Assalamu'alaikum wr.wb.

Kalau ambo baco dari beberapa biografi-biografi pengusaha-pengusaha
Tionghoa, kesuksesan mereka dibidang ekonomi di Indonesia ko justru karano
dibeking samo militer. Malah ado beberapa diantara mereka mengelola
dana-dana dari yayasan-yayasan punya militer. Katiko mereka alah gadang,
tantu mereka maraso sangaik bakuaso, dek banyak militer yang mambeking nyo.


Salam


Reza

2017-04-19 10:21 GMT+07:00 'Mochtar Naim' via RantauNet <
[email protected]>:

> Sdr Fitrianto, dll,
>       Memang benar yang dijelaskan oleh Pak SB80 itu. Suku Arab, India,
> dll itu jelas bukan pribumi. Mereka tergolong non-pribumi, seperti Cina dll
> itu, yang di zaman Belanda disebut Timur Asing itu. Namun, walau sama2
> non-pri, sikap dan cara mereka menempatkan diri berhadapan dengan pribumi
> berbeda. Karena seagama, sama2 Muslim, orang Arab dan India Muslim, umumnya
> berintegrasi dengan pribumi -- walau orang Arab umumnya merasa lebih
> supreme dalam beragama berbanding dengan pribumi yang tidak menguasai
> Bahasa Arab. Dalam berhubungan sosial maupun ekonomi mereka rata2
> terintegrasi walau lebih advanced.
>      Berbeda dengan non-pri Cina. Mereka umumnya menyisihkan diri dari
> kelompok pribumi, baik sosial, apalagi ekonomi. Dan etnik Cina di Asia
> Tenggara, seperti di Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam,
> Kambodia, dll itu selalu berusaha mendominasi kendali ekonomi dan juga
> sosial dari masyarakat setempat -- walau jumlah mereka sedikit dan kecil
> sekali. Untuk usaha supremasi ekonomi dan sosial itu mereka mendekatkan
> diri dengan kelompok penjajah, seperti dengan Belanda di Indonesia,
> Inggeris di Malaysia, Amerika di Filipina, dst. Mereka lalu kerjasama
> dengan pihak penjajah.
>      Sekarang, dengan hengkangnya para penjajah itu, maka yang mendominasi
> ekonomi, bahkan juga sosial dan politik dari negeri pribumi itu adalah
> non-pri Cina, yang di Filipina telah menguasai semuanya, tinggal
> soverenitasnya. Yang sudah sempurna seluruhnya Cina adalah Singapura.
> Malaysia yang tadinya mau dikuasai seperti Singapura itu, untung ada
> Mahathir yang di awal 1970an merebut semua kekuasaan dari Cina itu. Di
> Vietnam yang bersebelahan dengan daratan Cina, pribumi Vietnam berhasil
> pula menguasai kekuasaan politik dan ekonomi dari Cina. Thailand dll di
> Asia Tenggara masih sedang bergumul.
>      Tinggal bagaimana kita di Indonesia ini. Mau membiarkan diri jadi
> Singapura atau Filipina kedua? Jawabnya ada pada diri kita sendiri.
>      Salam, MN, 19/04/2017
>
>
>
>
> On Wednesday, April 19, 2017 4:12 AM, Saafroedin Bahar <
> [email protected]> wrote:
>
>
> Terkecuali utk calon presiden - dalam Pasal 6 UUD 1945 yang asli - tidak
> ada pembedaan.
>
> SB. 80 yrs.
>
> Pada tanggal 19 Apr 2017 03.12, "Fitrianto" <[email protected]>
> menulis:
>
> tanya lagi pak Syaf,
> apakah konstitusi kita membeda2kan perlakuan untuk pri dan non pri?
>
> Wassalam
> fitr
>
> 2017-04-18 10:27 GMT-04:00 Saafroedin Bahar <[email protected]>
> :
>
> Ralat Fitrianto.
>
> SB. 80 yrs.
>
> Pada tanggal 18 Apr 2017 21.26, "Saafroedin Bahar" <
> [email protected]> menulis:
>
> Tidak termasuk pribumi bung Febrianto. Dahulu mereka disebut " Timur Asing
> " ( Vreemde Oosterlingen ).
> Salam.
>
> SB. 80 yrs.
>
> Pada tanggal 18 Apr 2017 21.22, "Fitrianto" <[email protected]>
> menulis:
>
> kalau turunan Arab, India dan lain2 selain China masuk pribumi atau bukan,
> pak?
> Apa cuman Cina yg dianggap non pri, walaupun mereka sudah di sini sebelum
> adanya RI?
>
> Wassalam
> fitr
>
> 2017-04-16 9:32 GMT-04:00 Maturidi Donsan <[email protected]>:
>
>
>
>
> Yang  diteriakan sekarang terutama oleh media-media alatnya  non pri,
> seakan-akan 50 % rakyat Indonesia itu  well come  dengan non pri kusunya
> cina ( terutama di Jawa), sehingga untuk kepemmpinan mereka tak keberatan.
> Apakah ini benar.
>
> Sebenarnya setelah Kemerdekaan itu dicapai, pilihan  RIS itu benar,
> mengingat begitu  kentalnya jiwa feodal bagi masyarakat  Jawa, begitu
> mereka pegang kuasa , warna feodal itu tampil secara otomatis di minang
> berhadapan dengan egaliter.
>
> Sebenarnya tokoh-tokoh Minang  Era 45-an terbuai rayuan BK, seandainya
> kokoh dengan RIS, rakyat minang tidak akan merasakan adanya tentara
> pendududukan di Minang.
>
> Ini mengingat 31/2 abad  Belanda, 3 1/2 tahun Jepang, 70 tahun merdeka,
> pribumi dijajah oleh 1-3 % pendatang.apa pasal. pasalnya pintu dibukakan.
>
>
> Maturidi
>
>
>
>
> Pada 15 April 2017 01.42, Saafroedin Bahar <[email protected]>
> menulis:
>
> Pak Mochtar, tema yang pak Mochtar angkat ini mungkin lebih tepat dibahas
> dalam forum yg lebih luas dan lebih berbobot , seperti dalam sebuah seminar
> nasional.
>
> SB. 80 yrs.
>
> Pada tanggal 14 Apr 2017 06.31, "'Mochtar Naim' via RantauNet" <
> [email protected]> menulis:
>
> Kawan2 di RN,
>     Tiga fakta sejarah yang berurutan, yang tak satupun dari kita yang
> bisa mengingkarinya:
>     Satu, Tiga setengah abad kita di bawah penjajahan Belanda, yang
> Belandanya sendiri tidak ada satu persen yang tinggal di Indonesia.
>     Dua, Tiga setengah tahun kita di bawah penjajahan Jepang, selama
> Perang Dunia ke-II, yang Jepangnya sendiri tidak ada satu persen yang
> tinggal di Indonesia.
>     Tiga, Tujuh puluhan tahun sejak proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945
> sampai hari ini kita berada di bawah penjajahan dan penguasaan ekonomi
> Cina, yang Cinanya sendiri tidak sampai 3 % yang tinggal di Indonesia.
> Sejak zaman Orde Baru, bidang politik dll juga sudah dimasuki oleh kelompok
> non-pri Cina itu, seperti juga di Filipina dan Malaysia sebelum era
> Mahathir. Yang Singapura sudah seluruhnya menjadi negara Cina di kawasan
> Nusantara ini yang tadinya berada di bawah kekuasaan Melayu.
>     Nah, bagaimana ke depan, yang mayoritas terbesar, 80an % adalah
> penduduk pribumi yang beragama Islam, sementara Islam sendiri mengajarkan
> semua sisi kehidupan, termasuk politik, ekonomi, sosial, pendidikan,
> budaya, dsb, haruslah menurut jalur ajaran Islam yang dituangkan dalam Al
> Qur'an.
>     Sampaikanlah pendapat Anda masing-masing bagaimana kita ummat Islam di
> Indonesia sebaiknya bersikap ke masa depan?
>     Salamun 'alaikum w.w.  Dari sahabat Anda, MN, 14/04/2017.
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ============================== =============================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ============================== =============================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group
> /RantauNet/ <http://groups.google.com/group/RantauNet/>
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+unsubscribe@googlegr oups.com
> <[email protected]>.
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/op tout
> <https://groups.google.com/d/optout>.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ============================== =============================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ============================== =============================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group
> /RantauNet/ <http://groups.google.com/group/RantauNet/>
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+unsubscribe@googlegr oups.com
> <[email protected]>.
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/op tout
> <https://groups.google.com/d/optout>.
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ============================== =============================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ============================== =============================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group
> /RantauNet/ <http://groups.google.com/group/RantauNet/>
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+unsubscribe@googlegr oups.com
> <[email protected]>.
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/op tout
> <https://groups.google.com/d/optout>.
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ============================== =============================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ============================== =============================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group
> /RantauNet/ <http://groups.google.com/group/RantauNet/>
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+unsubscribe@googlegr oups.com
> <[email protected]>.
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/op tout
> <https://groups.google.com/d/optout>.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ============================== =============================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ============================== =============================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/group
> /RantauNet/ <http://groups.google.com/group/RantauNet/>
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+unsubscribe@googlegr oups.com
> <[email protected]>.
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/op tout
> <https://groups.google.com/d/optout>.
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ============================== =============================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ============================== =============================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
> http://groups.google.com/
> group/RantauNet/ <http://groups.google.com/group/RantauNet/>
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+unsubscribe@ googlegroups.com
> <[email protected]>.
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/ optout
> <https://groups.google.com/d/optout>.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke