AMPUUNNN dah....
----- Original Message ---- From: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Cc: Pengurus MAPPAS <[EMAIL PROTECTED]>; Zarnifa ASMARA <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Sunday, June 22, 2008 7:04:11 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Turih maninjui Pemandu Wisata Wah 'masalah kecil' dan indak kabapangaruah ka pariwisata ? Apo iyo bana ko? Tolong tanyo bana apo iyo baitu tanggapan pak James kito ? Apo indak salah kutip ? Wassalam, Saafroedin Bahar (L, 71 th, kini sedang di San Ramon, California, USA) --- On Sat, 6/21/08, Hambo Ciek <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Hambo Ciek <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] Turih maninjui Pemandu Wisata To: [email protected] Date: Saturday, June 21, 2008, 11:53 AM Dituduahnyo pemandunyo pancilok, sudah tu ditinjuinyo anak urang. Dihukum dando $7000 dibaianyo $29. Cadiak buruak bana turihko yo? Paja-paja turih surfer ko ko anak manjo kayo-kayo. Kecek kapalo dineh turih, indak baa doh. Iyo gaca lo awak maagaki kapalo dineh ko... --Nyik Sungut Pengeroyokan Dua Turis AS Tidak Mengganggu Pariwisata Sumbar PadangKini.com | Sabtu, 21/6/2008, 5:47 WIB PADANG--Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat James Hellyward yakin pengeroyokan yang dialami dua warga negara Amerika Serikat, di Dusun karamajat Desa Malilimok, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Mentawai tidak akan berpengaruh terhadap pariwisata Sumbar apalagi Visit Indonesia Year 2008. "Ini masalah kecil, tidak akan berpengaruh terhadap Visit Indonesia Year," kata James di Mapolda Sumbar jl. Sudirman tadi malam. James ikut hadir di Mapolda untuk melihat langsung pemeriksaan terhadap Harold Joe Conners dan Steven Anthoni De Gusamme, dua warga negara AS dikeroyok warga. Mereka selama dua pekan ini berselancar di pantai Karamajat Mentawai. Seperti diberitakan sebelumnya, kedua turis itu menuduh dua pemandu wisata mereka, Edward dan Benediktus mencuri kacamata selam. Namun kedua pemandu wisata itu membantah mencuri. Merasa tidak puas, kedua bule itu lalu menghajar Edwar hingga babak belur sementara Benediktus berhasil kabur dan memanggil warga kampung. Tak lama datang sekitar lima pemuda dan balas menghajar kedua bule tersebut hingga pelipis keduanya robek dan memar. Perselisihan itu akhirnya berakhir setelah kepala desa Malilimok Moses turun tangan dan melerai pertengkaran. Kedua bule didenda 7.000 US dolar. Saat itu keduanya baru sanggup membayar 29 US dolar. Namun persoalan ini akhirnya sampai ke Polda Sumbar setelah kedua bule tersebut melapor kemarin ke Mapolda Sumbar. Meski belum ada tersangka yang ditetapkan, pemeriksaan kasus ini ditangani Polres Mentawai. (lian/o) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
