Akhirnya lahir sastrawan angkatan pujangga lebih baru. Sapa bilang sastra
Indonesia sudah mati? sapa bilang pujangga Minang belum ada yang lahir lagi?
Bravo.
ET Hadi Saputra Katik Sati '35
Komplek Kompas Ciputat


On Tue, Jun 24, 2008 at 9:45 AM, Mantari Sutan <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> Sawahlunto – Solok – Batu Taba – Padang Panjang – Kayu Tanam – Padang 1938
>
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke