Ambo juga setuju! namun sebelumnya ado yang harus diklarifikasi atau diluruskan lebih dulu. Pertama, penempatan kata2 tegas (ketegasan), jangan sampai berubah makna menjadi keras (kekerasan). Mengapa demikian? Seperti yang sering kita saksikan selama ini, istilah tegas seringkali dimaknai sebagai keras. Dan seperti yang sering kita saksikan juga, bahwa kekerasan tidak pernah menyelesaikan masalah. Kemudian yang kedua. Istilah kesejahteraan menurut ambo juga harus clear, sebab kesejahteraan bagi petani, nelayan, buruh, pedagang kaki lima dan sektor informal lainnya sudah barang tentu tidaklah sama dengan sejahteranya para pejabat eksekutif, legislatif atau birokrat lainnya. Kalau boleh saya mengatakan, bahwa Birokrat yang duduk di Institusi Pemerintah / Negara, Mereka belumlah merasa sejahtera kalau belum melakukan tindak Korupsi (apapun bentuknya). Sekarang, Petani, buruh, Nelayan, pekerja informal dan para Pejabat Negara, adalah sama2 rakyat Indonesia. Pertanyaannya kemudian adalah, kesejahteraan bagi rakyat yang mana? Berangkat dari hal itu, bahwa istilah berbuat, membangun Nagari, cinta kampung halaman atau kata2 heroik yang sering singgah dalam pendengaran. Rasanya hanya menjadi sesuatu yang Absurd saja sebab tidak pernah ada tindakan kongkrit yang senafas dengan semangat kata2 heroik itu. Lebih dari itu, apakah mencintai kampung halaman menjadi satu2nya ukuran cinta Tanah Air? Kalau memang begitu, Para Pemangku Adat tentunya menjadi orang yang nomor satu dalam mencintai tanah air. Ketika hal ini lebih diperdalam lagi, apakah anak, isteri Para Pemangku Adat khususnya yang ada diperantauan sudah mendalami adat istiadat? Terakhir, penggunaan kata "mari" menurut Ambo adalah peninggalan yang sudah usang. Menurut Ambo, generasi sekarang sudah tidak lagi bersahabat dengan kata2 seperti itu. Generasi sekarang perlu kerja2 yang kongkrit yang tanpa komando tapi lebih ke motivasi. Demikian, Ambo mohon maaf kalau ada yang kurang pas.
Date: Sat, 24 May 2008 18:02:50 -0700From: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED] Re: Puluhan Ribu Miras Dibeli Wako FauziTo: [email protected] Dusanak Boes...setuju..!kadang2 perlu ketegasan dalam menjalankan suatu program demi untuk kesejahteraan rakyat..mudah2an Sumbar akan menjadi pelopornya...bukan korupsi yg berjamaah.."Masa depan Sumbar"..kita harus banyak berbuat..mari kita bangun masing2 Nagari kita...Selalu saya katakan kepada anak2 saya dan generasi penerus.."Kau belum dapat dikatakan cinta tanah air,kalau kau belum mencintai kampung halamanmu"....wass Rainal Rais ----- Original Message ----From: boes <[EMAIL PROTECTED]>To: [EMAIL PROTECTED]: Sunday, May 25, 2008 0:23:54Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Puluhan Ribu Miras Dibeli Wako FauziKanda Rainal:singapore maju karena tangan besi samseng, Lee Kwan Yew(kini kekaisaran semakin kuat)malaysia berubah pesat, karena tangan besi Mahathir (kini mulai rontok pelan2 ditangan Pak Lah)mis: berkolaborasi dgn 3 negara yg sangat dibenci Dr.M.kalau saja, sumbar menjadikan dirinya pelopor dalamhal penegakkan hukum, mungkin lain cerita dalamwaktu 5 tahun mendatang, insyaALLAH.wassalamboesOn Sat, 2008-05-24 at 03:52 -0700, Rainal Rais wrote:> Ma Sati..satuju memang penerapan ini yg harus kito> laksanakan..Singapore dan Malaysia buktinjo maju karena hukum sudah> bajalan..wass Rainal Rais 64+Jakarta Selatan > > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com _________________________________________________________________ Manage multiple email accounts with Windows Live Mail effortlessly. http://www.get.live.com/wl/all --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
