utk acara 200 tahun Tambora. Jo jaja konseb >>> Wisata Halal ko dll. Nah, ba a gebrakan Sumbar. Dipusat alun tadonga >>> kancang. >>> >>> Sagetek saran, dr kini disosohlah mambuek Perda investasi Parawisata yg >>> menarik utk investor dan utk anak kamanakan dikampung. Buek regulasi >>> pengaturan dan pengelolaan objek dll. >>> >>> Baitu snek diskusi di sore ko bu >>> >>> >>> Nanang, di bandara Soeta >>> >>> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
