Perantau Minang USA Bantuan Seragam Sekolah Siswa Kurang Mampu

PadangKini.com | Minggu, 22/6/2008, 16:33 WIB


PADANG--Perantau Minang di USA akan memberikan bantuan seragam sekolah
kepada siswa kurang mampu di Sumatera Barat saat acara Pulang Basamo
2008. 

Hal itu disampaikan  Dutamartin Umar atau Ajo Duta, koordinator Pulang
Basamo dalam acara temu ramah di Restoran Mirama, Jumat (20/6) malam. 

Hadir dalam acara itu, selain 25 peserta Pulang Basamo, adalah
Sekretaris Daerah Pemrov Sumbar Johannes Dahlan, Kepala Dinas Pariwisata
Sumbar James Hellyward, Ketua Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar
(MAPPAS) Uni Djan, dan pejabat PT Kereta Api Indonesia Divre Sumbar. 

Ajo Duta mengatakan, sebagai mayarakat Minangkabau di rantau, para
perantau Minang USA berkewajiban membantu Pemerintah Provinsi Sumbar
untuk meningkatkan perekonomin dan pendidikan masyarakat. 

"Banyak anak-anak di Sumbar yang memiliki keinginan untuk bersekolah,
namun salah satu penyebab menurunnya minat tersebut karena ketiadaan
seragam," kata pengusaha bidang  teknologi informasi di Amerika Serikat
itu.

Ia tidak menjelaskan berapa besar bantuan dan kemana diserahkan. 

Para perantau Minang, kata Ajo Duta, juga membuat program untuk
mempromosikan budaya dan pariwisata Minangkabau di rantau. Program
tersebut juga dilaksanakan dengan bekerja sama dengan pemerintah kota
dan kebupaten di Sumbar. 

"Pariwisata di Sumbar sangat potensial dan setelah melakukan
perbandingan dengan daerah wisata di tempat lain, potensi wisata
Sumatera Barat cukip bagus, cuma perlu ditingkatkan sumberdaya
manusianya yang peduli terhadap wisata, seperti keramahtamahan dan
respek terhadap tamu-tamu yang datang," ujarnya.

Jalan keluarnya, kata Ajo Duta, diperlukan suatu pendidikan mendasar
dari keluarga dan kalangan agama. 

"Sebab agama juga mengajarkan untuk menghormati tamu, karena
negara-negara yang pariwisatanya maju umumnya respek kepada tamu yang
datang dan itu karena sumber manusianya," kata Ajo Duta. 

Rencananya, program Pulang Basamo para perantau Minang di Amerika akan
dilaksanakan secara rutin tiap tahun.

"Karena perekonomian Amerika tahun ini sedang mengalami krisis, insya
Allah tahun depan akan lebih banyak lagi peserta Pulang Basamo ini dan
tidak tertutup kemungkinan untuk pulang basamao bersama seluruh perantau
di dunia," tambah Ajo Duta. (april) 

Copyright (c) 2008 www.padangkini.com All Rights Reserved. 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke