> kepada Allah swt. barulah orang itu Islam. Rububiyah ada, uluhiyah ada.. > Paham nggak ya ?.
Assalamu'alaikum. w.w. ... kita sambung yang kemaren agak sedikit .... Sekarang kitapun beribadahlah.... Sembahyang, puasa, zakatpun di bayar, hajipun pergi, umrah juga, kenduri juga dibuat, qur-anpun dibaca,.... wiridpun... macam-macam kita lakukan. Jadi kesemuanya ini di atas landasan uluhiyah, kita menghambakan diri dan mengabdikan diri hanya kepada Allah swt. Apa saja suruhan dari Allah kita terima, dan kita patuh, kita ta'at. Karena orang-orang beriman... "ay yaquulu sami'na wa-ata'na". Jadi kita orang beriman ini tanpa soal, tanpa banyak tanya,...apa yang Allah perintahkan tidak menjadi soal. Ulama-ulama membagi-bagi dalam kitab fiqih dari uluhiyah ini menjadi beberapa bagian, ada ibadat, ada mu'amalat, ada munakahat, ada jinayat. Kitapun mengambil yang ibadah, mulai dari taharah (bersuci), sembahyang, puasa, zakat, haji, satupun tanpa soal, tanpa banyak tanya. Mengambil wudhuk, bersungguh-sungguh, orang kita ini tak disangsikan lagi bagaimana ta'atnya.....basuh muka,....basuh tangan,.... basuh kepala.. Ta'at. Puasa tidak jadi soal,.... ta'at. Yang paling disiplin kalau berbuka puasa. Mesti tepat waktu, mengikuti jadwal,.... tapi sembahyang tak ikut jadwal. Kalau ditanya..... aaai cepatnya,.... sunaat., .... eh pandai dia menjawab kalau menyegerakan berbuka itu sunnat. Tapi kalau sembahyang,. ..sembahyang ashar sudah dekat-dekat maghrib,.....tidak ikut jadwal. Kalau berbuka., begitu Allahuakbar-allahuakbar,....raaap,... masuk makanan. Begitu dijaganya disiplin makan itu. Tidak ada yang .... Allahuakbar-Allahuakbar.... nanti-natilah.... Aaaa...kan ?. Tidak ada.... Sangat disiplin, tapi kalau sembahyang.. ..Aaa nantilah.... waktu masih panjang... ha ha pandai pula dia. Begitulah gambaran ta'atnya soal ibadat tanpa soal, tanpa banyak tanya. Begitu juga munakahat,.....sebelum kawin.....aaa.... sudah bersunat ?... Orang kita ini,.. soal bersunat sangat dijaga. Kalau anak tidak bersunat, menjadi masalah, tapi kalau anak tidak sembahyang ?... tidak menjadi masalah. Kalau tidak bersunat, seluruh kampung tahu...ee.... dia belum bersunat lagi. (inyo alun basunaik lai do). .... ndak hebat tu ?. .. Kalau ndak sembahyang ?.... ... aaa.... ndak peduli. Jangan ndak bersunat. Satu orang di satu negeri, sudah 25 tahun belum bersunat,. bapaknya lupa menyunatkannya. Udah mau kawin baru ingat, belum bersunat lagi. .....Ooo malu orang....Tapi ndak sembahyang ?... ndak malu. Diapun mau bersunat, bukan dia takut,.....dokter takut... :) Dalam aqad nikah, pak imam atau tuan kadi menjaga sungguh. Sangat menjaga... ulang.... ulang.. "Aku nikahkan engkau dengan si anu binti si anu dengan mahar sekian-sekian.... tunaaai". dihentakkannya tangan pengantin itu, "saya terima nikahnya si anu binti si anu dengan..." Lambat... ulang....lambat... ulang. Dalam kitab fiqih tidak mesti begitu. Lambat sedikit ndak apa,.. boleh bernapas. Ini.... ndak sempat bernapas,.... dihentakkannya tangan pengantin tu. terperanjat. "Saya nikahkan tuan kadi..". ...aaaa...:) Pak imam terlalu berhati-hati dalam masalah ini. Padahal tidak harus seperti itu, boleh bernapas,. ..tunaaaai... Saya terima nikahnya.. Cukup.. sah... Mudah sekali. Cukup sampai disitu,.. "Saya terima nikahnya".... Sah. Ini ndak,....berberlit-belit. 4 hari 4 malam menghafal, .... pakai mandi segala di muara sungai. Itupun masih salah, karena panjang sekali berbelit-belit. "Saya terima nikah si anu binti si anu.... 2 rakaat..., mengikut imam..... karena Allah ta'ala".... aaaa.. Kan bertele. Pengantin lah penakut,. .. keris dipinggang, kadang-kadang dua kiri kanan.. ..penakut minta ampun.... Begitulah, pada hakikatnya berhati-hati sungguh dalam hal nikah. Artinya urusan-urusan ibadat, munakahat, mu'amalat,....sangat dijaga. ....Aaa....Mengapa dalam urusan politik, orang kita tidak mengambil perhatian ?... tidak menjaga ?. .... aaa ini baru start.... ... eh..lah panjang pula ... beresok kita sambung.... Wabillahil hidayah wat taufiq Wassalam Padang, Juni 2008 Lab. Perancangan dan Konstruksi Mesin Fak. Teknik Univeristas Andalas Kampus Limau Manih Dr. Eng. Khairi Yusuf St. Sinaro --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
