Orang pertama yang dilihat Masnan dari ketiga orang ini, adalah yang sedang
memegang paha ayam di tangan kiri dan di tangan kanan memegang dan
meremas-remas kedua bukit seorang gadis, gadis itu sudah dalam kondisi
menggenaskan sekali, rambut kusut masai, baju sudah sobek-sobek
memperlihatkan bentuk tubuhnya yang memang aduhai, tapi pandangan mata gadis
itu sudah kosong seperti orang mati walaupun dia belum mati. Dan orang yang
memegangnya mempunyai bentuk wajah mengerikan penuh dengan codet dengan
bibir yang tebal menjijikan dan mempunyai mata juling yang bergerak liar
tidak menentu.
Sedangkan teman di sebelah kanannya telihat lebih mengerikan, hidungnya
somplak sebagian, pipinya penuh dengan jerawat besar-besar dan bernanah yang
dibiarkan oleh pemilik wajah tersebut meleleh membasahi mukanya. Benar-benar
wajah yang memuakan sekali. Terakhir orang yang dilihat Masnan tidak
memuakan dan mengerikan seperti kedua temannya, wajahnya biasa saja tapi
sinar matanya kejam sekali dan senyumnya merindingkan bulu kuduk bagi yang
melihatnya. Masnan menyesal membawa Burhan ke tempat itu, seharusnya dia
meninggalkan bocah bersama kudanya di pinggiran desa sebelah sana, tapi
karena keinginannya yang egois sehingga menyebabkan bocah yang masih kecil
ini harus melihat pemandangan yang mengerikan seperti ini.

Ketiga orang yang sedang makan itu cepat menolehkan kepalanya melihat siapa
yang sedang mendekati tempat bersenang-senang mereka. Mereka melihat seorang
pria gagah bersama dengan seorang bocah mendekati tempat mereka dengan
tenang. Mereka tertarik sekali melihat pria, bocah dan kuda yang datang
mendekat tersebut dengan pandangan yang tajam, mereka saling pandang satu
dengan yang lain dan tiba-tiba mereka tertawa terbahak-bahak yang menggema
di seluruh tempat itu.

“Sakti, malam ini kau tidak lagi bakalan mengeluh karena kami dapat hiburan
kesenangan sedangkan kau tidak, aku lihat kesukaanmu itu benar-benar pilihan
tidak seperti bocah dusun tadi. Hahahahaa...” kata pria yang mempunyai
hidung somplak itu kepada temannya.

“Belum tentu aku suka, karena aku belum lihat wajah dan bentuk tubuhnya
dengan jelas.”kata pria yang bermata kejam tersebut dengan senyum-senyum.

Dalam hati dia senang sekali karena melihat calon mangsanya datang mendekat,
dia yakin mangsanya kali ini jauh lebih baik dari tadi. Pria yang bernama
Sakti ini mempunyai kelainan gila, sangat suka melakukan hubungan sex dengan
bocah-bocah kecil baik itu laki-laki atau perempuan, tapi tidak sembarangan
bocah juga, dia sangat pemilih dengan mangsanya, dia menyukai bocah yang
berkulit bersih dan berbadan tegap serta berwajah bagus. Tadi dia sudah
menyalurkan hasratnya kepada seorang bocah dusun, tapi anak tersebut tidak
kuat menahan gelora gila Sakti, sehingga anak tersebut pingsan berkali-kali
dan akhirnya mati dipukul kepalanya oleh Sakti yang kesal sekali melihat
anak tersebut pingsan terus menerus, sedangkan dia menyukai sedang melakukan
itu mangsanya harus menjerit-jerit kesakitan baru dia bisa mencapai
kepuasannya. Benar-benar seorang sakit jiwanya (jaman sekarang disebut
psikopat), dan terlebih menjijikan lagi dia suka melakukannya di depan teman
dan anak buahnya seperti ingin memamerkan keperkasaannya.

“Dan kau, Epen, aku lihat kau sudah mengeluarkan liur dari bibirmu melihat
kuda hitam yang bagus itu. Malam ini kita benar-benar menikmati
kesenangan...hahahahaha..”kata pria yang sedang memegang gadis kepada pria
yang hidungnya somplak itu.

“Benar sekali, sudah lama sekali aku menginginkan mempunyai kuda yang sangat
bagus, ternyata malam ini ada orang yang berbaik hati mengantarkannya
untukku. Menurutmu Pinyak, hadiah apa yang harus kuberikan kepada pria yang
sudah baik hati mengantarkan kesenangan buat aku dan Sakti...hahahaha” kata
Epen kepada teman-temannya itu.

“Menurutku, karena sudah lama sekali tidak pernah menguji coba ilmu terakhir
kita, Pukulan Trisula Kalajengking Merah, bagaimana kalau kita hadiahkan dia
pukulan tersebut. Dia merupakan tamu kehormatan kita untuk merasakan pukulan
tersebut, bagaimana menurut kalian?”

“Wah ide yang bagus sekali, aku sudah tidak sabar lagi ingin mencicipi
kesukaanku itu,”kata Sakti dengan mata berbinar-binar setelah dia melihat
Burhan dengan lebih dekat lagi. Dia menyukai yang dia lihat, sungguh bocah
yang membuat hasratnya terbangun dengan dahsyatnya.

Bocah itu mempunyai wajah yang begitu gagah dan bentuk badan segitiga
terbalik yang sangat proposional sekali. Benar-benar bocah pilihan sekali,
dia juga melihat anak ini mempunyai tulang dan darah yang bersih, dia sangat
menyukai mangsanya kali ini jarang sekali dia melihat bocah seperti ini.
Dulu dia pernah mendapatkan mangsa seperti bocah ini, dan dia puas sekali
karena bocah itu bisa kuat menahan gelora hasrat birahinya berhari-hari
sebelum akhirnya anak itu mati dibunuhnya. Apalagi anak ini seharusnya lebih
hebat lagi, dia merasa tertantang melihat sinar tajam dari bocah itu ketika
memandang dia dan teman-temannya walaupun mukanya pucat pasi melihat situasi
di sekitanya, benar-benar menggairahkan untuk ditaklukan. Pikiran yang kotor
dan menjijikan bermain-main di benaknya, kalau saja Burhan atau Masnan tahu
apa yang ada di benak orang gila ini mereka akan menggidik ngeri dan jijik
sekali.

Masnan yang mendengar pembicaraan mereka dan melihat keadaan ini menjadi
sangat murka, dia tahu maksud hati  orang yang bernama Sakti itu, dia
mengincar Burhan untuk menjadi korban kepuasannya. Membayangkannya sungguh
sangat menjijikan sekali, Masnan ingin sekali meremukan kepala mereka
segera, tapi dia tahu diri dengan keadaan di sekitarnya apalagi dia harus
melindungi Burhan. Dia pernah mendengar Pukulan Trisula Kalajengking Merah,
pukulan ini dimiliki oleh pimpinan perkumpulan Kalajengking Merah yang
dikenal di dunia persilatan dengan julukan 3 Iblis Darah Gila. Perkumpulan
ini sudah lama sekali ingin dibasmi oleh pasukan kerajaan maupun orang-orang
dari dunia persilatan tapi selalu saja mereka dapat meloloskan diri. Mereka
merupakan perampok yang terkenal dengan kekejamannya, korban mereka selalu
diperkosa dulu sebelum dibunuh baik itu wanita maupun anak kecil sedangkan
laki-laki dewasa suka disiksa dengan racun mereka, Racun Kalajengking Merah.



Ilmu silat ketiga pimpinan perkumpulan ini sangat tinggi apalagi jika mereka
menggabungkan diri membentuk barisan trisula, jarang orang yang bisa
menandingi ilmu mereka. Oleh karena itu mereka sangat sombong sekali,
seolah-olah tidak takut melakukan kekejaman di tempat umum. Sudah banyak
korban mereka diantaranya ada keluarga bangsawan, keluarga pesilat kenamaan,
dan orang-orang kaya daerah. Mereka pernah menyatroni Basri di rumahnya tapi
kebetulan saat itu kedua mertua Basri sedang datang berkunjung sehingga
mereka dapat dikalahkan walau akhirnya mereka dapat meloloskan diri dalam
keadaan luka parah. Peristiwa itu membuat nama mereka hilang dari dunia
persilatan, tapi sepertinya sekarang mereka mulai muncul kembali setelah
hampir 5 tahun tidak kedengaran lagi namanya.

Kini Masnan harus menghadapi mereka seorang diri, dia merasa kuatir juga
karena harus melindungi Burhan, tadi diam-diam dia sudah melepaskan panah ke
angkasa untuk memanggil bantuan dari pasukan kerajaan. Dia berharap jika
pasukan itu datang dia bisa meminta mereka melarikan Burhan sehingga dia
bisa berkelahi dengan tenang tanpa memikirkan keselamatan Burhan lagi dan
dia bisa menangkap dedengkot perkumpulan yang sudah mengganggu ketentraman
masyarakat.



Bersambung…………

 


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG. 
Version: 7.5.519 / Virus Database: 269.23.0/1379 - Release Date: 15/04/2008
18:10
 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke