Assalammualaikum WR WB buya HMA yth. Terimakasih banyak atas email buya ini. 
Ini yang hanifah maksud meminta p saaf adakan penelitian tentang peranan wanita 
minang. Di tinjau dari beberapa kasus. Kebetulan hanifah termasuk wanita minang 
yang berkarir di luar rumah, tentu tdk selalu punya waktu yang banyak untuk 
anak2. Dalam hal ini peranan bapaknya hanifah harapkan juga. Hanifah agak 
kesulitan menghadapi anak gadis yg kini sudah kelas 3 sma. Agamanya jauh lebih 
bagus dari hanifah. Rajin ngaji dan sholat, tapi jarang mau kalau kita minta 
tolong. Kayak sincan gitu buya. Nah bgm menurut buya menghadapi remaja begini? 
Kalau di kampung di jaman kami dulu, kecil2 sudah bisa bantu orang tua. Apa 
karena acara disekolah padat dan melelahkan? Sehingga kalau liburpun 
dimanfaatkan untuk tiduran atau nonton. Orang lain juga bercerita hal yang 
serupa. Wass. Hanifah

Masoed Abidin wrote: 
> Alaikum salam Saudaraku Illa, 
>    
>  Makin maju dunia (oleh sebagian ahli disebutkan masa post modernisme, atau 
> geliat zaman kesejagatan yang global) ini, tanggung jawab kepala rumah tangga 
> dan keluarga menjadi bertambah berat. 
>  Sesungguhnya secara hakiki, anak turunan, yang kelak akan menjadi generasi 
> penerus satu bangsa bermula dari titipan Ilahi melalui orang tua (ayah dan 
> bunda). Di sini kita melihat eksistensi pesan Allah, yang memerintahkan kita 
> untuk "PELIHARA DIRI DAN KELUARGA 9ANAK TURUNAN DARI API NERAKA' sebagaimana 
> tertera di dalam Alquran Surat at Tahrim itu. 
>    
>  Kemudian, yang disebut pengajaran memeang telah banyak sekolah yang 
> menanganinya, namun yang bernama pendidikan di rumah tangga adalah basisnya. 
>    
>  PENDIDIKAN BERAWAL PADA KEYAKINAN ATAU AJARAN AGAMA yang di dalam Islam 
> disebut AQIDAH TAUHID yang dengan memiliki itu, seseorang akan terkontrol 
> dari perbuatan yang menyalahi. 
>    
>  Kemudian keyakinan tauhid itu selalu di pupuk oleh IBADAH yang teratur, 
> untuk menjaga agar kedisiplinan diri tetap mapan, sebagai modal dasar 
> melaksanakan amar makruf nahyun anil munkar, dan modal utama merebut 
> keberhasilan di segala bidang. 
>    
>  Bila kedua asas ini (Aqidah dan Ibadah) sudah dipunyai dengan kuat mesti 
> dijaga dengan AKHLAQ Mulia, yang berawal dari pencontohan-pencontohan di 
> rumah tangga oleh ayah dan bunda, bukan contoh yang hjanya diberikan oleh 
> pembantu atau baby sitter, ketika ayah bunda menganggap semua itu sudah 
> cukup, karena pangan dan pakaian telah dipenuhi, dan perumahan telah 
> disiapkan, uang sekolah telah dibayarkan, sesungguhnya dari sini berawalnya 
> broken home. 
>    
>  Adakah mungkin generasi kuat lahir dari rumah-rumah yang broken home, dan 
> tidak peduli akan sesama??? 
>  Mungkin disini awal bencana. 
>    
>  Wassalam Buya HMasoedAbidin  
>    
>    
>   ila [EMAIL PROTECTED] | 210.48.147.2 
>  s alamz… huraian yang cukup padat. bolehkah saya bertanya?dengan sosialitis 
> zaman sekarang apa pendapat ustaz tentang gejala sosial yang melanda di 
> negara kita.semakin moden zaman itu,semakin rosak pemikiran remaja zaman 
> sekarang.harap ustaz dapat memberi huraian yang dapat mengatasi masalah ini 
>  Dari Pembinaan Akhlak Remaja , 2008/07/14 at 3:25 AM 
>    
> 


      

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke