Pariwisata dan Industri Masa Depan      
Rabu, 09 April 2008     

Oleh : Didi Aryadi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang
Tanggal 28 dan 29 Maret 2008 lalu, Penulis mengikuti Seminar Internasional 
mengenai Pariwisata di Sydney Australia. Seminar diikuti pemerhati dan pelaku 
usaha pariwisata (pemerintah maupun swasta) dari Hongkong, Singapura, Malaysia, 
Thailand, Brunei Darussalam, New Zealand dan Indonesia serta Australia sebagai 
tuan rumah. Dari hampir semua pemakalah yang tampil pada seminar itu dapat 
diambil benang merah bahwa the next great industry is a tourism sector. Sektor 
pariwisata akan memainkan peran sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu 
Negara. Tidak ada satu Negara yang dapat dikatakan maju dan bisa eksis di dunia 
ini tanpa mempedulikan sektor pariwisata.


Saat ini saja, hampir seluruh negara maju sudah menjadikan sektor pariwisata 
sebagai pendapatan utama. Ada beberapa alasan kenapa pariwisata dapat dijadikan 
lokomotif bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara, di antaranya, pertama, sektor 
pariwisata adalah industri yang mempunyai multiplier effect paling banyak dan 
bisa bersinergi dengan local home industry, kedua, industri ini sumber bahan 
bakunya tidak pernah habis, ketiga, dalam industri ini tidak ada istilah over 
supply, karena karakteristik (yang khas) yang dijual oleh setiap tempat pasti 
berbeda antarnegara, keempat, terbukti bahwa industri ini relatif tidak 
terpengaruh situasi resesi/krisis ekonomi pada suatu negara. Tetapi industri 
ini sangat rentan pada situasi keamanan dan politik suatu negara.   

Melihat keuntungan yang sangat besar pada industri ini, maka tidak salah jika 
sekarang hampir seluruh negara di dunia menjadikan pariwisata sebagai industri 
prioritasnya, termasuk Indonesia dengan meluncurkan kebijakan Visit Indonesia 
Year 2008. Melihat hasil yang diperoleh Malaysia melalui Visit Malaysia 2007 
tahun lalu, tentu kita juga berharap kebijakan Visit Indonesia Year 2008 bisa 
meningkatkan jumlah wisatawan berkunjung ke Indonesia.  

Kemudian dari hasil diskusi pada seminar itu ada beberapa rekomendasi penting 
yang mungkin berguna untuk kemajuan pariwisata kita di Sumatera Barat, di 
antaranya, sangat diperlukan adanya sinergi antara pemerintah dengan masyarakat 
untuk memajukan pariwisata suatu daerah.  Peran serta masyarakat disini adalah 
keramahan dan sikap membantu. Seperti yang diterapkan Kota Sydney, Hongkong, 
Singapura, Kuala Lumpur (KL) serta kota-kota sudah maju pariwisatanya, 
masyarakat di lokasi tempat wisata mempunyai satu kesamaan, yaitu mengedepankan 
keramahan dan selalu membantu wisatawan yang datang dan bertanya. 

Peran pemerintah, mempublikasikan tempat-tempat wisata tersebut secara 
informatif dan jemput bola. Pada kota-kota yang disebut diatas, sangat mudah 
kita jumpai tourist information centre yang dikelola pemerintah, atau kalau di 
Sydney dinamai visitor information. Di visitor information itu dirancang konsep 
one stop shopping, di sana wisatawan yang datang selain mendapatkan informasi, 
juga bisa langsung memesan kamar hotel, mengambil paket tour, memesan tiket 
perjalanan, membeli souvenir, dan lain-lain berkaitan dengan pariwisata. 

Keberadaan visitor information ini didukung penuh pelaku industri wisata 
(hotel, travel biro, airline, pengelola kapal pesiar, toko souvenir, dll).  
Brosur-brosur dan leaflet sangat mudah diperoleh, di airport, terminal, di atas 
kereta api, bus, dan tentu saja di lokasi wisata. Bahkan brosur tersebut bisa 
pula di-download dan langsung dicetak dari situs government tourism board 
setempat. Mudah-mudahan, Kota Padang yang sudah punya Tourism Information 
Centre bisa mengikuti jejak kota-kota lain yang sudah lebih dahulu maju dalam 
bidang kepariwisataan, tentu dengan bantuan dan dukungan masyarakat dan semua 
pihak. (***)

 © 2008 PADANG EKSPRES - Koran Nasional Dari Sumbar 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke