Republika, 22-07-2008 08:24:00

http://www.republika.co.id/launcher/view/mid/22/kat/28/news_id/954

Tidak lama pascatragedi 11 September 2001, saat gencar-gencarnya pers
Barat menghantam Islam sebagai agama teror, tampillah Karen Armstrong
membela agama ini melalui argumen yang sangat meyakinkan. Dalam kolom
khusus dalam majalah Time dengan judul: The True, Peaceful Face of Islam.

Armstrong menulis: "Terdapat 1,2 miliar umat Islam di muka bumi, dan
Islam adalah agama dunia yang paling cepat berkembang. Sekiranya
pembunuhan keji yang baru kita saksikan pada 11 September adalah ciri
khas agama ini, dan Islam benar-benar mengilhami dan membenarkan
tindak kekerasan demikian itu, pertumbuhan dan kehadiran Muslim yang
semakin marak, baik di Eropa dan di Amerika Serikat, akan merupakan
sebuah prospek yang mengerikan. Untunglah, tidak demikian kasusnya."

Penulis perempuan Inggris ini dengan dalil-dalil Alquran dan fakta
sejarah akurat, sampai kepada kesimpulan bahwa kekerasan bukanlah
wajah Islam yang benar dan autentik. Wajah damai adalah jati diri
Islam yang sesungguhnya. Dampak tulisan ini di kalangan Barat sangat
besar dan positif. Secara berangsur, kemudian pers Barat tidak lagi
menyamakan Islam dengan terorisme. Umat Islam di belahan Barat yang
jumlahnya jutaan sungguh tertolong oleh artikel ini. Dan, semakin
banyak saja orang Barat yang ingin tahu sosok Islam yang autentik itu.
Siapa yang tidak berterima kasih kepada Armstrong yang pernah gagal
menjadi biarawati di Vatikan?

Tujuh tahun berjalan sesudah September 2001. Dunia Islam diobrak-abrik
pasukan neoimperialisme pimpinan Presiden George W Bush yang kemudian
diberi gelar oleh rakyatnya sendiri sebagai 'penghancur'. Tetapi, di
belahan lain, kaum fundamentalis dan garis keras segelintir Muslim
dengan dalil-dalil agama yang diselewengkan, karena terpancing oleh
perbuatan brutal Barat, telah terlibat dalam berbagai tindakan teror
yang sungguh menodai wajah Islam yang damai. Jika teroris Bush adalah
penghancur dalam skala besar, para teroris lainnya adalah perusak
dalam skala sporadis, tetapi sangat menakutkan. Indonesia telah
menjadi korban perbuatan mereka ini.

Alhamdulillah, manusia semakin sadar, teror tidak bisa dihentikan
dengan teror, tetapi harus dicari jalan yang beradab untuk melawannya.
Dalam kaitan inilah seruan Syekh Salman al-Oudah (Saudi), yang sangat
dihormati bin Ladin menjadi sangat penting. Kita kutip: "Saudara
Usamah, sudah berapa banyak darah yang tertumpah? Berapa banyak mereka
yang tak berdosa di kalangan anak-anak, orang tua, si lemah, dan
perempuan yang terbunuh dan telah kehilangan rumah atas nama
Alqaidah?" (Lih kolom Christopher Dickey dan Owen Matthews, The New
Face of Islam dalam NewsweekOnline edisi 9 Juni 2008).

Sarjana lain adalah Sayyid Imam al-Sharif (Mesir--yang sekarang masih
dalam penjara) telah pula mengkritik keras perbuatan Alqaidah yang
jauh menyimpang dari syariah: "Ada pihak yang telah membunuh ratusan
manusia, termasuk perempuan dan anak-anak, Muslim dan non-Muslim atas
nama jihad." Semua perbuatan itu, kata Sharif, tidak dapat diterima di
mata Allah (Ibid). Sebagaimana yang saya tulis dalam Resonansi sebelum
ini, kita berharap bahwa dunia akan semakin bebas dari teror. Teror
negara yang dilawan oleh teror kelompok dan perorangan akan semakin
berkurang.

Seorang Bush sedang bersiap menghadapi masa depannya yang semakin
dicaci dunia akibat perbuatannya yang telah menghancurkan
bagian-bagian penting peradaban. Berapa banyak kekayaan peradaban
klasik Irak yang telah dicuri selama invasi, kita tidak tahu. Pengaruh
bin Ladin juga sudah semakin menciut akibat tafsiran jihadnya yang
telah membunuh banyak manusia yang tak berdosa. Baik Bush maupun bin
Ladin sama-sama berada dalam kategori fundamentalisme sebagai musuh
dunia beradab. Sayonara fundamentalisme!
(-)



--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke