Haha. saatnya wajah abang muncul sebagai pemain bukan
komentator politik lagi (alah acok ambo ngecek iko
sabananyo). Bukankah abang selalu mengusung
kalimat-kalimat: "kaum muda untuk perubahan", "kaum
muda harus berkeringat" dan "saatnya kaum muda
memimpin"?
Baiklah sedikit ambo ma-ulas sejarah (tiada maksud
menggurui).
Bahwa sejarah tiap bangsa adalah sejarah kaum muda.
Kaum muda tak pernah lepas dari buku-buku sejarah
dunia. Tak kecuali anak muda Indonesia.
Rusia merambah tahap mendebarkan sebagai bangsa,
ketika penganut muda sosialisme Vladimir Ilyic Ulyanov
giat merakit muslihat politik. Dia, lebih dikenal
dengan Lenin, mengadopsi ajaran Karl Marx menjadi
sistem kekuasaan totaliter di dunia.
Kemudian, di belahan lain dunia, di Amerika Serikat
(AS), dasawarsa 1970-an, anak muda berhimpun
menunjukkan penolakan mereka atas perang Vietnam dan
wajib militer. Anak muda AS, yang menamakan diri
flower generation, menawarkan solusi humanistik dan
alternatif perdamaian.
Di Indonesia, tahun 1926, Soekarno muda menulis
artikel tentang Nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme.
Pikiran kritis Soekarno ini meronai arus pemikiran
intelektual muda pergerakan nasional. Jauh hari, 20
Mei 1908, pemuda dan mahasiswa sekolah tinggi
kedokteran STOVIA, mencetuskan Boedi Utomo. Organisasi
Boedi Utomo berperan aktif awal pergerakan nasional.
Sebelum, selama, dan sesudah kemerdekaan, kaum muda
berkontribusi besar di dalamnya. Kebangkitan nasional
1908, sumpah pemuda 1928, angkatan 66, aksi mahasiswa
1974 dan 1978, hingga gerakan reformasi 1998, sarat
kiprah kaum muda dan mahasiswa.
Bahkan, jika patut dicatat, seorang Dipa Nusantara
(DN) Aidit masih berusia 32 tahun ketika menahkodai
Partai Komunis Indonesia (PKI). (Dan saat ini IJP
berusia 36 tahun).Terlepas kontroversi seputar PKI,
pencapaian DN Aidit layak beroleh goresan tebal,
sebagai cuilan ikhtiar kaum muda mewarnai sejarah
negerinya.
Lantas, selepas sumpah pemuda 1928, peran kaum muda
berlanjut saat memanasnya suhu politik tahun 1945.
Menjelang proklamasi, sebelas orang pemuda yang
dikenal dengan kelompok sebelas, terdiri atas Chaerul
Saleh, Johar Noer, Wikana, Parjono, Abu Bakar, Sudewo,
Armansyah, Subadio, Suroto, Kunto, dan DN Aidit,
membopong Soekarno ke Rengasdengklok. Mereka memaksa
Soekarno segera memproklamirkan independensi
Indonesia.
Kemudian di tahun 1966 kaum muda mendobrak tatanan
lama. Angkatan 66 sukses mengkreasi era Indonesia
baru: orde baru. Namun mabuk kemewahan melanda
penguasa orde baru, seiring berhasilnya agenda
pembangunan. Tingkat ekonomi menjulang bersamaan
ganasnya perilaku korupsi. Tahun 1974 dan 1978
segelintir mahasiswa berjuang mengembalikan laju rezim
orde baru ke rel lempang. Mereka mendambakan
pemerintahan yang bersih, terbuka, bebas korupsi.
Akhirnya orde baru runtuh di tahun 1998. Lagi-lagi
oleh kaum muda dan mahasiswa yang muak perilaku
menyimpang orde baru: korupsi yang akut, birokrasi
yang sakit, totaliterianisme, dan pembiaran pemiskinan
rakyat.
Kaum muda adalah rumpun rakyat yang, meminjam
Dostoyevsky, berani menentang moral zamannya. Pada
tahun 1945 musuh kaum muda adalah penjajah. Tahun 1966
lawan kaum muda ialah penguasa tua yang rakus dan
komunisme. Tahun 1974 dan 1978 seterunya adalah
pemerintahan orde baru yang totaliter dan korup. Dan
bila di 1998 momok utamanya Soeharto dan kroninya,
maka pasca reformasi rival sentral kaum muda
sesungguhnya adalah korupsi.
Lalu tahun 2009?
Akankah kaum muda Indonesia (IJP dkk) berani menjadi
lawan para jenderal tua atau birokrat tua untuk maju
menjadi RI 1?
Mungkin sekarang saatnya ambo nan jadi pengamat dan
komentator di lua galanggang, Bang... Haha.
Maaf, kalau ada salah-salah kate.
Piss!
Salam
-postiera-
--- Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Aulia ko adiak kanduang ambo nan saulah, sabanonyo.
> Tapi iko agak galok
> mato, inyo, mandorong-dorong ndak tantu. Bantu sajo
> karajo Chandra Hamzah tu
> di KPK. Chandra ko ambo kenal sajak partamo jadi
> aktivis di kampus. Buliah
> dibilang, salah satu mentor ambo pulo di Senat
> Mahasiswa UI, di HMI, dllnyo.
>
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---