Semoga Angku Dr. Suheimi sehat walafiat walaupun dicekam berita boghong. Untuk kita semua, berita-berita yang kita terima dari manapun sebaiknya dibaca dengan tenang dan dipikir kebenarannya setidak-tidaknya dua kali.
Di manapun kita ada, penting sekali kita tidak melupakan doa untuk kesehatan di dunia dan di akhirat: "Rabbana aatina fiddunya hasahah, wafilakhirati hasanah, waqinaa azaabunnaar." Begitu mendalamnya arti doa ini di hati sanubari, airmata saya serentak berlinang-linang mengucapkannya di masa ta'waf keliling Ka'bah... Salam, -- Sjamsir Sjarif Menjelang Subbuh, Monday, May 12, 2008 Santa Cruz, California, USA --- In [EMAIL PROTECTED], suheimi ksuheimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > BERITA BOHONG > > Oleh : K Suheimi > "Ini Prof K Suhemi?" bunyi suara di HP saya, "Benar" jawabku. "Bukankah Prof suheimi sedang dirawat karena sakit jantung acut dan sedang gawat?" bisik suara itu lagi. "Ini dari siapa" kata saya juga terkejut akan pertanyaan itu.. "Ini dari Dr Asrol byrin", "kami sedang berkumpul di Malang ada seminar dan berita bahwa prof Suheimi dapat serangan jantung acut dan dirawat dalam keadaan gawat sedang beredar di malang ini", katanya menjelaskan bahwa kabar itu telah beredar. > Setelah saya yakini Asrol bahwa saya sedang Olah raga pagi didepan Masjid Raya An Nur . Asrol sahabat saya itu tersenyum ternyata berita yg didedengarnya itu adalah "kabar burung". Sesudah itu beruntun saya dapat telp dari Padang dari Rs Bunda, dan dari teman-teman di B Tinggi. Kebanyakkan mereka terkejut dan sekali gus terheran-heran mendengar suara saya masih segar di balik hp dan saya menyebut nama Allah "Subhanallah Maha suci Engkau Ya Allah yg melindungi saya dari hal-hal yang tak diingini, Jauhkanlah saya dari penyakit yang mengerikan itu". > Salah seorang murid saya dr Masrizal di B Tinggi, begitu mendengar berita itu dia bergegas mengajak dr pelsi dan staf B Tinggi,, "secepatnya kita berangkat ke P Baru Melihat Guru kita yg dirawat dalam keadaan gawat di P Baru". Dia khawatir kalau-kalau terlambat tak bisa ketemu dengan saya. > Berita itu mengoncangkan dan mengemparkan, dan berita terlongsong beredar, hp berdering, sms bersambung-sambung, dan sayapun sibuk melayani telpon dan pertanyaan.Demikian cepatnya berita itu beredar diseantero teman dan sahabat saya, sebelum ada ceck and receck. Saya berdo'a dihati, semoga peristiwa ini memperpanjang kesehatan yang di beri Allah pada saya, Semoga banyak bengkalaian kerja dan tugas yg sedang diemban bisa saya laksanakan dan selesaikan. > > Berita Bohong yang baru beredar adalah tentang sms bertuliskan merah yang dapat mencabut nyawa. Berita yang sangat meresahkan mengemparkan menakutkan meneror dan menimbulkan panik pada bangsa kita yang memang sudah banyak yang panik juga. Mengacaukan di tengah masyarakat yang sudah kacau juga. Kasihan saya melihat sanak saudara saya yang termakan isu dan berita bohong ini. > Membuat masyarakat resah dan tak percaya diri > Ditengah masyarakat yang percaya mistis dan yang berpendidikan rendah. Sms santet akan mudah tersebar > > Ketidak benaran isu itu meresahkan masyarakat > Mereka yang tak dilandasi kekuatan iman, sehingga dihantui perasaan was2 dan ketakutan. Akibatnya begityu menerima berita sms yang gituan, mentalnya langsung turun dan trauma dan jatuh pingsan tak sadarkan diri > Yang menerima sms hatinya dag dig dug, keresahanpun melanda, sayang banyak masyarakat Indonesia yang mempercayai tahyul dan hal yang irrasionil > > Disatu pihak kita percaya tehnologi dan rajin beribadah, namun di sisi lain, percaya mistik, orang pintar dan paranormal > Untuk menjawab itu kemarin minggu 11 Mai 2008 didepan 2000 orang peserta porpi saya coba uraikan > Anadaikan kita menerima sms berhuruf merah Misalkalah huruf warna merah itu sebagai sinar infra red. Maka sinar ini perlu untuk melancarkan darah. Sinar ni di gunakan untuk mengurangai rasa nyeri. Dan juga bisa mengurangi infeksi.. Jadi kalau ada sinar infra red dekatkan saja ketempat organ tubuh yang sakit mudah-mudahan cepat sembuh , maka pendengarpun terkekah > Dan saya coba uraikan sedikit teori > Apabila dua buah dawai atau kawat, dengan panjang yang sama, tebal yang sama , dengan kata lain bila kedua dawai itu punya panjang gelombang yang sama, frekwensi yang sama serta amplitude yang sama. Bila dawai yang satu di getarkan maka dawai yang lain ikut tergetar. Ikut tergetarnya dawai yang lain disebut dengan Resonansi. Resonansi adalah tergetarnya sesuatu akibat getaran yang lain , bila panjang gelombangnya sama, frekuensi dan amplitudonya sama. > > > Ketika dia memancarkan gelombang ketakutan, maka gelombang- gelombang ketakutan di sekitarnya akan beresonansi dan takut itu semakin menjadi-jadi, jadilah dia si penakut, karena takut itu ada dan bersemi dihatinya. Dia ketakutan Karena jauh sebelum sudah di teror isu dan berita bohong bahwa " Kalau ada telepon nomor merah jangan diangkat karena bisa mencabut nyawa., pesan sebuah sms." > ketakutan yang terpencar dari dirinya inilah yang meresonansi getaran takut di sekitarnya dan mengenai si penakut itu sehingga ada istilah mati ketakutan dan sampai-sampai tak sadarkan diri > > > Saya teringat bahwa berita burung atau berita bohong diulas dengan panjang lebar dalam Al Qur'an. Allah meletakkan berita bohong sebagai hal yang sangat penting sehingga 10 buah ayat -ayat tanda kebesarannya hanya khusus menyorot berita bohong ini. > Kebiasaan kita suka bergunjing dan menyampaikan kata dan isu-isu serta bisikan bisikan, tanpa menyelidiki kebenaranya. Kita sering memandang enteng, mengira hal itu biasa kerna sudah menjadi kebiasaan. Padahal disisi Allah sangat besar dosanya, dan iblis membisikkan peristiwa itu sebagai hal biasa-biasa saja. > Padahal Al qur"an sangat menyuruh kita hati-hai dalam menerima dan menyebarkan satu berita. > Takutlah menyampaikan berita bohong atau gossip, karena bahayanya memang sangat besar. Bisa memecah belah, bisa menimbulkan fitnah dan disisi Allah diberikan sangsi yang berat serta dinilai sebagai suatu dosa. > Untuk itu igin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al Qur'an > > Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga.Janganlah kamu kira berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu.Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya dan siapa diantara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar. (QS. 24:11) > > Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mu'minin dan mu'minat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata:"Ini adalah suatu berita bohong yang nyata". (QS. 24:12) > > Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mu'minin dan mu'minat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata:"Ini adalah suatu berita bohong yang nyata". (QS. 24:12) > > Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itulah pada sisi Allah orang-orang yang dusta. (QS. 24:13) > > Sekiranya tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akherat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu. (QS. 24:14) > > Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja.Padahal dia pada sisi Allah adalah besar. (QS. 24:15) > > Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu:"Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini.Maha Suci Engkau (Ya Rabb kami), ini adalah dusta yang besar". (QS. 24:16) > > Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman, (QS. 24:17) > > > dan Allah menerangkan ayat- > > Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman ayat-Nya kepada kamu.Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. 24:18), bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat.Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS. 24:19) > > Dan sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar). (QS. 24:2 > > Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan.Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar.Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama- lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya.Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. 24:21) > > Padang 12 Mai 2008 > Tulisan ini dapat dilihat di Website WWW.ksuheimi.blogspot.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Hindari penggunaan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
