Masnan sudah tahu bahwa mereka tidak akan melepaskan kuda dan Burhan begitu
saja, akhirnya dia mengambil keputusan untuk mendukung Burhan di punggungnya
sementara si tunggul dibiarkan pergi karena kuda itu akan bisa lari dengan
lebih cepat kalau tidak ada yang menunggangi dan dia tidak kuatir Burhan
jatuh juga. Sgera dia menggamit tangan Burhan dan berbisik pada bocah itu.

“Burhan, keadaan gawat, paman akan menggendong kamu di punggung paman,
tangan kamu harus memegang leher paman dengan kuat dan kaki kamu harus
melingkari pinggang paman dengan erat supaya kamu tidak lepas, apapun yang
terjadi kamu harus bertahan, jangan pernah lengah karena musuh kita sangat
kejam sekali. Kamu bisa dan berani melakukan itu ?”tanya Masnan.

Burhan hanya menganggukkan kepalanya karena dia tidak sanggup mengeluarkan
sepatah katapun dari mulutnya saking tegangnya, dan dia tahu jika ingin
selamat dia harus melakukan apa yang diperintahkan, ini pengalaman pertama
dan baru bagi dia di mana keselamatan dirinya terancam dan dia merasa tegang
sekali ada perasaan takut tapi dia percaya pamannya tidak akan membiarkan
dia celaka. Tanpa mengendorkan kewaspadaannya, Masnan mengulurkan tangan
untuk mengangkat Burhan ke punggungnya dan Burhan melakukan semua yang
diperintahkan, setelah merasakan posisi badan Burhan di belakangnya terasa
mantap, Masnan kembali mengedarkan pandangan matanya ke sekelilingnya.

Burhan biarpun jantungnya berdebar keras, tetapi dia tetap bisa
mengendalikan dirinya untuk tetap tenang menghadapi situasi genting seperti
ini. Pikiran jernihnya bisa melihat bahwa pasukan lawan sudah mempersiapkan
diri untuk menyerang, walaupun dia anak-anak tapi kecerdasannya di atas
rata-rata, dia bisa melihat barisan yang ada di barat tidak sebaik 3 barisan
lain. Lalu juga dia melihat barisan yang di utara pemegang tombaknya
terlihat dalam posisi siap sekali dan mata orang itu berkilat tajam
menandakan orang ini memiliki kekuatan di atas teman-temannya. Berarti
barisan ini lebih tangguh dibandingkan barisan yang lain, Burhan menatap
sekelilingnya dengan tenang sambil melihat-lihat keadaan.

Dia mengambil keputusan untuk membisikan kepada Masnan tentang apa yang dia
lihat, dia ingin membantu agar mereka bedua bisa melewati keadaan yang
genting ini dengan baik. Dengan berbisik-bisik di telinga Masnan, Burhan
mengatakan temuannya, Masnan terkejut sekali dengan bisikan Burhan tidak dia
sangka bocah ini bisa melihat keadaan dengan baik sekali walaupun Masnan
dapat merasakan ketegangannya. Dia mengedarkan pandangannya ke barat dan
melihat memang apa yang dikatakan Burhan benar adanya, tadi dia sudah
melihat hal itu tapi tidak berpikir jauh tapi setelah mendapat bisikan dari
Burhan apalagi dia melihat barisan Utara memang terkesan lebih tangguh dari
barisan yang lain, dia jadi merubah siasat perangnya.

Burhan yang tadinya ditempatkan di belakang punggung sekarang dia rubah
posisinya pindahkan ke depan badannya, ada dua hal dia melakukan hal ini
pertama dia merasa barisan Utara kuat berarti berbahaya sekali kalau Burhan
ada di punggungnya, kedua dengan Burhan pindah ke depan mungkin saja dia
tidak terlalu leluasa bergerak tapi dia bisa minta bantuan Burhan untuk
melihat keadaan di belakangnya, walaupun Burhan belum mempunyai mata tajam
bisa melihat gerakan orang yang melebihi kecepatan orang biasa, tapi minimal
anak itu bisa membantu dia melihat keadaan di belakang punggungnya.

Ketiga pimpinan Kalajengking Merah melihat kejadian yang berlangsung cepat
yang dilakukan oleh lawan bersama bocah itu, mereka melihat bocah itu
membisikan sesuatu di telinga pria tersebut dan tidak lama posisi bocah
berubah menjadi ke depan. Mereka heran apa yang dibisikan oleh anak itu
kepada lawan sehingga dia mengambil posisi yang berbeda, Sakti yang memang
sudah mengincar anak itu merasa bahwa bocah kali ini merupakan anak yang
sangat istimewa. Dia melihat ada ketenangan yang tidak wajar di mata anak
itu, seakan mata itu bisa menghipnotis orang untuk menghentikan gerakannya,
hanya dengan menatap matanya yang jernih dan teduh itu. Sakti sempat
merasakan dirinya seakan tenggelam, ketika pandangan matanya beradu dengan
pandangan mata anak itu, ada sesuatu yang berdesir di dadanya setiap melihat
bocah itu, seakan ada perintah dalam hatinya untuk menjaga pemilik mata
teduh itu. Makanya dia merasa kuatir mendengar perintah temannya untuk
mengurung musuh menggunakan ilmu barisan mereka. Dia tahu ilmu barisan
mereka merupakan ilmu barisan yang tangguh sekali hanya bisa dikalahkan
dengan ilmu barisan dari Perguruan Dewa Kuda, sangat jarang ada pendekar
yang bisa menghancurkan formasi mereka, kecuali pendekar tersebut
benar-benar pendekar yang mumpuni.

Dia tahu lawan sekali ini sangat tangguh tapi tidak menutup kemungkinan
setiap perkelahian pasti ada yang terluka, dia kuatir akan keadaan bocah
yang dikaguminya itu. Sedangkan Epen, juga menguatirkan kuda incarannya,
kuda itu terus menempel di dekat tuannya, dan dia melihat kuda itu juga
dalam keadaan tenang walau dia bisa melihat kuda itu merasakan ketegangan
yang ada di sekelilingnya tapi tetap saja kuda itu berdiri dengan kokoh dan
gagah disamping tuannya. Benar-benar kuda yang hebat sekali, Epen semakin
ingin memiliki kuda luar biasa ini, jika dia berhasil menaklukan kuda itu
dia yakin kuda itu akan setia padanya seperti yang ditunjukan pada
majikannya sekarang.

Pinyak sudah tidak sabar dengan keadaan ini, langsung mengeluarkan
aba-aba,”Serang  2 siap 1 dan mundur 1.”

Bagi orang awam, mereka tidak mengerti arti perintah itu tapi bagi mereka
yang diperintah sudah tahu apa yang akan dilakukan, segera barisan selatan
dan timur menyerang ke arah Masnan bertiga, ketika Masnan mendengar teriakan
aba-aba itu, segera dia menepuk tengkuk kudanya sebanyak 3 kali dan langsung
kuda itu berbalik arah ke barat untuk berlari kencang ke arah barat.
Sedangkan pasukan Barat yang sedang melakukan gerakan mundur tidak menyangka
akan diserang oleh seekor kuda yang bergerak seperti angin besar menuju ke
arah mereka, pasukan ini langsung kacau balau apalagi mereka juga mendengar
teriakan pimpinan mereka yang tidak boleh melukai kuda itu. Kuda itu
memperlihatkan keistimewaannya dengan mampu meloncati formasi 2 orang yang
berdiri menumpuk menjadi ekor tersebut dengan indahnya sehingga mereka semua
terpana menatap keindahan itu, tidak lama derap kuda itu menghilang di
tengah kegelapan malam semakin lama semakin menjauh dan akhirnya tidak
terdengar sama sekali, itu dilakukan dalam hitungan detik saja.

Masnan yang melihat kudanya menarik perhatian lawan segera menggunakan
keadaan ini dengan sebaiknya, dia mengeluarkan 2 buah pil kecil dari
pinggangnya untuk diberikan kepada Burhan dan dirinya untuk menelannya. Lalu
dia juga mengeluarkan 2 butir benda bulat kira-kira sebesar gundu dan
menyerahkan kepada Burhan untuk digenggam dalam kedua tangannya dengan pesan
Burhan tidak boleh melemparkan kedua benda itu sampai dia merasa keadaan
mereka sudah parah sekali dan tidak ada jalan keluar lagi. Sungguh tanggung
jawab yang berat bagi seorang anak yang baru berusia 6 tahun, tapi kembali
Burhan menunjukan keistimewaannya, dia tahu pasti apa yang harus dia lakukan
dan mengambil keputusan untuk melakukannya sebaik mungkin. Sebenarnya Masnan
juga ingin menguji bocah itu apakah dia memang seistimewa yang diperkirakan
Masnan.



Bersambung…………


No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG. 
Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.2/1388 - Release Date: 20/04/2008
15:01
 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke