Assalamualaikum ww
DR. Muhammad Natsir memang seorang dai yang banyak menghasilkan buku dan
article ditengah kepadatan aktivitas sebagai politician, sayang walaupun
sebegitu banyak karya tulisnya namun tentu saja tidak semua orang sempat
membaca tulisan-nya itu sehingga ilmu yang bermanfaat yang ia tinggalkan itu
tidak banyak feed back-nya baik bagi kemashalahatan umat maupun pahala yang
seharusnya mengalir terus menerus sebagai tambahan extra amalan beliau setelah
almarhum (ambo dan mungkin sebagian kita termasuk yang belum pernah baca karya
beliau pada hal kalau kita baca dan kita amalkan tentulah kita mendapat pahala
dan buya almarhum juga akan mendapat pahala sebanyak yang kita peroleh)
Sebagai pengagum Sayyid Hassan Al Banna, Buya M. Natsir walau tidak dapat
ber-lama2 berada di Timur Tengah diawal 50an masih menyempatkan diri sowan
kepada Shaikh Hasan Al Hudaibi Pimpinan Tertinggi Ikhwanul Muslimin Mesir
Sekalipun namanya hanya sowan buya banyak menerima taujih dari sang Mursyid
sekalipun enggan disebutkan berguru, yang tentu saja harapan sang Mursyid
kepada M Natsir yang pemimpin Islam Indonesia masa itu sangatlah besar terutama
untuk melakukan pembinaan umat sehingga Umat Islam Indonesia menjadi Tuan
Dirumah Sendiri
Sekembali ke tanah air tantangan2 berat telah menunggu terlebih arah kebijakan
negara lebih mengarah sekuler yang kayaknya Soekarno ter-kagum2 dengan apa yang
terjadi di Turki terutama setelah tumbangnya Khilafah Al Islamiyah hasil
kolaborasi petinggi2 Nasrani dinegara2 Eropa yang “dendam tak sudah” sisa
perang salib masa lalu dengan sang pemimpin boneka Kemal At Taturk
Maklum karena bagitu sibuknya Buya M. Natsir boleh jadi lupa dengan pesan
khusus dari Mursyid Aam Ikhwanul Muslimin untuk melaksanakan Fase2 Tarbiyah
bagi umat, bahkan beliau lebih memilih membenamkan diri hingga menghasilkan
berbagai karya tulis
Seandainya Buya tidak sangat terlalu sibuk, tentulah pesan2 khusus tersebut
jadi beliau jalankan dan sudah dapat dipastikan akan muncul M. Natsir M Natsir
baru di Indonesiakarena pesan khusus tersebut adalah agar Buya M Natsir
mencetak M. Natsir - M Natsir baru secara berkesinambungan karena tugas M
NATSIR BARU akan mencetak M NATSIR BARU LAGI begitu sterusnya bak multilevel
marketing yang cabang bercabang dan akan terus bercabang dan bercabang lagi
tiada henti selagi angok masih dikanduang badan
Mungkin kita tidak hanya memperingati 100 tahun M. Natsir tetapi mungkin lebih
dari itu yaitu “LAUNCHING M NATSIR YANG 100 JUTA” dan alangkah sangat banyaknya
pahala yang mengalir kedalam account Buya, semoga Buya mendapat tempat yang
istimewa disisiNYA, Amiin
Wasalam
Abpiliang56
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---