Menarik utk dibaca ..kutipan ini..
   
                          BATARAM
   
  Bataram adalah salah satu ragam tradisi bakaba 
(menceritakan kaba, yakni satu jenis sastra lisan Minangkabau yang 
berisi cerita dan berbentuk prosa liris), yang khususnya terdapat di 
Pesisir Selatan, Sumatra Barat, dan dalam pertunjukannya memakai adok 
(rebana besar) sebagai alat musik pengiring. Semua tokoh yang hadir dalam 
cerita ini memiliki ilmu kebatinan yang sangat tinggi. 
  
Oleh karena kehebatan ilmu yang dimiliki oleh Sutan Pangaduan dan 
saudara-saudaranya, maka pihak Raja Unggeh Layang menyerah kalah dan 
membiarkan musuh-musuhnya hidup dengan tenang dan damai. 
Cerita Kaba Sutan Pangaduan ini dikenal juga dengan judul Kaba Gombang 
Patuanan. Judul tersebut pertama didasarkan pada nama anak dalam 
cerita, yakni Sutan Pangaduan (sebagai tokoh utama) dan judul tersebut 
kedua didasarkan pada nama ayah dari tokoh utama, yakni Gombang 
Patuanan. Kedua judul itu merujuk kepada cerita yang sama.Penamaan si jobang 
didasarkan pada nama tokoh utama dalam cerita, yaitu 
Anggun nan Tongga Magek Jabang, yang dalam bahasa Payakumbuh menjadi 
Jobang; dan rabab pasisie serta rabab pariaman 
didasarkan pada gabungan nama alat musik yang dipakai dalam 
pertunjukannya, yaitu rabab (sejenis biola) dan nama daerah tempat asal 
ragam tradisi itu, yaitu Pesisir Selatan dan Pariaman. 
  
Biasanya, Bataram dipertunjukkan di rumah penduduk yang sedang 
menyelenggarakan helat perkawinan, di lepau, dan di lapangan (panggung) 
terbuka jika ada acara alek nagari 'pesta adat'. Dalam pertunjukannya, 
tukang taram duduk bersila di atas kasur yang dilengkapi dengan dua 
bantal. 
  
Satu bantal dipergunakan tukang taram sebagai sandaran dan satu bantal 
lagi diletakkan di atas paha tukang taram yang dipergunakan sebagai 
alas adok.Begitu juga, pertunjukan yang diadakan di pesta 
perkawinan atau di lepau hanya berlangsung selama satu malam atau 
sakalawang (satu babak) dari empat kalawang (babak) cerita. 
Cerita yang dipertunjukkan dalam satu babak itu dianggap selesai atau 
tamat oleh penonton (khalayak). Oleh karena itu, babak yang akan 
dimainkan atau dipertunjukkan dapat dipesan, terutama oleh pihak 
pengundang. Artinya, pihak pengundang boleh memesan satu babak cerita yang 
paling diminati dari empat babak yang ada dalam cerita. 

Dalam satu kalawang pertunjukan, tukang taram beristirahat sebanyak tiga kali. 
Waktu istirahat itu dipergunakan oleh tukang taram untuk merokok dan 
menikmati jedah yang disediakan oleh tuan rumah, sambil bersenda gurau 
dengan para penonton mengenai tokoh-tokoh cerita yang baru saja 
didendangkannya. Mereka merasa diikat oleh cerita, dalam arti bahwa 
mereka merasa terlibat dan hanyut dalam cerita serta menganggap cerita 
itu benar-benar pernah terjadi. Mereka akan terus bertahan, karena ingin tahu 
cerita selanjutnya dan selengkapnya. 
  
Ketertarikan mereka dengan pertunjukan, kadangkala, diselingi dengan 
sorakan-sorakan dan komentar-komentar kecil, terutama berkenaan dengan 
tokoh-tokoh dan jalan cerita. Kadang-kadang pula, mereka 
berdecak kagum dengan diiringi oleh gerakan gelengan kepala, ketika 
tukang taram melukiskan kehebatan ilmu yang dimiliki oleh para tokoh 
cerita. 
  
Teks bataram berbentuk prosa liris dengan ciri rima akhir pada setiap 
larik bersajak bebas. 
Di samping itu, pada bagian-bagian tertentu dalam cerita dipergunakan 
pantun, yaitu pada bagian awal babak pertama, ketika tokoh-tokoh 
berpisah, dan ketika peralihan cerita dari satu tokoh kepada tokoh yang 
lain. 

Contohnya: 
Ndeh diak kanduang yo dek diri 
dangalah bana di diak kanduang 
rasian yo diak oi ... kato rang kampuang 
mimpi yo diak ei ... kato kito 
(Adik kandung badan diri 
dengarlah oleh adik kandung 
rasian kata orang kampung 
mimpi kata kita) 
  
Banyaknya ditemukan bunyi-bunyi sisipan (filler sylables) itu 
disebabkan oleh penciptaan larik-larik teks didasarkan pada kesatuan 
pengucapan dengan panjang yang relatif sama atau caessura.Biasanya, setelah 
kemenyan terbakar dan mengeluarkan 
asap dengan baunya yang khas, ketika itu cecak yang ada di loteng akan 
berbunyi dengan keras. Lalu, suara cecak itu dibalas oleh tukang 
taram dengan cara mengetuk-ngetuk lantai dengan jarinya sebanyak tiga 
sampai lima kali. Hal itu dipercayai sebagai tanda bahwa arwah 
tokoh-tokoh cerita itu 'hadir' di tempat pertunjukan. Kemudian, barulah 
tukang taram melanjutkan pertunjukan. 
  
Selama pertunjukan, tukang taram berkonsentrasi dengan cerita yang 
sedang dibawakan. Kadang-kadang, ia menutupkan mata, kadang-kadang 
melihat kepada penonton, dan kadang-kdang juga menekurkan kepala. 
Pertunjukan yang berlangsung selama empat malam diakhiri atau 
disempurnakan dengan memotong kambing atau dua ekor ayam. 
Jika, kegiatan akhir ini (sebagai syarat yang harus dipenuhi pada akhir 
cerita) tidak dilaksanakan, maka tukang taram percaya, bahwa dia akan 
menjadi seorang pesakitan, atau sesuatu bencana (alam) akan terjadi 
menimpa masyarakat, terutama para nelayan di lautan. 
    Link yang relevan:    
   http://www.minangkabau.info/?IDSUB=159&MENU=159&SET=2&ITEM=4&ID=6 ...

  Sumber : 
  
http://id.shvoong.com/social-sciences/1785611-bataram-sastra-lisan-minangkabau/
   

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke