Dari Antara Sumbar kito baco, Agam ka manjadi Pusek Penghasil Patai jo 
Jariang.
Alhamdulillah, mudah-mudahan manjadi nanti....

-- MakNgah

*Agam Targetkan Jadi Sentra Jengkol dan Petai* 
Minggu, 19 Februari 2017 17:46 WIB 
Pewarta : Yusrizal
Jengkol. ( )
Lubuk Basung, (*Antara Sumbar*) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera 
Barat, menargetkan lima dari 16 kecamatan di daerah itu menjadi sentra 
jengkol dan petai pada 2022 karena pemerintah setempat sedang melakukan 
pembibitan yang akan dibagikan ke masyarakat.

"Kelima kecamatan itu seperti, Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Raya, 
Tanjung Mutiara, Ampek Nagari dan Palembayan," kata Kepala Dinas Perikanan 
dan Ketahanan Pangan Agam, Ermanto di Lubuk Basung, Minggu.

Saat ini, pihaknya sedang menyemai sebanyak 20 ribu bibit jengkol dari 
target satu juta bibit. Sementara bibit petai yang telah disemai sebanyak 
lima ribu bibit dari target satu juta bibit.

"Bibit ini disemai di halaman kantor Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan 
Agam dan di lokasi pembibitan di rumah dinas bupati," katanya. 

Setelah besar, tambahnya, bibit ini diserahkan kepada warga, kelompok tani 
dan lainnya untuk ditanam di lahan milik mereka.

Dengan cara ini, maka enam tahun mendatang jengkol tersebut sudah berbuah 
dan kecamatan itu menjadi central jengkol dan petai.

"Ini yang kita harapkan agar bisa mengatasi inflasi di daerah itu karena 
jengkol dan petai merupakan salah satu penyebab inflasi," katanya.

Selain membibit jengkol dan petai, pihaknya juga membibit cabai, cabai 
rawit, pokat dan lainnya.

"Kita telah membagikan bibit cabai sekitar 16 ribu kepada warga," katanya.

Anggota DPRD Agam, Yuspidar mendukung program dari dinas tersebut dalam 
meningkatkan pendapatan masyarakat. 

Namun pihaknya berharap bibit yang disemaikan ini memiliki kualitas ungul, 
sehingga hasinya akan bagus.

"Apabila bibit yang disemai unggul, maka buahnya bagus sehingga dapat 
menambah pendapatan dari masyarakat," katanya. (*)



Editor : M R Denya

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke