Assalamulaikum Wr Wb

Dunsanak sa palanta yang berada dalam lantai diskusi 4 rancak 5 lamak bana.
Rangkaian usul yang manis-manis dari dunsanak kita di rantau yang kiranya perlu 
kita renungkan kembali.
Sasaran yang hendak dituju oleh "Ampek Rancak Limo Lamak Bana" pada dasarnya 
adalah para dunsanak kita di ranah minang yang akan secara langsung nantinya 
berhadapan dan kontak (ace to face) dengan para penikmat wisata yang 
mengunjungi daerah-daerah diseluruh sudut negeri. Betapa menyentuhnya bila 
mereka itu nantinya memiliki jargon-jargon atau apalah nama lainnya, yang 
enteng di lidah merasuk di angan-angan dan lamak di hati.

Enteng di lidah akan senantiasa dengan gamblang dan mudah senantiasa mengalir 
dalam setiap "maota" yang pada hasilnya akan menjadi salah satu advertising dan 
sosialisasi murah dan mudah bagi Ampek Rancak Limo Lamak Bana. Bila sudah 
merasuk di angan-angan maka siapapun yang tengah menghadapinya, akan tanpa 
disadari senantiasa dengan gegap gempita berperilaku menyenangkan sebagaimana 
diharap oleh jargon tersebut. Dan, tatkala sudah "Lamak di Hati" maka akan 
sangat sulit bagi siapa pun untuk meniadakan mereka bertindak dan bersikap 
"Ampek Rancak Limo Lamak Bana"

Sekedar sebagai yang ikut menyimak apa yang telah disampaikan oleh sanak kito 
Fitri Tanjung, sanak Ajo Duta, jo dunsanak Lies Suryadi, tema dengan rangkaian 
dan tutur dalam bahasa minangkabau ini alangkah indahnya pula bila dalam 4 dan 
5 poin-poin nya, juga dicarikan padanannya pada juga lekukan lidah minang di 
dalam komunitas kita ini maota sehari-hari.

Sekelebatan pikiran melintas yang coba saya hantarkan ke dalam tulisan ini, 
sebelum sang pikiran tersebut melayang ke sisi lain dan saya dilintasi 
kelebatan oleh alam berpikir lain yang entah seperti apa saya belum mengerti. 
semoga ini bukan sesuatu lintasan yang out of topic, yang nantinya malah 
menjauhkan dari sasaran nan hendak dicapai sang pencetus ide serta kita semua. 
Saya berkehandak bahwa harapan saya sama dan setidaknya mendekati harapan kita 
semua, bahwa nantinya dengan disuguhkannya "4 rancak 5 lamak bana" ini kepada 
para pecinta dunia wisata yang berkunjung ke sumatera barat, akan menjadikan 
tempat ini menjadi DTW impian

salam dan terimakasih

Wassalamualaikum Wr Wb
andirasad


----- Pesan Asli ----
Dari: ajo duta <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Minggu, 27 April, 2008 00:00:58
Topik: [EMAIL PROTECTED] Re: MAPPAS dan MPKAS Sosialisasikan Ampek Rancak, Limo 
Lamak Bana


Alaikumsalam
Salamaik bergabung adiak ambo Fitr Tanjuang dari NY
di palanta RN,
 
Satuju ambo jo saran dinda Fitr. Cubo kito cari baso Indonesianyo.
 
1. Welcoming People/ Menyambut hangat/ Ramah
    Muluik manih kucindan murah.
2. Appreciation/Thankful/ Berterimakasih
3. Apologie/ Memohon Maaf
4. Calculating/ Berfikir jangka panjang
5. Keep Smiling Face/ Ceria
    
Tolonglah pelok-i
 
Wassalam
ajoduta/61/usa


2008/4/26 Fitr Tanjuang <[EMAIL PROTECTED]>:

AslmWrWb
 
Salam kenal untuak dunsanak RantauNet.
 
Saketek komentar ambo,
judul slogan lai bahaso Minang, tapi baa kok isinyo bahaso Inggris?
 
Raso-rasonyo labiah sampai ka masyarakat kalau dipakai istilah nan lah adoh di 
masyarakat itu sendiri. Banyak pepatah petitih Minang nan sapadan jo 5 poin tu 
nan bisa dipakai. Tingga dicari sajo basamo2.
 
Kalau indak adoh (dek memang indak adoh budaya itu dari dulu dalam masyarakat 
minang misalnyo), bisa sajo dikarang pepatah petitih baru nan sapadan.
 
Jaan sampai dicemeeh dek urang kampuang.
"Bahasa Minang se lah, Kabau!", katonyo....:))
 
Wassalam
fitr tanjuang
Albany NY


2008/4/26 Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]>: 


Kito dukuang usaho Sanak Nofrins ko.
Memang itu bana nanbarek dek urang awak ko. Lai pernah tadanga di restoran dan 
rumah2 makan kito pertanyaan bos restoran ka urang nan makan:"Ba Pak? Lai 
taraso garam gulai gajebhnyo?. Acok2 juolah singgah ka mari". Di restoran2 
asiang kadang2 bosnyo bagai nan datang ka meja tamu, batanyo sarupo tu. Indak 
pitih laci sajo nyo nan nyo etong taruih doh. Takuik anak buahnyo duduak di 
balakang laci pitih.
Jadi, memang raso santun jo respek tu harus labiah banyak lagi kito palajari. 
Dunia barubah taruih. Itu baru di rumah makan, alun lai di transportasi publik, 
bank, kawasan wisata, dll.
Tak ado pilihan lain, kalau nak mamajukan pariwisata Minang, kulikaik nan indak 
kasat mato ko harus diubah pulo, di sampiang hal2 nan basipaik fisik.
Majoe toroes...sasak'an sampai ka Tiku.
 
Salam,
Syd   



----- Pesan Asli ----
Dari: Nofiardi <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sabtu, 26 April, 2008 04:04:11
Topik: [EMAIL PROTECTED] MAPPAS dan MPKAS Sosialisasikan Ampek Rancak, Limo 
Lamak Bana


MAPPAS dan MPKAS Sosialisasikan Ampek Rancak, Limo Lamak Bana

25-04-2008

PADANG - Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar (MAPPAS) dan Masyarakat Pencinta 
Kereta Api Sumbar (MPKAS) mensosialisasikan program mereka Ampek Rancak, Limo 
Lamak Bana untuk meningkatkan layanan pariwisata di Sumbar.

Kepada padangmedia.com Jumat (25/4) Sekjen MPKAS Nofrins Napilus mengatakan, 
melalui program itu, dua organisasi yang disebutnya sebagai duo peduli Sumbar 
itu menghimbau secara bertahap untuk lebih meningkatkan lagi dan sama-sama 
memulai membiasakan diri bagaimana menyambut tamu secara lebih baik dan "lebih 
berkelas" lagi.
Adapun konsep yang ditawarkan mereka adalah: pertama Welcoming people (agar 
lebih membiasakan diri lagi menyambut dan mempersilahkan tamu dengan lebih 
hormat). Kedua, Appreciation/Thanksful (agar lebih membiasakan diri dengan 
ringan menyampaikan terima kasih untuk mengapresiasi usaha dan tindakan tamu 
kita walau kecil sekalipun. Setidaknya mereka sudah mau datang dan berkunjung 
ke "rumah kita").
Berikutnya, apologize. Maksudnya, agar kita lebih membiasakan diri menyampaikan 
kata maaf, walaupun hal-hal kecil yang mungkin dirasa belum memuaskan tamu kita 
sehingga menimbulkan perasaan nyaman dan hangat bagi tamu. 
Kemudian, calculating. Tujuannya, agar kita lebih mencoba menghitung dampak 
jangka panjang agar tidak terjadi inkosistensi dan kenaikan harga tiba-tiba 
yang mengagetkan para tamu kita. Atau menghitung dampak tindakan-tindakan kita 
terhadap kemungkinan harapan kembalinya tamu kita ke "rumah kita" lagi 
nantinya. Karena jika mereka mau kembali, pasti mereka akan bawa uang lebih 
besar lagi ke rumah kita untuk dibelanjakan. Juga berhitung tentang kemungkinan 
tamu yang tidak nyaman akan dengan mudahnya bercerita dan melempar isu melalui 
milis-milis di Internet. "Satu orang menulis, bisa ribuan orang sekaligus 
membacanya. Bayangkan kalau mereka teruskan lagi cerita ketidak nyamanan 
tersebut," urai Nofrins.
Terakhir, yang ke lima , adalah Keep Smiling Face. Yakni, berusaha selalu ramah 
dan tersenyum kepada siapapun untuk membangun hubungan-hubungan yang lebih baik 
dan membuat "memory" yang tidak terlupakan akan keramahan dan kehangatan 
sambutan kita di mata para tamu-tamu kita. "Kenapa pendekatan ini kita 
sosialisasikan juga? Karena kita ingin wisatawan agar "mau kembali dan 
berulang-ulang" berkunjung ke Sumbar karena terkesan dengan masyarakatnya yang 
berbudaya tinggi dan memiliki alam yang luar biasa indahnya," lanjutnya.  
Ia berharap agar semua usaha kita secara bersama-sama tersebut, pada akhirnya 
akan  bermanfaat bagi masyarakat banyak, demi kemajuan pariwisata Sumbar.  
(atvi)(c) 2007 PADANGMEDIA.COM - TERBETIK TERBERITA  

________________________________
 Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers








      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke