AslmWrWb..sato ciek mamak sadonyo...
Seandainyo memang kito ka mandukuang salah surang dunsanak,rancak
ciek2 dulu,bia ndak pacah pulo suaro ko..kalemahan umaik Islam kan dek
banyak kepentingan td,shg pacah taruih se suaro ko..iyo sabana di
sigih jo mamak2 nan lbh pangalaman sia nan pantas..

Wassalam

roland (24 th)

-original message-
Subject:        [EMAIL PROTECTED] Re: Fwd: Winasa For President 2009
Author: Ahmad Ridha <[EMAIL PROTECTED]>
Date:           04th July 2008 23:23


 2008/7/4 ajo duta <[EMAIL PROTECTED]>:


> Mungkin kita sudah masuk pada fase "kecuali" seperti yang disebutkan
 > pada surat Ali Imran dibawah itu. Masalahnya 63 tahu kita sudah merdeka,
 > negara kita kaya raya, tongkat ditanam dia tumbuh. Tapi rakyatnya melarat
 > terus.
 >


Pak Ajo Duta, saya bukan ustadz namun perkara ini adalah masalah yang
 sangat jelas dan perlu diketahui setiap muslim. Bagian "kecuali"
 tersebut adalah ketika kita dalam posisi terancam oleh kekuatan orang
 kafir. Yakni karena keterpaksaan yang mengancam jiwa kita sehingga
 kita menampakkan dukungan secara lahir walaupun kita tetap membenci
 berada di bawah pimpinannya. Jadi untuk Indonesia sangat tidak relevan
 karena umat Islam adalah mayoritas dan tidak dalam keadaan terancam
 oleh mereka.

 > Karena dipimpin oleh orang yang mengaku muslim, tapi sahadatnya
 > hanya sebatas lidah. Hak dan bathil mereka campur adukkan. Jadi pada dasrnya
 > mereka tidak Islam. Sementara ada pemipin yang belum sahadat, tapi dia
 > Islam dalam akhlak. Dia tidak mencampur adukkan yang hak dan batil.
 >


Kerusakan yang ada di Indonesia tidak hanya karena kerusakan di
 kalangan pemimpin. Apakah umat Islam sungguh-sungguh sudah
 mentauhidkan Allah? Belum terlalu lama kita ketahui adalah penanaman
 kepala kerbau di ranah yang merupakan praktik kesyirikan. Memberikan
 kepemimpinan kepada orang kafir hanyalah semakin menjauhkan kita dari
 pertolongan Allah.

 > Bukankah kita harus memilih diantara kedua tipe pemimpin itu, yang
 > paling kecil mudharatnya? Yang satu Islam tapi koruptor sementara yang
 > lain tidak Islam, tapi akhlaknya Islam dan berpihak kepada rakyat kecil.
 >


Mengapakah harus dibuat pilihan seperti itu? Saya kira bukan hanya ada
 dua pilihan itu. Perlu juga diketahui bahwa jika umat Islam dipimpin
 orang kafir maka hukumnya wajib untuk menjatuhkan pemimpin itu (jika
 telah ada persiapan yang cukup untuk itu).

 > Rasanya yang kedua ini yang tepat bagi umat Islam. Kekurangannya
 > belum mengucapkan sahadat saja.
 >


Pak Ajo Duta, coba Bapak renungkan untuk diri Bapak sendiri. Apakah
 Bapak ingin diwafatkan sebagai orang Islam yang korup namun tidak
 melakukan sesuatu yang sampai mengeluarkan dari Islam (syirik, dll)
 ataukah orang kafir yang tidak korup?

 Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan.

 --

- Show quoted text -
Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
 (l. 1400 H/1980 M)

 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke