Padang Tuan Rumah SEATGA 2008  
Rabu, 14 Mei 2008  

Bukittinggi, Padek-- Kongres South East Asia Tourist Guides Association 
(SEATGA) yang semula direncanakan pelaksanaannya di Jayapura Papua, akhirnya 
dialihkan seluruh kegiatannya ke Kota Padang, Sumatera Barat pada 30 Mei hingga 
2 Juni mendatang. Selain karena alasan kemudahan secara geografis menunggu 
kedatangan peserta ASEAN, dipilihnya Padang karena respon pemerintah serta 
untuk mempertegas bahwa Padang telah diproklamirkan... 
....sebagai salah satu gerbang Asia Tenggara ke Indonesia. SEATGA sendiri 
adalah wadah berhimpun pramuwisata dikawasan ASEAN. Pembentuk wadah ini 
tercetus ketika Ketua Umum dari Asosiasi Pramuwisata Asean berkumpul di Bali 
saat pelatihan 'Tourist Guide Asean Standard' 2 Desember 2004 lalu. Untuk 
merealisasikan Kongres SEATGA ini juga harus menunggu hingga 4 tahun, hingga 
diperolehnya dukungan dari Departemen Pariwisata RI. Apalagi langkah tersebut 
saat ini telah diperkuat dengan pencanangan Visit Indonesia Year 2008, sehingga 
semakin memperkokoh Kongres SEATGA I di Indonesia. 

Menurut Febby Salam selaku wakil ketua pengarah Kongres I SEATGA kepada Padang 
Ekspres, upaya mengalihkan pelaksanaan Kongres tersebut ke Sumatera Barat 
bermula saat Musyawarah Daerah Luar Biasa DPD HPI Sumbar. Begitu kepengurusan 
DPD HPI Sumbar terbentuk, maka dilakukan upaya pendekatan pada Departemen 
Pariwisata agar Kongres tersebut dapat dipindahkan ke Padang. 

Hal tersebut, sambung Febby Salam, juga sebagai langkah nyata HPI sendiri agar 
kehadiran lembaga tadi benar-benar berarti dan menunjukkan itikad baik untuk 
membangun dunia pariwisata Sumatra Barat. Bahkan secara tidak langsung dengan 
adanya kongres tadi, akan ikut membuka mata para tourist guide ASEAN, bahwa 
Sumatera Barat merupakan salah satu destinasi dengan kekayaan potensi. 

"Tidak hanya itu, kita juga menginginkan Kongres SEATGA ini akan memberikan 
feedback bagi Sumatra Barat untuk menyempurnakan sistim penataan 
kepariwisataan. Apalagi kongres tadi waktunya bersamaan dengan pelaksanaan 
Sumatera Internastional Travel Fair (SITF) 2008, sehingga banyak peluang dan 
komitmen akan terbangun dari acara tersebut," ungkap Febby. 

Beberapa isu yang mengapung jelang SITF dan Kongres SEATGA, Sumatra barat 
sebagai Mice Destination tahun 2008 sudah selayaknya mempunyai Convension 
Centre. Sebab untuk kegiatan Sumatera International Travel fair 2008 yang 
digelar bersamaan dengan SEATGA, stand  atau booth yang disediakan panitia 
sudah sold out jauh-jauh hari. Sementara sampai hari ini masih banyak pelaku 
pariwisata luar Sumbar yang ingin ikut pada 2 kegiatan tersebut. 

Kongres I SEATGA ini dihadiri 10 delegasi ASEAN, ditambah Hong Kong, Macau dan 
Cina sebagai peninjau. Bahkan kongres tersebut juga akan dihadiri oleh 
President Tourist Guide World Mrs Rosalind Newlands dari UK beserta rombongan, 
yang saat ini sedang melakukan peninjauan kesiapan Bali sebagai Tuan Rumah 
Pelaksanaan Congress Guide World pada Januari 2009. 

Disamping itu, kongres yang ingin melahirkan konsep ASEAN sebagai single 
destination, mengharapkan keikutsertaan uda dan uni Sumatra Barat yang 
merupakan duta wisata. Namun hingga saat ini belum ada jaminan kepastian dari 
pemerintah kabupaten dan kota mengirim Uda Uni mereka. Alasannya, karena 
peserta akan dikenakan biaya, dan belum tentu akan terakomodasi secara pribadi 
oleh Uda Uni tadi. "Kita sangat mengharapkan kehadiran Uda Uni kabupaten dan 
kota, karena mereka dipilih untuk dijadikan ujung tombak promosi daerah. Tapi 
selama ini eksisteni mereka hampir tidak ada, dan kegiatan ini adalah peluang 
menambah wawasan sekaligus mempromosikan daerah mereka pada peserta kongres," 
sambung Febby Salam.(ari) 

© 2008 PADANG EKSPRES - Koran Nasional Dari Sumbar 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Hindari penggunaan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke