Lagi-lagi GUbernur kita termasuk jajaran kepala daerah berprestasi. apakah fakta di ranah memang terasa gebrakan gubernur kita ini ? Sanak yang diranah mungkin bisa menilainya secara objektif.
1. berhasil memberantas KKN (apa iya ?) 2. Mengubah status Bank Nagari jadi PT (sebuah kesuksesan ?) 3. embarkasi haji ?? 4. mengakhiri Dominasi Cemex di PT Semen Padang ? ? 5. bekerja sama dengan lembaga independen Jerman dalam mengawasi kinerja aparat pemerintahan ( prestasi ?) Kalau ditilik dari sisi pemberitaan, Singgalang memang tiada duanya dalam membentuk image kepala daerahnya..dalam majalah SWA tersebut hanya tertulis Kepala Daerah Berprestasi dan tidak ada menyebut sama sekali Gamawan terpilih sebagai gubernur palong berprestasi di Indonesia. malah yang banyak diulas adalah Walikota Solo Joko Widodo, Bupati Banyuasin Alex Noedin, Bupati Jembrana I Gde Winasa dan nama lainnya. APa saya yang terlewatkan ? salam Ben/27 ************************** Gamawan dan Shadiq Terbaik Rabu, 04 Juni 2008 ImagePadang, Singgalang Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi terpilih sebagai gubernur paling berprestasi di Indonesia bersama Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad dan Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah. Sementara Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigue, terpilih pula sebagai bupati berprestasi bersama 16 orang rekannya dari berbagai daerah di Indonesia. Majalah ekonomi terkemuka, Swa menobatkan prestasi itu dalam edisi khususnya yang dirilis dalam edisi khusus yang diluncurkan 1 Juni lalu. Menurut majalah ekonomi ini, sejumlah kepala daerah di Indonesia berhasil menjadi lokomotif menuju kesejahteraan rakyat. Analisa para editor Swa otonomi daerah, telah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh kepala daerah di Indonesia mengembangkan daerah masing-masing. Beragam program pembangunan digalakkankan. Ke semuanya itu tidak lain bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Para kepala daerah yang sukses, dinilainya memiliki segudang ide brilian, gebrakan dan prestasi dibanding sejumlah kepala daerah lain di Indonesia. Dari 20 kepala daerah di Indonesia yang berprestasi itu, yang membanggakan dua kepala daerah berasal Sumatra Barat. Mereka itu Gubernur Sumatra Barat, H.Gamawan Fauzi, SH, MM., dan Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe. Gubernur Gamawan Fauzi, memiliki program bekerjasama dengan lembaga teknis independen dari Jerman untuk mengawasi jalannya kinerja aparat pemerintahan. Kemudian berhasil memberantas Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan pemerintahan bahkan sampai mendemosikan staf pemerintahan. Kesuksesan lain, mulai dari mengubah status Bank Nagari dari Perusahaan Daerah (Perusda) menjadi PT. Kemudian embarkasi haji, dan menghilangkan dominasi Cemex di PT. Semen Padang. Karena perjuangan Gamawan dan berbagai elemen, akhirnya pemegang saham dominan di perusahaan itu tetap pemerintah. Sedangkan Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe, menurut Swa berhasil melahirkan beberapa program cemerlang. Swa membuat daftarnya, seperti pelaksanaaan pembangunan dititikberatkan pada tujuh agenda. Ke tujuh agenda itu masing-masing dibidang agama, pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan sarna dan prasarana serta lingkungan hidup, keamanan ketertiban masyarkat (kamtibmas) dan penegakan hukum, serta pelaksanaaan pemerintahan yang baik (good governance). Shadiq juga melahirkan program pemberantasan gerakan rentenir melalui pemberian kredit tanpa agunan pada pengusaha kecil. 20 berprestasi Adapun ke 18 kepala daerah lainnya yang berprestasi versi Majalah Swa itu: Gubernur Gorontalo, Fadel Muhammad. Prestasi dan gebrakannya, mengusung konsep agropolitan yakni perekonomian bertumpu pada sektor agribisnis, yang berdaya saing melalui komoditas jagung, padi dan tanaman jarak. Gubernur Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah, prestasi dan gebrakannya, meneitikberatkan program yang bertujuan membantu investor, mulai dari pelayanan izin satu atap, memperbaiki infrastruktur dan telekomunikasi. Meningkatkan daya saing industri manufaktur, maritim dan pertambangan. Walikota Denpasar, A.A. Gde Ngurah Puspa Yoga, prestasi dan gebrakannya, melatakkan arahan pembangunan menuju kota berwawasan budaya dengan pemberdayaan lembaga-lembaga adat sebagai subjek dan objek pembangunan. Meluncurkan program Sightseeing Denpasar 2008, membenahi masalah abrasi pantai, limbah dan sampah kota. Walikota Parepare, Basrah Hafid, prestasi dan gebrakannya, memangkas birokrasi perizinan dengan mendirikan pelayanan satu atap, Kantor Pelayanan Perizinan. Kantor ini melayani sedikitnya 18 jenis perizinan. Kota Parepare dijadikan satu-satunya percontohan pelayanan publik di Indonesia Timur. Walikota Makassar, Ilham Arief Surajuddin, prestasi dan gebrakannya, meluncurkan pelayanan sistem administrasi satu atap. Menggagas Makasar sebagai ruang keluarga untuk perdagangan dan jasa di Indonesia Timur, bukan sekadar pintu gerbang. Walikota Solo, Joko Widodo, prestasi dan gebrakannya, meningkatkan harkat dan martabat kalangan bawah, kebijakan pembinaan PKL secara persuasif tidak main gusur tetapi mengajak dialog, menata pasar tradisional, membangun sarana bagi anak yang tidak mampu agar bisa mengakses komputer dan perpustakaan,menberi pelayanan kesehatan masyarakat anggarannya dari APBD. Bupati Musi Banyuasin, Alex Noerdin, prestasi dan gebrakannya, berhasil meletakkan fundamen pendidikan dengan cara neningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh mulai dari SD hingga pergutuan tinggi termasuk madrasah dan sekolah swasta, semua gratis. Menggratiskan wajib kuliah bagi guru, mendirikan sekolah baru, perbaikan mutu guru, sarana dan prasarana. Semua dana pendidikan berasal dari 20% APBD. Bupati Cirebon, Dedi Supardi, prestasi dan gebrakannya, pengembangan UMKM dengan menata ulang dan menetapkan zona industri berdasarkan size bisnis, mengeluarkan kebijakan kredit mikro yang dananya dikelola masyarakat. Bupati Jembrana, I Gede Winasa, prestasi dan gebrakannya, pelayanan publik prorakyat misalnya pendidikan gratis bagi siswa SD sampai SMU, pengobatan gratis (berobat jalan dan ke Puskesmas), bebas pajak bumi dan bangunan atas sawah hak milik. Semua biaya itu diperoleh dari pengetatan anggaran dan efesinesi. Bupati Indramayu, Irianto Mahfudz Sidik Syafiuddin, prestasi dan gebrakannya, membentuk enam pilar inti yaitu meningkatkan SDM berbasis nilai agama dan budaya, kinerja Pemda yang mandiri dan bebas KKN, serta ketentraman dan ketertiban. Mengalokasikan 38,7% APBD untuk pendidikan. Bupati Kudus, M. Tamzil, prestasi dan gebrakannya, membentuk Knator Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu, membangun infrastruktur dan program penguatan modal dengan bunga ringan. Bupati Ketapang, Morkes Effendi, prestasi dan gebrakannya, menerapkan strategi perwilayahan pembangunan dan strategi terpadu bagi bidang pembangunan, memberi jamaninan proteksi yang konsekuen dan insentif bagi investor, menjadikan pemerintahan seperti swasta. Bupati Karanganyar, Rina Iriani Sri Ratnaningsih, prestasi dan gebrakannya, meningkatkan ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian, agrobisnis dan kesejahteraan pangan. Bupati Kebumen, Rustriningsih, prestasi dan gebrakannya, membenahi masalah birokrasi yang sarat KKN, memberi peluang LSM mengawasi pemerintahan, meminta pengusaha kontruksi ptoyek daerah tidak memberi biaya apapun kepada aparat pemerintah termasuk bupati, membangun infrastruktur jalan dan jembatan, memperbaiki sekolah yang rusak dengan menggandeng masyarakat. Bupati Serdang, Tengku Erry Nuradi, prestasi dan gebrakannya, memangkas perizinan dengan mendirikan Unit Pelayanan Terpadu untuk mengundang investor. Membuat kebijakan Kelompok Usaha Bersama Ekonomi. Bupati Kulon Progo, Toyo Santoso Dipo, prestasi dan gebrakannya, meluncurkan visi wilayah agropolitan dengan memamfaatkan semua potensi. Menggaet investor asing membangun bandara internasional di daerahnya. Bupati Sragen, Untung Sarono Wiyono Sukarno, prestasi dan gebra kannya, pelayanan perizinan satu pintu dengan membentuk Kantor Pelayanan Terpadu dan e-goverment (sistem online antar satuan kerja, kecamatan dan desa). Bupati Bangka - Belitung, Yusroni Yazid, prestasi dan gebrakannya, membentuk pelayanan terpadu satu pintu, penyaluran kredit untuk UMKM, dan pola kemitraan pemerintah-pengusaha-masyarakat. K05 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
