Mak Ngah,
Sabatuanyo tahun lalu cukuik intensif juo kito membicarakan Cubadak iko. Krn 
terkait dg Sikuai. Baa mangko Cubadak bisa panuah taruih jo urang asiang, tapi 
Sikuai malah barantakan... Apo memang harus bule yg jadi GM sarupo di Cubadak 
itu, baru mangko jalan industri Prwsta kito...? Tetapi suka atau tidak, 
sebagian memang iko tamasuak kunci juo, krn "jejaring" dan "trust" mereka... 
Ini juo pertanyaan ambo, kenapa Novotel keluar dari Bukittinggi dg kini semua 
majamennyo lokal..? Mungkin Wis bisa bisa bantu..?
Mnrt peneliti Pariwisata dari ITB, sayangnya entah kenapa, Cubadak ini bayar 
pajak/kontraknya murah skl. Kalau gak salah Rp.1juta setahun. Padahal harga 
kamar disitu minimal Rp.1jt per malam. Mudah-mudahan Tahun 2008 ini sudah 
diperbaiki tata cara kontraknya. Ambo alun dapek update terakhir lai do... 
Cara2 seperti ini juga terjadi di Raja Ampat Irian sana...
Salam,
Nofrins


----- Original Message ----
From: Hambo Ciek <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, May 26, 2008 5:30:33 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Pulau Cubadak nan Indah


Sementara kita asyik mengetengahkan indahnya Daratan Kampung Halaman, termasuk 
menyugu-nyugukan "Lubang Japang" dan "Lubang Kalam" jembatan Anai, secara tidak 
sadar kita rupanya tidak mengindahkan potensi pesisir dan pulau-pulau di luar 
"Daerah Inti" Budaya Sumatera Barat. Mentawai baru saja sepintas kilas amenjadi 
perhatian sementara para surfers dari seluruh dunia sudah mengenal menakjubi 
betapa indahnya kepulauan itu.  Dalam menonjol-nonjolkan Lubang Japang (entah 
turis mana yang akan mengagumi) banyak di antara kita barangkali tidak pernah 
mendengar nama Pulau Cubadak nan Indah yang sudah dan sedang diolah belasan 
tahun oleh pengusaha "asing". Lihatlah misalnya websie: 
http://www.cubadak-paradisovillage.com/
 
Untuk menambah pandangan, Google Searchlah "Cubadak",  kita akan terpesona, 
betapa kita tidak mengetahui Kampuang Halaman kita. Sudah itu 
terbang-melayanglah di langit dengan Google Earth, putar-putarlah turun naik di 
atas Pulau Cubadak, hilir mudik dari Padang ke Painan.  Barangkali kita akan 
terinspirasi mengucapkan Subhanallah menikmati Kampung Kita nan Indah Permai. 
Saya percaya Pulau Cubadak akan menyerap banyak turis beruang ("taba pinggang") 
pencinta alam dari berbagai penjuru dunia. Mudah-mudahan ada di antara kita 
yang akan sempat menghayatinya ke sana.
 
Salam,
--MakNgah
 
 



      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke