Basri tidak mengetahui nama buah yang dia berikan kepada Saiful, tapi dia tahu khasiatnya. Dulu waktu dia masih muda, mengikuti hawa nafsu emosinya dia pernah menjejakan kakinya ke Lembah Setan yang terletak di hutan nagari Sijunjuang. Dia ingin membuktikan kepada teman-teman seperguruannya bahwa dia lebih hebat tidak takut apapun juga dengan mendatangi lembah angker ini. Dia sempat merasakan keangkeran dari lembah ini dan hampir mati kalau tidak cepat ditolong oleh gurunya yang sudah tahu akan kenakalan muridnya yang satu ini. Tapi di balik itu dia mendapat hikmahnya, dia menemukan buah kuning itu yang menjadi penyambung nyawanya ketika dia terjebak di lembah itu. Bahkan gurunya tidak mengetahui nama buah itu,jadi mereka menamakan buah dari Lembah Setan, dia juga sudah menanyakan kepada Siti mengenai buah ini tapi dari buku pengobatan warisan Tabib Mato Tigo tidak ada yang mencantumkan mengenai buah kuning ini. Tapi yang dia tahu memakan buah ini bisa memulihkan kondisi tubuh yang kelelahan dan kesakitan dengan cepat sekali. Makan 1 buah ini saja bisa mengenyangkan perut selama 1 hari, makanya dia memberikan kepada Saiful 1 buah untuk dimakan. Tadi pagi dan siang dia kelupaan memberi makan buah ini kepada Saiful karena keburu naik darah melihat ayah anak itu dan ingin secepatnya pergi menjauhinya. Sebenarnya Basri sangat berhemat sekali dalam menggunakan buah ini, dia hanya memiliki sekitar 10 buah sehingga kalau tidak dalam keadaan genting sekali tidak akan dikeluarkan buah ini untuk dimakan. Karena rasa sayangnya kepada Saiful menyebabkan dia memberi makan buah itu kepadanya, dia ingin anak itu cepat pulih sehingga dia bisa melatih tubuh anak itu dengan ilmu silat dan tenaga dalam. Setelah dia mencuci muka dan berganti pakaian, Basri keluar kamar untuk melihat apakah keretanya sudah datang, karena dia ingin secepatnya melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya. Ternyata kusirnya telah menunggu di pintu utama rumah penginapan itu, segera Basri membayar biaya makan dan sewa kamar kepada kasir setelah itu dia balik ke kamar untuk mengambil buntalan bajunya dan menggendong Saiful menuju ke kereta untuk melanjutkan perjalanan. Selama dia melakukan pemindahan itu tidak sekejabpun Saiful sadar diri apa yang terjadi, malahan dia seperti tertidur dengan sangat pulasnya lupa akan seluruh dunia yang ada di sekitarnya. Mereka melanjutkan perjalanan dengan cepat, dan melakukan pergantian kuda dalam 2 kali sehari pagi dan malam hari, perjalanan dilakukan hampir tanpa berhenti. Saiful sempat bangun beberapa kali untuk bertukar pakaian dan mencoba makan dengan mulutnya yang terasa sakit akibat pukulan ayahnya. Basri yang melihat bagaimana Saiful menahan kesakitan setiap buka mulutnya untuk makan merasa pedih sekali hatinya, akhirnya dia mengambil keputusan Saiful akan diberikan remasan buah dari Lembah Setan itu menganjal perutnya yang lapar. Setelah itu Basri membantunya minum obat yang diberikan Siti yang berupa cairan yang berbau tidak enak dengan susah payah Saiful berusaha menelan obat tidak enak itu, setiap dia selesai minum obat itu tidak lama kemudian dia akan kembali tertidur pulas seharian penuh. Selama 3 hari perjalanan, mereka tidak menemui hambatan yang berarti semuanya berjalan lancar sesuai dengan perkiraan Basri. Sementara itu Saiful juga sudah memakan 3 buah dari lembah Setan itu untuk mempertahankan dirinya dari kelaparannya. Yang tidak diketahui oleh Basri adalah campuran buah dari Lembah Setan dengan obat yang diberikan oleh Siti ternyata menghasilkan sesuatu yang luar biasa dalam diri anak itu. Ada sebuah kekuatan yang terbangun dalam diri Saiful, dengan kondisinya yang tertidur pulas, pernafasannya jadi rata dan tenang serta seluruh tubuhnya tidak bergerak seperti dalam keadaan meditasi, membuat khasiat buah dari Lembah Setan itu bisa bekerja maximal apalagi mendapat campuran dari obat Siti. Ditambah lagi ada satu hal lagi yang tidak diketahui oleh siapapun bahwa golongan darah yang dimiliki Saiful merupakan jenis golongan darah langka yaitu jenis yang mempunyai tingkat kekebalan tinggi terhadap semua penyakit manusia. Tetapi bagi manusia yang mempunyai ilmu kebatinan yang tinggi akan bisa melihat bahwa darah Saiful seakan mengeluarkan sebuah kekuatan hawa pemusnah yang dahsyat sekali. Sungguh sebuah kekuatan yang menggiriskan hati yang mulai bergerak dalam tubuhnya akibat dipicu oleh buah dari Lembah setan yang telah bercampur dengan obat pemberian dari Siti. Kelak apabila dia marah dan darahnya bergolak hebat maka hawa pemusnah ini akan keluar dan memancarkan kehebatannya. Jika hawa pemusnah ini mengenai bangsa kegelapan maka mereka akan musnah menjadi serpihan, dan untuk manusia akan mematikan semua gerakan motoriknya sehingga tidak bisa melakukan apapun seperti merasakan kelumpuhan di seluruh tubuh. Itulah keistimewaan yang dimiliki Saiful yang luput dilihat oleh orang-orang, bahkan Datuak Inyiak Balang saja tidak dapat mengetahui hal ini. Yang tahu hal ini hanyalah Pangeran Satyawarman dan Panglima Sulaiman, karena itu diam-diam mereka mengawasi Saiful lebih dibandingkan dari anak-anak lain. Mereka memutuskan untuk memberi tahu kepada Datuak Saluang Maut yang akan menjadi guru anak ini pada saat menjelang akil balik , kekuatan ini akan bergerak mencapai puncaknya dengan cepat. Ilmu Alunan Darah Pengejar Nyawa milik sang Datuak itulah yang bisa meredakan daya pemusnah dari kekuatan Saiful, oleh karena itu mereka harus mempersiapkan Datuak Saluang Maut untuk menerima murid istimewa ini. Kembali ke perjalanan Basri dan Saiful, mereka sudah mulai memasuki wilayah kampong Basri, Saiful masih belum terbangun dari tidur pulasnya. Kereta mulai dikurangi kecepatan larinya karena sudah memasuki pinggiran nagari tempat tinggal Basri dan keluarganya. Akhirnya tepat tengah hari, kereta berhenti di sebuah gerbang berwarna hitam bergaris-garis emas, terlihat para pengawal membuka pintu dan melihat siapa gerangan yang datang. Ternyata majikan mereka, segera mereka membuka pintu lebar-lebar agar kereta kuda itu bisa masuk ke halaman depan rumah. Dan salah seorang dari pengawal berlari masuk ke dalam rumah untuk memanggil nyonya majikannya. Tidak lama dari dalam rumah keluarlah sang nyonya yang berjalan cepat menghampiri suaminya yang sedang turun dari kereta kuda. Rumah besar milik keluarga Basri ini tidak terlihat mewah hanya kelihatan bersih dan rapi serta semuanya tertata dengan cita rasa yang tinggi sehingga terasa nyaman bagi mata yang memandang. Bangunan rumah terbagi atas 2 bagian, yaitu rumah tamu dan rumah utama, rumah tamu terletak di depan rumah utama. Rumah tamu ini memang disiapkan untuk tamu-tamu Basri yang datang menginap, terdiri dari 4 kamar tidur, ruang menerima tamu dan ruang makan tamu jadi tidak bercampur dengan rumah utama. Jika berjalan terus menuju belakang ruang makan maka mereka akan sampai ke rumah utama di mana Basri dan keluarganya tinggal. Biasanya jika tidak ada tamu yang menginap maka rumah tamu ini akan ditutup dan para penghuni rumah utama akan menggunakan jalan belakang untuk melakukan aktivitas keluar masuk rumah Basri yang merasa senang sekali bisa pulang ke rumah segera meloncat turun, dan melihat isterinya berlari menhampirinya, dengan membentangkan kedua lengannya mendekati sang isteri tercinta begitu sudah dekat langsung memeluknya dengan penuh kerinduan. Sesaat mereka berdua berpelukan erat di depan para pembantu dan pengawal tanpa sungkan dan rikuh, para pembantu dan pengawal yang sudah lama mengikuti mereka mengetahui ritual ini, jadi mereka sudah terbiasa dengan keadaan itu. Mereka ikut merasakan kebahagiaan majikan mereka, dan mereka sudah tahu tugas mereka untuk membongkar bawaan sang majikan, hasil dari perjalanannya. Bersambung.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Hindari penggunaan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
