> Kemudian,. > > "Wa'bud rabbaka hataa ya'tiyakal yaqiin"
Assalamu'alaikum.w.w. ... kita teruskan pula sedikit .... "Wa'bud rabbaka hataa ta'tiyakal yaqiin" Sembahlah Tuhanmu sampai mati. Maksudnya ...Bukan sampai yakin,. tapi ...sampai mati. Ada orang menterjemah sampai yakin,. udah yakin nggak usah lagi disembah. .. Eh ndak sembahyang ?. nggak ah sudah yakin.... "iling" saja... aaa kan ?. Ada juga model orang begitu,. itu sebabnya kalau udah tua sedikit, nggak sembahyang lagi,.. karena apa ?. karena sudah yakin.... aa kan ndak betul. Selanjutnya,.. Sembahlah Allah dengan ikhlas. Coba lihat "Iyya ka na'budu waiyya kanasta'iin" Akan Dikau kami menyembah, dan akan Dikau kami memohon pertolongan" Akan Dikau. maknanya. Engkau saja yang kami sembah, dan pada Engkau saja kami minta tolong, yang lain tidak. Di sini kita punya dua perkara, satu ibadah,.. satu isti-anah. Satu ibadat, satu lagi minta tolong. Di sini didahulukan mana ?. ibadat dulu baru berdo'a. kan ?. Iyya kana'budu,. ibadat,. wa iyya kanasta'iin, ....do'a. Kita mana dulu yang kita buat ?. Kita selalu berdo'a dulu baru ibadat. Contoh, ketika anak mau ujian,.kita berkata "Kalau anak saya lulus, saya akan kenduri" Mana yang dulu ni ?, ibadah dulu kah atau do'a dulu ?. Ini ..namanya do'a dulu. Seharusnya,. kita kenduri dulu baru berdo'a. .. Kan.. selalu kita begitu kita membuat syarat kepada Allah swt., "Ya Allah yaa Tuhanku,... kalau lulus... Kenduri, tidak lulus.... tidak" Kan ..ngawur terhadap Allah swt. kita itu ?. terasa nggak tuan-tuan ?. Lihat Nabi Musa, ketika jumpa Nabi Khidir. "Wahai Khidir, aku ikut akan dikau, nanti engkau ajar akan daku" .... nampakkan.? Dia mensyaratkan dirinya dulu, Aku ikut akan dikau dengan syarat nanti engkau ajar akan daku. Dia tidak berkata, "Ajar akan daku, nanti aku ikut akan dikau" ..... nampak ndak ?. Dia mensyaratkan dirinya dulu.. Nah ini adalah.. adab anak murid kepada tuan guru. Kepada Allah swt. apalagi. semestinya,.....Ya Allah aku buat kenduri yaa Allah,.... luluskan anakku..... ... Jangan, luluskan anakku ya Allah nanti aku akan kenduri.. Terbalik ni.. Kan kurang adab dengan Allah ta'ala,.....memang nazar itu sunat, tapi sebenarnya orang yang bernazar itu kikir. kikir. Kalau dilihat-lihat tidak kenduri, mengapa tidak kenduri ?, ndak lulus.. Nampak ndak ?. Kan kikir namanya. Seharusnya kenduri dulu,. Kita setiap hari membaca, Iyya kana'budu waiyya kanasta-in". Akan Dikau kami menyembah dan akan Dikau kami minta tolong.. Tapi yang kita lakukan.. Iyya kanasta-iin wa iyya kana'budu Yang kita baca tidak sama dengan apa yang kita lakukan. Kalau ndak kan satu kampung kita kenduri. ini ndak . ada sorang ndak kenduri Kenapa ?. ada sorang ndak lulus. aaa.. Ok,... jauh kita merayau dari judul. ... eh..lah panjang pula ... beresok kita sambung.... Wabillahil hidayah wat taufiq Wassalam Padang, Mei 2008 Lab. Perancangan dan Konstruksi Mesin Fak. Teknik Univeristas Andalas Kampus Limau Manih Dr. Eng. Khairi Yusuf St. Sinaro --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
