Alaikumsalam ww
Selamat buat Bobby dan Dunsanak yang telah hadir tadi malam. Mohon maaf, ambo 
alun bisa hadir. Kebetulan sakik standard pulo, batuak damam. Walaupun ado 
audit dari pusat, tapaso juo indak masuak kantua kapatang.
Semoga inisiatif ini berkelanjutan dan bisa jadi driving force utk terjadinya 
perubahan mendasar dalam memajukan Sumbar. Walaupun arti maju itu sendiri juga 
sangat relatif. Apalagi skrg para dunsanak pakar2 yang kompeten sudah ikut 
terjun bersama. Ini luar biasaa...! 
Terima kasih Bob liputannya. Kalau ada foto2nya akan lebih baik lagi...

Wassalam,
Nofrins

----- Original Message ----
From: Boby Lukman <[EMAIL PROTECTED]>
To: Rantau Net <[email protected]>
Sent: Friday, May 16, 2008 2:34:07 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Hasil Pertemuan tadi malam............


Assalamualaikum W, Wb.........
 
Partamo izinkan ambo untuak manyampaikan permintaan maaf ka niniak jo 
mamak,apak jo mande sarato dunsanak kasadonyo nan alah bersedia manungu hasil 
pertemuan dari rang mudo Minang tadi malam. Ambo juo bausaho kareh untuak 
marangkum semua pendapat, masukan dan ide yang disampaikan oleh semua dunsanak 
(rang mudo) minang nan hadir dalam pertemuan itu. 
 
Syukur Alhamdulillah dalam pertemuan yang dihadiri oleh Sanak Benny 
Innayatullah, Uda Asfarinal(Nanang), Mak Ban (Zulhendrif), Uda Darwis Natra, M 
Abdi, Muhammad Syahreza, Uda Andrinov Chaniago, Uda Herman Djambak, sanak Hadi 
Saputra, sanak Indra Jaya Piliang, sanak Irsad, Uda Dedy Yusmen, Sanak Nofend 
St Marola, Uda Miko Mikardo, sanak Nanda, Uda Rudi Gunawan, Sanak Ardian 
Hamdani, Pak Tasril Moeis, Tuan Arief Rky Muliedan adinda Saflisbanyak sekali 
masukan, saran, atau bahkan kritikan yang disampaikan dek generasi mudo minang 
nan malam itu bakumpa. 
 
Sejujurnyo ambo dan beberapa sanak lain yang menginisiasi pertemuan malam itu 
hanya ingin mendengarkan dahulu masukan, saran dan gagasan dari sanak sanak 
rang mudo Minang, baik itu dari sanak IJP, Uda Andrinov, maupun dari Mak 
Bandaro Labiah, Uda Rudi Gunawan soal pandangan mereka terhadap berbagai 
persoalan yang terjadi di Sumbar.  Kamipun sengaja membiarkan semua berbicara 
dari sudut pandang masing masing. Hingga inti dari semua kalimat itu adalah 
perlunya anak muda Minangkabau melakukan sebuah gerakan besar untuk menghadapi 
tantangan persoalan yang terjadi di kampung halaman.
 
Begitu banyak hal yang disampaikan maka pertemuan malam hingga menjadi dinamis. 
Berbagai pandangan yang disampaikan pada intinya adalah sesama generasi muda 
Minang nan hadir sepakat telah memiliki semangat yang dan visi yang sama dalam 
upaya turut berperan serta dalam membangun kampung halaman. 
 
Sanak Benny Innayatullah misalnya, dari awal sudah menyebutkan bahwa gagasan 
berkumpul yang dilakukan pada malam itu adalah atas dasar kesamaan pemikiran 
terhadap ranah minang. Semangat serta visi yang sama antar generasi muda minang 
menyebabkan inisiatif mempertemukan anak anak muda itu direalisasikan. Tidak 
mudah memang menyatukan waktu bersama untuk datang, berkumpul dan mengeluarkan 
pandangan masing masing, namun dalam pertemuan itu, setidaknya terlihat rasa 
kebersamaan sesama perantau minang khusunya kaum muda adalah sebuah potensi 
besar yang dapat diberdayakan dan dimanfaatkan. 
 
Saya sendiri, diawal pertemuan sengaja memberi alas kata kepada sanak sanak 
muda nan hadir, bahwa pertemuan malam itu bukan dimaksudkan untuk sekedar makan 
malam bersama, namun forum bermilis yang selama ini kita lakukan harus diikuti 
dengan adanya media berkumpul, saling bertegur sapa dan memberikan masukan yang 
akan tindaklanjuti sebagai sebgai kegiatan. 
 
Bahkan, IJP yang bersedia hadir dan antusias dengan pertemuan itu menyebutkan 
potensi milis Rantaunet adalah sebuah aset yang bisa diberdayakan untuk suatu 
hal hal yang positif.  Era saat ini adalah era untuk saling bertukar informasi 
bagi sesama yang belum terorganisir secara baik. Rantaunet, dalam pandangan IJP 
adalah sebuah forum dialam maya, dan perlu disikapi dengan membuat wadah 
berkumpul dialam nyata bagi generasi muda minang. 
 
Uda Rudi Gunawan, Uda Andrinov dan Uda Dedy Yusmen, malah lebih keras dalam 
mengemukakan ide. Kalau dek Uda Andrinov, forum malam tadi sebenarnya bisa awak 
manfaatkan untuk memetakan persoalan yang ada di kampung halaman. Dan ketika 
persoalan itu berhasil dipetakan, diketahui penyebabnya, maka langkah 
selanjutnya adalah menentukan metode pemecahan dari persoalan itu dan 
menentukan langkah langkah apa yang akan dilakukan oleh generasi muda minang di 
perantauan guna disinergikan dengan anak anak muda yang ada di kampung halaman. 
 
Mak Ban juo ndak amuah diam, inventarisir potensi perantau muda hrs dilakukan, 
sekaligus menyusun langkah untuk menindaklanjutinya. 
 
Banyak diantaro sanak sanak nan hadir menginginkan pertemuan tadi malam 
dilanjuti dnegan pertemuan berikutnya. Ambo setuju dengan usulan IJP bahwa pada 
pertemuan kedua nanti, masing masing generasi mudo nan datang hrs membawa 
usulan masing masing yang pada saatnya nanti akan kita pelajari dan buat skala 
prioritasnya untuk di tindaklanjuti. 
 
Seperti halnya etnis lain seperti etnis Bugis dan etnis Aceh, mereka 
dipersatukan oleh satu media yang mereka fahami dan nikmati bersama. Etnis 
Bugis di perantauan punya sebuah media warung kopi, begitu pula dengan etnis 
Aceh, ini hal yang patut dicontoh. Mungkin perlu pula bagi etnis minang 
melakukan hal yang sama dengan memanfaatkan media yang awak  sukai dan fahami 
lalu bisa pula awak nikmati bersama. 
 
Sekian dulu dari ambo nan indak mancatat saluruh kalimat dari sanak nan hadir, 
namun sebaai ringkasan ambo akan berikan catatan singkat dibawah ko...
 
        1. Pertemuan tadi malam direspon oleh banyak generasi mudo minang 
dengan dibuktikan banyaknya sms konfirmasi nan ambo tarimo meski yang bisa 
hadir adalah 23 orang. 
        2. Generasi muda minang perlu membuat pertemuan berkala seperti ini 
untuk memperkuat rasa kebersamaan. 
        3. Perlu dibuat sebuah inventarisir masalah dan dalam pertemuan 
berikutnya akan diadakan diskusi pemecahannya sekaligus membuat program kerja 
atau kegiatan sebagai tindak lanjut dari diskusi tersebut. 
        4. Pada pertemuan berikutnya diharapkan masing masing generasi muda nan 
datang membawa satu program yang akan dibicarakan/diskusikan lalu secara 
bersama sama akan disusun dan dibahas program kerjanya. 
        5. Pertemuan nanti akan diperluas dengan menghadirkan para tokoh tokoh 
generasi muda minang yang aktif di berbagai bidang agar program kerja yang 
disusun dengan terlebih dahulu mendengarkan banyak masukan berharga dari 
mereka. 
 
 
Sekian dan kalau dunsanak nan hadir tadi malam punyo tambahan, kritikan atau 
apa saja silahkan....ini hanya catatan kecil saya dan kalau kurang memuaskan 
silahkan ditambah, di kritik...
 
Terima kasih........
 
 
Boby Lukman. 
31 thn labiah 



      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Hindari penggunaan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke