ALBUM
Helai demi helai, saya balik juga lembaran-lembaran album itu, album kenangan,
kenangan masa lalu, kenangan ketika kecil, kenangan saat remaja, kenangan pergi
mengunjungi beberapa tempat di pelosok-pelosok dunia, kenangan saat lulus
ujian, kenangan detik-detik pelantikan, kenangan saat-saat memberi khotbah hari
raya Idul Fitri, kenangan bersama orang tua, kenangan bersama sahabat-sahabat
kental, entah dimana mereka sekarang.
Kenangan di hari-hari pelantikan jadi dokter dengan pakai toga segala, kenangan
bersejarah pada pelantikan jadi dokter ahli kandungan dan banyak lagi kenangan
berfoto bersama pejabat, mulai dari lurah, walikota, gubernur sampai pak
mentri. Diantara wajah-wajah yang terpampang dilembaran album itu, ada yang
sudah mendahului kita, menginggalkan dunia yang fana ini. Dalam setiap lembaran
album itu tertulis dan tergambar kenangan dan detik-detik bersejarah yang
mengingatkan dan menghidupkan kembali kenangan lama, kenangan masa lalu yang
penuh dengan kemanisan dan keindahan.
Di dalam setiap dahan yang pernah saya reguk dan lalui membangkitkan nostalgia.
Di setiap foto yang saya lihat selalu saya merenung dan bernostalgia akan
kejadian-kejadian detik itu, seakan-akan di depan mata terbayang kembali
seluruh peristiwa yang tak akan mudah di lupakan.
Ada saat-saat bahagia juga ada saat-saat berduka seperti ketika ayah yang
tercinta meninggal dunia, sewaktu menyaksikan foto beliau, saya panjatkan doa
dan ampunan pada Illahi, kiranya beliau ditempatkan pada tempat yang
sebahagia-bahagianya, tempat yang semulia-mulianya dan setinggi-tingginya,
terkelompok dalam golongan hamba-hambaNya yang saleh. Sesui dengan nama beliau
H. Karimuddin.
Kemudian saya balik lagi lembaran-lembaran album itu, lalu saya
banding-bandingkan rupa dan wajah ini, saat-saat ketika kecil, beranjak remaja,
dan berangsur dewasa dan sekarang menuju tua. Banyak dan jauh sekali perubahan
yang terjadi pada raut wajah dan bentuk tubuh ini. Dulu, tidak ada guratan dan
garis-garis di wajah ini, mulus licin dan matapun pancaran sinarnya sangat
jernih dan bercahaya.
Tapi kini, dimana-mana sudah mulai tampak kerutan itu, garis-garis kehidupan,
garis-garis penderitaan, garis-garis kemelut hidup dan garis-garis ketuaan.
Matapun tak bersinar seperti dulu lagi, bola mata ini tak sehitam dulu, sudah
mulai ditumbuhi lemak, di mata yang hitam itu sudah dilingkari oleh garis
lengkung putih, kata orang lambang ketuaan. Sedangkan di tempat yang seharusnya
putih itu, sudah menguning dan memerah, kornea matapun tidak jernih lagi, sudah
mulai diliputi jaringan lemak.
Dan raut muka inipun sudah mulai berubah, semakin lebar dan bulat, pipi loyo
dan dagupun mulai jatuh. Di mana-mana nampak kerutan, lebih-lebih di daerah
dagu dan leher, lemak-lemak yang tak perlu itupun mulai bergayutan. Tahi
lalatpun semakin banyak tumbuhnya di daerah muka, sehingga dimana-mana tampak
bintik hitam. Kalau dulu tahi lalat yang tumbuh itu mempermanis bentuk wajah,
tapi sekarang tak diharapkan lagi, justru memperjelek penampilan.
Bukan hanya itu, rambut dikepalapun, yang dulu tumbuhnya rapat tebal dan hitam
serta mudah diatur, sekarang tidak lagi, sering rontoh, tumbuhnya jarang,
kelihatan sulah dan satu-satunya warnanya pun mulai memutih dan berubah.
Bentuk tubuhpun tidak seramping dan selangsing dulu, juga tidak setampan dulu.
Dimana-mana lemak bertumbuh, gerakanpun mulai lamban tidak bisa gesit dan
genit. Pokoknya penampilan foto saya yang terakhir jauh sekali berbeda dengan
foto saya tahun-tahun yang lalu. Gaek alun, mudo talampau.
Lalu saya merenung. Merenungi gambaran dan potret diri ini yang terpampang dan
tergambar jelas dalam lembaran demi lembaran album kenangan itu. Kenyataan dan
buktiyang tidak dapat dihindari, hari demi hari yang dilalui, umur semakin
bertambah jua dan setiap kali ulang tahun dirayakan, tampak wajah ini semakin
jelek, tua dan uzur, mulai dari ujung rambut sampai ke ujung kaki, jelas dan
kentara sekali perubahannya.
Setiap tahun yang dilewati, umur yang tersimpan semakin berkurang, sedangkan
perangai dan dosa-dosa yang dikerjakan bertambah terus.
Setiap kali matahari terbit, ada-ada saja dosa yang dikerjakan, mulai dari dosa
mata, dosa telinga, dan dosa lidah serta banyak lagi dosa yang lainnya.
Kemudian saya coba berhitung. Umur makin berkurang sedangkan dosa makin
bertambah, bentukpun semakin jelek.
Dalam perhitungan masa atau waktu itu adalah satu kerugian. Ah, dosa makin
bertambah sedangkan umur makin berkurang, sudah masanya harus bertobat, sudah
masanya menyadari dosa-dosa yang tak disengaja atau uang disengaja, dosa besar
atau dosa kecil, lalu dengan sungguh-sungguh minta ampun dan berjanji tidak
akan mengulangi lagi dosa-dosa serta tak ada niat akan menambahnya.
Dosa yang sudah ada saja sudah sedemikian banyak, akankah ditambah juga lagi?
Lihatlah tenaga sudah makin berkurang, kekuatan sudah mulai menurun, amal dan
kerja sudah tidak bisa sebanyak dulu lagi. Tidak ada jalan lain, selain dosa
jangan ditambah dan yang sudah dikerjakan diminta ampunkan dengan tobatan
nashuha , tobat sebenar-benarnya tobat dan berjanji tidak akan mengulanginya
kembali. Ingat dan lihatlah apa yang dikatakan album yang sedang saya
balik-balik ini, tiap hari bentukmu semakin jelek, dan perangaimupun jangan
ikut-ikutan jelek. Imbangilah wajahmu yang jauh berubah jadi jelek itu dengan
perangai dan tingkah laku yang baik dan terpuji supaya jangan merugi betul.
Karena demi masa dan waktu yang kita pakai kata Tuhan, manusia itu selalu dalam
keadaan merugi, kecuali mereka yang betul-betul beriman dan sungguh-sungguh
berbuat kebaikan, mengerjakan amal saleh dan berfatwa dengan kebenaran dan
dengan penuh kesabaran. Untuk semua itu, album yang saya balik helai demi helai
ini mengingatkan saya akan sebuah firman suciNya dlam surat Wal Asyri ayat 4
yang artinya kira-kira sebagai berikut; demi masa, sesungguhnya manusia itu
berada dalam merugi, kecuali orang-orang yang beramal saleh, berfatwa dengan
kebenaran dan berfatwa dengan kesabaran
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---