Sumatera Barat Belum Siap Terima Wisatawan Dubai

 

PadangKini.com | Selasa, 17/6/2008, 17:11 WIB

 

PADANG-Walaupun memiliki berbagai andalan objek wisata alam yang
menarik, Sumatera Barat belum siap  menerima wisatawan dari Dubai atau
dari negara Timur Tengah lainnya karena belum ada tempat wisata yang
memadai.

Hal ini dikatakan Direktur Ero Tour Ian Hanafiah, sebuah agen perjalanan
yang pernah mendatangkan wisatawan dari Dubai ke Sumatera Barat, Selasa
(17/6).

"Saya memang pernah mendatangkan sekitar 19 orang wisatawan dari Dubai
pada Maret lalu, tetapi ini belum bisa dikatakan sukses, maaf saja,
kalau Dinas Pariwisata Sumatera Barat menyatakan itu ukuran sukses, saya
kira itu hanya untuk melegalkan kunjungan kepala dinasnya ke Dubai tahun
lalu," kata Ian Hanafiah.

Ia mengatakan, Sumatera Barat belum siap karena belum ada paket
eksklusif yang bisa dijual pada wisatawan asal Dubai, ditambah lagi
belum ada tempat yang memadai untuk menahan mereka lebih lama di
Sumatera Barat.

"Kalau alam, mereka juga mengangumi Lembah Harau yang menurut mereka
fantastis, juga daerah Embun Pagi yang indah, tetapi tidak cukup hanya
menonton alam saja, dimana mereka akan bermalam, beristrirahat sambil
membawa anak-anak bermain, itu yang tidak ada," kata Ian Hanafiah.

Ia menyayangkan tidak ada perhatian yang serius dari Pemda Sumatera
Barat untuk membenahi objek wisata.

'Tahun lalu karena Sumbar termasuk 10 destinasi wisata di Indonesia,
gubernur dan kepala daerah  kabupaten dan kota telah meneken nota
kesepahaman atau MOU untuk membenahi objek wisata unggulan di daerah,
tetapi hingga kini tidak terlaksana, jalan ke Pantai Air Manis saja
sampai sekarang masih kecil sehingga tidak bisa dilewati bus wisata,"
kata Ian.

Ia mengatakan, kalau  pemerintah mau serius, setiap tahun priorotaskan
saja membangun masing-masing satu objek wisata andalan di tiap kabupaten
dan kota, dalam lima tahun sudah lima objek wisata yang selesai.

"Satu-satunya kepala daerah yang siap adalah Wali Kota Sawahlunto Amran
Nur, walaupun daerahnya sebenarnya bukan daerah wisata, tetapi ia sekuat
tenaga membangun   objek wisata kota lama disana, karena kita menghargai
usahanya, wisatawan akhirnya kita bawa ke sana, kita juga masih menunggu
gebrakannya yang lain setelah terpilih lagi menjadi Wali Kota
Sawahlunto," kata Ian. (yanti)

Copyright (c) 2008 www.padangkini.com All Rights Reserved. 

 

 

 

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke