Bunda juga ikut nimbrung nanda Anggun. Di UI pun begitu banyak anak rang awak 
yang mengikuti kuliah. Hal ini bunda jumpai sewaktu pendaftaran mahasiswa baru. 
Mereka adalah anak-anak Minang yang sudah merantau mengikuti orang tuanya. Ada 
yang berasal dari Kalimantan, Indramayu, Palembang, Lampung bahkan ada yang 
berasal dari belahan timur Indonesia. Sesungguhnya jika kita saksikan hampir 60 
% mahasiswa baru di UI adalah anak-anak Minang.
Alasan orang tua memasukkan anaknya ke Universitas bergengsi tidak lain seperti 
pepatah yang mengataka; Nak mulia bertabur urai. nak kayo kuat mencari. Jadi 
kita harus bangga kepada mereka.
Kita harus bangga kepada orang tua yang berhasil mengantarkan anaknya untuk 
bersekolah di Universitas bergengsi termasuk UGM. 
Mari nanda ikuti saran mamak kita ini.. ya nak..

Wassalam,

Bunda Evi Nizhamul

"Dr.Saafroedin BAHAR" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  Boleh nimburung, Nanda Anggun 
? Tak usah tunggu Pemda yang bebannya sudah berat. Bagaimana kalau diadakan 
saja inventarisasi langsung. Susunlah databasenya, menurut cabang ilmu, 
prestasi akademik/IPK, kinerja/kreativitas yang bermanfaat bagi orang banyak, 
universitas/ perguruan tinggi,kota kediaman, rencana masa depan, lk/pr, dan 
lain-lain. Tayangkan hasilnya di RN ini. Dilihat Pemda alhamdulillah, tidak 
dilihat juga oke-oke saja.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
  (L, 71 th, Jakarta)



--- On Mon, 5/5/08, anggun gunawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: anggun gunawan  <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Mahasiswa Rantau yang tak termanfaatkan
To: [email protected]
Date: Monday, May 5, 2008, 7:41 PM

jika kita coba untuk menelusuri jejak anak-anak terbaik yang melanjutkan kuliah 
di perguruan tinggi terbaik di negeri ini (UGM, ITB, UI) mungkin kisaran 
kuantitasnya melebihi 1000 ribu orang. 

namun amat disayangkan perhatian pemda terhadap aset berharga ini masih amat 
minim. dalam artian kemampuan pemda untuk mendata, mengayomi, mengikat sangat 
minim. saya tidak tahu, apakah pemda sumatera barat memiliki data tentang 
mahasiswa2 minang yang kuliah di PT terbaik di Indonesia dan mahasiswa minang 
yang kuliah di LN...itu baru masalah pendataan, belum lagi kepedulian terhadap 
perkembangan studi dan financial mahasiswa tersebut. biasanya mahasiswa2 
tersebut mengandalkan kiriman dari orangtua atau dri hasil kerja sambil kuliah, 
sedangkan beasiswa dri pemda,  tiada terdengar. maka yang terjadi selanjutnya 
atas kondisi ini adalah ketika mahasiswa jenius ini lulus, mereka malas untuk 
pulang kampung. karena mereka tidak diikat secara halus oleh pemda. akhirnya 
pemuda2 brilian  ini berkiprah di luar sumbar, memajukan perusahaan atau tempat 
dia mengabdi. 

sebenarnya tidak ada yang salah dengan pilihan mereka. namun, yg amat 
disayangkan adalah minimnya kepedulian pemda terhadap mereka2 ini. hingga tiada 
perasaan bersalah ketika membiarkan mahasiswa2 rantau ber solo run di negeri 
orang...

entahlah...
tapi hal ini, membuat mahasiswa sumbar di rantau lebih kreatif dan mandiri. 
dari pengamatan saya di jogja, ketika fasilitas dari pemda minim, anak2 sumbar 
menunjukan eksistensi nya di berbagai bidang. berbeda misalnya dengan mahasiswa 
riau, yang terlena dengan fasilitas mewah dari pemda riau...

hidup mahasiswa minang....
        

---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers
 
 


          
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and  know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it 
now. 
  
 



  3vy niz
http://hyvny.blogspot.com
http://bundokanduang.wordpress.com

  

 
  

  


       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke