Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta,

 

Dari demikian banyak keluhan kita tentang manajemen pariwisata Sumbar, kini kita membaca suatu berita baik, yaitu dibukanya politeknik jurusan pariwisata, untuk memperkuat lembaga-lembaga pendidikan kepariwisataan yang sudah ada.

 

Melalui forum ini saya ucapkan selamat dan terima kasih.

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 71 th, sementara di Dallas, Texas, USA)

Politeknik Buka Jurusan Pariwisata

 

Padang Ekspres, Senin, 19 Mei 2008

Padang, Padek-- Politeknik Negeri Padang membuka Jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) dengan mengantongi izin dari Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Nasional No 15 tahun 2005. Kehadiran jurusan ini, untuk membangkitkan kembali pariwisata Sumbar. "Kami berkomitmen akan melahirkan tenaga terampil di bidang pariwisata. Juga, akan melahirkan tenaga ahli dalam merancang tour, baik inbond dan out bond, melakukan reservasi dan dokumentasi tour melakukan pemanduan wisata, menangani bidang MICE," harap Direktur Politeknik Negeri Padang, Suhendrik Anwar, saat peluncuran Jurusan UPW di Mirama Cafe and Resto, Sabtu (17/5).

Hadir saat peluncuran Jurusan, Wakil Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Fajaruddin, Ketua Kadin Sumbar dan ASITA Sumbar Asnawi Bahar, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumbar Maulana Yusran dan serta beberapa kalangan pelaku wisata dari ASITA Sumbar, Perhimpunan Pemandu Wisata Sumbar, dan Pengusaha Biro perjalanan/travel agent.  Untuk menunjukkan keseriusan Poltek membina Jurusan UPW, sebut Suhendrik, saat ini telah disiapkan anggaran pengembangan pendidikan Rp1 miliar. Selain itu Poltek juga didukung stakeholders terkait yakninya Dinas Pariwisata Sumbar, PHRI, ASITA, Perhimpunan Pemandu Wisata Sumbar, Travel biro, dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Begitu juga dengan tenaga pengajar akan lebih banyak dosen luar biasa dari kalangan praktisi "Jurusan ini, mahasiswa nantinya dibebankan jumlah kredit SKS 114 SKS. Dengan presentasi kuliah 40 persen teori dan 60 persen praktik. 

Dengan cara ini mahasiswa akan terlatih di bidang industri. Sebab indikator keberhasilan Poltek melahirkan lulusan dilihat sejauh mana jumlah lulusan diserap industri pariwisata. Jika jurusan ini tidak berhasil, maka Poltek akan menutupnya. Namun kami tetap yakin jurusan UPW mampu memberikan kontribusi besar pada industri," katanya.  Peluang kerja yang diarungi lulusan UPW nantinya cukup besar. Di antaranya pada bidang biro perjalanan wisata, tour planner, staf di maskapai penerbangan  dan lain sebagainya.  Wakil Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Sumbar Fajarudin mengatakan terobosan Poltek ini akan membantu pemerintah dalam pengembangan pariwisata ke depan. "Kita akan fasilitasi Poltek dalam pengembangan pariwisata," ucapnya. (mg7)

 

 



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Hindari penggunaan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke