Dunsanak, Kajadianko indak baru doh, Sasuai nan lah disarankan dek kawan-kawan sabalunko. Cubo bawo ka Dinas Perikanan setempat, atau kalau ado balai panilitian ikan nan dakek. Jaaan dibuang dulu, atau lansuang mamakannyo. Mano tau barang tu barang langka nan patuik di patahankan supayo indak punah, atau nan tadi tu...adonyo persilangan, perubahan genetika, dsbnya.. Tapi jaan dikaramaikkan sanak, badoso awak. Contoh nan alah mangkaramaikkan, misalnyo ado ikan di Kuningan Jawa Barat. Dari daulu disabuik jo Ikan Dewa. Indak ado nan namuah mamakannyo. Akhianyo ikan nan banamo Gariang diawak tu, indak ado nan namuah mamakannyo. Wah, sayang, nan lamak dibuang. Tapi, mungkin wakatu zaman nenek moyang awak, caro mampatahankan agar ikan indak punah jo caroko. Tapi, salah....ikan dianggap DEWA. Sakali lagi, cubo dipaliaro dulu sabalun ditanyokan ka dinas nan berwenang. Kalau bisa dikambangkan akan labiah rancak. Mudah-mudahan manjadi ICON khusus di daerah tampek ditamukan. Wassalam, Tan Lembang (52) Lembang-Bandung.
--- On Mon, 6/16/08, Nofend St. Mudo Marola <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Nofend St. Mudo Marola <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] Belut Berwarna Ditemukan Pencari Ikan To: [email protected], [EMAIL PROTECTED] Date: Monday, June 16, 2008, 6:28 AM Senin, 16 Juni 2008 BELUT— Wil tengah memperagakan belut berwarna keemasan yang ditemukannya di Batang Pulakek, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan SOLSEL, METRO-- Entah Pertanda Apa? mungkin dunia sudah tua dengan segala keganjilannya. Keanehan yang sama sekali tidak masuk akal manusia saat kini bermunculan satu persatu. Kali ini, di Jorong Kepala Bukit Nagari Pulakek, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan di temukan seekor Belut dengan dua warna merah jingga dan kuning keemasan. Belut itu, ditemukan Wilsiswandi (23) pemuda pencari ikan di sungai yang ada di kawasan itu pada Senin (2/6) lalu. Seperti di tuturkan Wilsiswandi kepada POSMETRO di rumahnya Sabtu (14/6) pagi, pada Senin tersebut dia berniat mencari ikan dengan memakai Tangguak (Jala kecil). Dia pergi berdua dengan adiknya Moris, menuju kearah Batang Pulakek yang merupakan lokasi favoritnya mencari ikan. Ketika hari sudah menunjukan pukul 12.00 WIB, mereka sudah banyak mendapatkan ikan. Mitos orang kampung, kalau pada jam tersebut merupakan sudah terbilang tengah hari, itu tidak baik untuk berjalan dan bekerja apalagi di daerah pesawangan atau lokasi yang jarang/ tidak pernah di tempuh. Bisa-bisa kita tasapo (disapa makluk halus). Dikatakan Wil, entah apa yang membuatnya berani, mereka tetap masuk ke sungai tersebut sambil menyelam. Di saat itulah saya melihat seekor belut, tetapi dengan wajah aneh dengan warna belut yang belum pernah di jumpai. Akhirnya, Wil mencoba untuk keluar dari dalam air seperti orang sudah punya pengalaman saja. setelah minta izin kepada penghuni air tersebut, kalau-kalau air dan belut itu penghuni sungai, sambil ber doa lalu mencoba mengulurkan ke dua tanganya. Belut tersebut menurut saja ke telapak tangan, tanpa ada perlawanan. “Sesampainya di tangan, saya langsung membawa belut tersebut keluar dari ari,” ucapnya. Namun di saat akan memasukan belut ke dalam keranjang tempat ikan, seakan-akan ada suara gaib berkata “bawalah dia pulang dan tolong di rawat.” Mendengarkan suara gaib tersebut, Wil bersama adiknya langsung pontang panting menuju rumah. Diakui Wil, setibanya di rumah dirinya sempat stres. Kemudian, belut tersebut di pindahkan ke dalam sebuah baskom (ember besar). Tetapi, belut itu sudah berobah warna dari warna merah jingga menjadi warna kuning keemasan. Sampai berita ini di turunkan, belut tersebut masih hidup. Hasil pantauan Koran ini, saat di ambil potretnya, belut tersebut bak ibarat putri nan malu. Sambil menyembunyikan kepalanya, bahkan di saat di ambil oleh Wil dia (belut) juga malu, bibirnya seperti bibir perempuan merah, matanya juga hitam seperti manusia tidak seperti belut biasa. Setiap hari, rumah Wil ramai di kunjungi oleh masyarakat untuk melihat hewan aneh tersebut. Menurut orang tua Wil, anaknya memang sering menemukan keanehan dan hal itu telah berlangsung sejak 2003 lalu. Wil juga menemukan Belut Putih di tempat yang sama dan Belut tersebut di bawa ke Pekanbaru. Sejak menemukan belut tersebut, setiap malamnya Wil kerap di datangi mimipi aneh. Dalam mimpi tersebut, sosok makhluk yang mungkin pemilik belut tersebut berharap kepada Wil agar memelihara belut tersebut. “Kamu sudah sering mengambil belut-belut lainnya, semua sudah habis milik saya,” ucap Wil menirukan perkataan seseorang dalam mimpinya. (f) Umumnya Berwarna Gelap Dari pencarian koran ini di berbagai situs, tidak ditemukan keterangan soal belut yang berwana kuning keemasan ini. Yang lazim, belut memang berwarna kuning tapi sedikit di bagian dada. Umumnya belut berwarna gelap. Secara ilmu Biologi, belut merupakan jenis hewan air tawar. Bentuk tubuhnya bulat memanjang, memiliki sirip punggung dan tubuhnya licin. Belut suka memakan anak-anak ikan yang masih kecil. Biasanya hidup di sawah-sawah, di rawa-rawa/lumpur dan di kali-kali kecil. Mayoritas belut adalah predator. Tergantung spesiesnya, panjang belut berkisar antara 10 cm hingga 3 m, dan memiliki berat hingga 65 kg. Belut biasanya hidup di rawa rawa yang lembab dan berkontur tanah liat. dapat bertahan di daratan dalam waktu yang cukup lama karena dapat bernapas dalam kondisi oksigen yang rendah. Sampai saat ini, siklus hidup belut masih misteri. Sebabnya, larva belut terlihat sangat berbeda dari belut dewasa, dan dianggap sebagai spesies yang berbeda. Kebanyakan belut tidak suka berenang dan lebih suka bersembunyi di dalam lumpur. Semua belut adalah pemangsa.. Daftar mangsanya biasanya hewan-hewan kecil di rawa atau sungai, seperti ikan, katak, serangga, serta krustasea kecil. (dari berbagai sumber) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
