Tarimo kasi atas tanggapan yang luar biasa dari uda2 dan uni2 terkait postingan 
awak dengan subject: Mahasiswa Rantau yang tak termanfaatkan...

saya tidak hendak membawa diskursus ini pada sebuah klaim "jangan cenggeng" 
ataupun "mahasiswa UI-ITB-UGM bukanlah apa2". tapi hendak mencari akar kenapa 
selama ini tidak perhatian Pemda terutama terkait hal ini. apakah memang pemda 
terlalu sibuk dengan masalah lain, ataukah memang belum menuju ke arah ini??

sekarang orang yang bisa kuliah di UI - ITB -UGM selain pintar juga mesti punya 
kemampuan financial yang memadai. biasanya teman2 tersebut dibiayai oleh orang 
tua masing2. ini bukan masalah cenggeng atau tidak cenggeng tapi lebih kepada 
"lucky conditional" yang bisa membuat seseorang bisa kuliah di UI-ITB-UGM. 

ketika PT2 tersebut telah diakui sebagai top rank PT se Indonesia, hal ini 
mengindikasikan bahwa PT2 tersebut bukanlah PT kacangan dan mahasiswa yang 
masuk ke sana tentunya, mahasiswa2 pilihan dan brilian ketika masih sma (dalam 
artian lain mereka adalah orang2 terpilih). tolong pula dihargai kerja keras 
teman2 yang berhasil kuliah di perguruan tinggi terbaik, karena ini diperoleh 
bukan karena malas-malasan dan jatuh begitu saja dari langit

saya sangat setuju dengan aspek kemandirian yang ditekankan oleh beberapa 
uda-uda. tapi ini masalah manajemen. okelah misalnya ada upaya dari pribadi2 
yang prihatin dengan masalah ini, tapi kalau dibalikan kepada mahasiswa, mereka 
memiliki keterbatasan (untuk pendataan saya pikir tentu memiliki cost juga, 
karena kita tidak bisa mengandalkan sifat kesukarelaan dari masing2 mahasiswa 
tersebut untuk mengisi form formulir melalui website, tapi butuh usaha jemput 
bola, mendatangi mereka secara langsung, apalagi terkait dengan pencarian data 
yang sifatnya kualitatif)... kalaupun telah didapatkan data, jika tidak ada 
i'tikad kelanjutan tentang hal ini dari pemda, ya hasilnya tak lebih dari hasil 
penelitian yang hanya bisa dipublikasi di majalah2 dan di koran2.

ketika pemda meletakan prioritas pendidikan di urutan no 1 (setahu saya slogan 
pemda sekarang adalah menjadikan sumatera barat sebagai "industri intelektual", 
tapi untuk penjabaran saya juga kurang mengerti, mungkin uda2 dan uni2 yang 
tahu bisa menjelaskannya), seharusnya ada sebuah tindakan prioritas terhadap 
penjagaan dan peningkatan kualitas aset. kalau meminjam istilah manajemen (bagi 
saya Pemerintah adalah suatu organisasi yang mengurusi segala hal tentang 
rakyat dengan kecakapan manajemen tertentu dalam pelaksanaan fungsinya) yang 
mencakup aspek Planing, organizing, staffing, leading and controlling, tentunya 
ada sebuah policy khusus dari pemda terkait masalah ini.

tentu kita semua memahami bahwa pemda telah disibukan dengan berbagai macam 
masalah (tapi apakah benar sperti itu?? jangan2 maslah yang diutamakan masalah 
politis dan tidak esensial?? maaf kalau agak sarkasme, bukankah di kantor2 kita 
sering menemukan ada pegawai yang mengangur??). tapi ketika maslah yang urgen 
tidak memperoleh penanganan yang semestinya bagaimana pula akan menyelesaikan 
masalah yang lebih rendah kompleksitasnya dari masalah pendidikan ini??

atau jangan2 yang terjadi sekarang inilah, yang kritis dan memperjuangkan 
minang, kebanyakan adalah orang rantau sementara pemda sendiri sibuk dengan 
maslah politis dan birokratis?? (maaf sekali lagi)...

kalau memang demikian, tentu ini tidak baik bagi iklim kenegaraan dan 
perkembangan masyarakat ke depan... (tentu pak Saf, sebagai pakar Ketahanan 
Nasional lebih paham tentang hal ini)...

terkait dengan semangat enterpreunership yang sekarang lagi membooming. kalau 
saya lebih cendrung untuk meletakan pengusaha hanya satu dari sekian banyak 
aspek kehidupan. sangat disayangkan ketika ada stigma bahwa keberhasilan itul 
hanya terletak pada status "pengusaha". 

menurut hemat saya, keberhasilan seseorang adalah ketika ia bisa memanfaatkan 
potensi yang ia miliki berguna bagi orang banyak. meskipun secara materi ia 
kekurangan. 

dalam kehidupan harus ada kemajemukan. harus ada yang berprofesi sebagai 
pengusaha, pekerja, karyawan, pegawai negeri, polisi, eksekutif, guru, dosen, 
petani dan lain sebagainya. kita mesti menghormati masing2 profesi. janganlah 
melihat rendah orang yang bekerja sebagai karyawan dengan stigma tidak 
mandirilah dan lain sebagainya. paling tidak ketika seseorang sudah bekerja, ia 
tidak lagi menjadi beban...

jadi, orang yang berhasil adalah orang yang ahli di bidangnya. bukan pengusaha 
saja...

demikian dulu dari saya. mungkin tulisan ini agak kemana2, karena terlalu 
banyak tangggapan dari uda2 dan uni2 yang membuat saya agak susah juga 
menuliskan posting ini...

terima kasih...

hujan di siang ini
di tanah rantau yogyakarta
Anggun Gunawan (23 Th - L)
mahasiswa filsafat UGM
http://grelovejogja.wordpress.com



[EMAIL PROTECTED] wrote:  
Walaikumsalam Reza, 
 
Oppsss...... Sorry ambo, kalau reza hanyo ingin mangomentari sepenggal kalimat 
dari Anggun. 
Ambo raso jadi ndak nyambuang pembicaraan kalau dikomentari sepenggal 
sepenggal. 
 
Baliak ka topik  
Disikolah awak paralukan para BA 1 itu dari enterpreneur. 
 
Katiko mancaliak mahasiswa minang di PT ternama itu sebagai "aset", tantu harus 
ado cost untuak mamaliharo aset tadi. Itulah nan ambo tangkok dari sanak 
anggun. "Aset rantau yang tak termamfaatkan" 
Disiko pulo banyaknyo dari kalangan mahasiswa dari PT ternama ndak ado nan 
pulang untuak berbuat,  
Sarupo nan disabuik ndak ado ikatan sacaro halus dari pemda nan mambuek mereka 
setelah selesai harus pulang untuak mambangun nagari. 
 
Salam 
Is St Marajo 39+ 
www.cimbuak.net 
kampuang nan jauah dimato dakek dijari 
 

 
  
 
 
   muhammad syahreza <[EMAIL PROTECTED]>  
Sent by: <[email protected]> 06/05/2008 10:58 
    To
 <[EMAIL PROTECTED]>   cc
  
  Subject
 URL Filtering: [EMAIL PROTECTED] Re: Mahasiswa Rantau yang tak termanfaatkan 
    

 
 
 
  

 ----- Message from "muhammad syahreza" <[EMAIL PROTECTED]> on Tue, 6 May 2008 
10:58:14 +0700 -----    To:
  [email protected]
   Subject:
  [EMAIL PROTECTED] Re: Mahasiswa Rantau yang tak termanfaatkan
  

 
Assalamu'alaikum wr.wb. Pak Dewis 
  
Yang ambo komentari statement yang di bawah ko, masalah pendataan, banyak web 
yang bisa kito optimalkan, salah satunyo : 
http://linkedin.com
 
 "Belum lagi kepedulian terhadap perkembangan studi dan financial mahasiswa 
tersebut"
 
 Hormat saya
 
 Muhammad Syahreza
 
 HP : 0811 193 646 / 0817 169 015
 
 E-mail : [EMAIL PROTECTED]
 
 Blog bisnis : http://ohiofreshyoghurt.multiply.com
 Yoghurt segar rasa buah serasa es krim
 
 Blog pribadi : http://muhammadsyahreza.wordpress.com
 
 Setiap warga negara memiliki hak & kewajiban utk bela negara, jangan tanya apa 
yg Indonesia sdh berikan pd kita, tapi tanya apa yg kita sdh lakukan utk 
membuat Indonesia lebih baik?
 
 Setiap pengusaha 
 sekecil apapun kita 
 semuda apapun kita
 dapat membuat Indonesia menjadi lebih baik! 
 
 Mulailah dari diri kita sendiri, jika setiap kita menjadi lebih baik, maka 
Indonesia pasti menjadi lebih baik!
 
 Kunjungi Sumbar online di :
 
 www.west-sumatra.com
 www.mentawaiislands.com
 www.newsikuaiisland.com
 www.visitminangkabau.com
 www.aloitaresort.com/diving
 www.cimbuak.net  

    Disclaimer Message:
 
 eTrust SCM for SMTP has analyzed the attached email and, based on its content, 
has determined that it is including a link to a nonproductive site.
 The company policy is to identify the message as spam and attach it to this 
email. In the future, these types of messages may be blocked. If you believe 
this message has been incorrectly identified as spam, please contact your 
system administrator.
 
 The following information may be used by your system administrator to evaluate 
the message:
 From: [EMAIL PROTECTED]
 URL: http://linkedin.com/
 URL Category: Job Search
 Host name: mail.prima.co.id
 
 Thank you,
 eTrust SCM for SMTP.
  
 


  
 


       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke