Dunsanak di forum Palanta, barikuik ambo forward barito dari milis PKS, mungkin
kito bisa maambiek palajaran, baa caro mampartahankan integritas dan kejujuaran
ditangah gelimang kakuasaan sbg anggota Legistlatif DPR RI
Samugo urang2 yg jujur salalu manang, amin
Salam hormat,
Afdal Zikri Mawardi, Ak. BKP
Registered Tax Consultant
MUC Consulting Group | PP Plaza 3 rd Floor Jl. TB Simatupang 57 | Jakarta 13760
Telp: +62 21 8403978 | Fax: +62 21 8403937 | Mobile: +62 811883102
Web: www.mucglobal.com | Email 1: [EMAIL PROTECTED]; Email 2: [EMAIL PROTECTED]
YM ID: afdalzikri | Blackberry PIN: 242F117B
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: gian golwa <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon, 14 Jul 2008 01:06:21
To: milis keadilan<[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [keadilan4all] Perjuangan Aleg PKS di komisi IV DPR
Ikhwahfillah..
Tentu antum semua hafal dengan wajah Al-Amin Nasution, aleg PPP yang ketangkep
basa oleh KPK, tapi tahukah antum bagaimana kisah Aleg PKS yang menjadi
"whistle blower" untuk kasus ini...
di bulan Desember 2007 sepulang dari Bintan kep. Riau, Ust Jalaludin Syatibi
aleg PKS di komisi IV, menyambangi kantor KPK untuk menyerahkan uang
gratifikasi yang beliau terima selama di Bintan. Setelah menerima uang tersebut
penyidik KPK menyakini bahwa banyak yang menerima uang tersebut dan tidak
melaporkan. maka di mulailah rencana penyelidikan. Efektif mulai Februari
penyelidikan di mulai, dan singkat cerita di bulan Juni Al-Amin tertangkap di
sebuah hotel di bilangan Sudirman....
Ust. Jalaludin Syatibi selaku pelapor dimintai kesaksian oleh KPK terkait kasus
ini, sejak kasus ini di ungkap aktivitas ust. Jalaludin Syatibi menjadi
cibiran oleh sebagian besar rekan-rekannya di komisi IV, berbagai sindiran dan
pengasingan di alami oleh rekan sekomisinya.. hingga pernah ketika ust.
Jalaludin mencoba bergabung untuk makan satu meja dengan anggota komisi IV yang
lain, ust Jalaludin di usir dengan kata-kata yang sangat pedas. ''Jangan makan
disini !!!, ini pake uang haram semua"...hardik aleg tersebut.
Sebagai seorang ustad, tentu perkataan dan sikap rekan kerjanya di komisi IV
akan sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman, Namun itulah resiko ketika
dakwah ditegakkan..
Tetap Bersabar ya Ustadz... semoga Alloh SWt mencatat perjuangan Antum.. dan
Rasululloh SAW sebaik-baik tauladan.
Di tulis berdasarkan cerita Staf Ahli komisi
wallohu'alam
Abu Wazna
140708
15:00
[Non-text portions of this message have been removed]
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---