Jangan Bersaing Negatif Bangun Pariwisata
Selasa, 10 Juni 2008 Bukittinggi, Padek-- Upaya pemerintah daerah dalam membangun dan mengembangkan sektor pariwisata diharapkan tetap mengacu kepada keunggulan dan potensi yang dimilikinya, dan jangan sampai ada upaya saling "tanding-tandingan" antar-daerah. Apalagi jika persaingan tersebut telah menjadi tidak sehat, sehingga ada upaya mendeskreditkan salah satu daerah. Sementara dalam konsep pengembangan pariwisata Sumbar, diharapkan tumbuh sebuah kawasan wisata terpadu, agar wisatawan dapat memilih kemana tujuan mereka untuk berwisata. D iantara pilihan tersebut antara lain wisata alam, wisata rekreasi anak-anak, wisata untuk keluarga, wisata budaya atau wisata sambil mencari ketenangan maupun kesejukan. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Parsenibud Sumbar James Hellyward kepada Padang Ekspres, Sabtu malam (7/6) lalu ketika ditemui di Balai Sidang Hatta The Hill Hotel. Menurut James, sekarang pemerintah hanya mempersiapkan infrastruktur penunjang pariwisata semaksimal mungkin. Selanjutnya, biarkan tamu dan wisatawan yang akan memilih dan menetukan kemana mereka akan pergi dan bentuk wisata apa yang mereka inginkan. "Kita malah menginginkan, dalam satu paket perjalanan wisata di Sumatera, wisatawan domestik atau mancanagera malah dapat mengunjungi sekaligus seluruh keunggulan tadi. Sehingga keliru jika ada pandangan yang mengatakan bahwa geliat pariwisata di Sumbar belakangan mulai mengarah pada persaingan tak sehat," kata James. Yang ada adalah saling berlomba, bersaing untuk maju dan berkorelasi memberikan yang terbaik bagi tamu yang datang. Berebut memberikan yang terbaik dan berupaya bagaimana tamu yang datang tersebut bisa senang dan mau berlama-lama tinggal di daerah Sumbar. Setiap daerah memiliki potensi masing-masing, dan sekarang bagaimana bisa membungkus potensi tersebut dan mengkorelasikannya dengan potensi yang ada di daerah lain. Sehingga, potensi pariwisata tersebut bisa bernilai jual. Dengan adanya potensi-potensi wisata daerah, setidaknya menambah khasanah dunia pariwisata Sumbar, sehingga potensi yang ada tak terkesan monoton. Dunia pariwisata Sumbar katanya, memang belum bisa disamakan dengan daerah lain. Sebagai daerah destinasi wisata unggulan di luar Jawa dan Bali sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah, Sumbar memiliki potensi, tapi masih banyak potensi tersebut yang belum terkelola dan terbenahi dengan baik. Mulai dari potensi alam, budaya dan seni hingga potensi peninggalan sejarah masa lalunya. (ari) (c) 2008 PADANG EKSPRES - Koran Nasional Dari Sumbar === E-MAIL: [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
