Satpol PP Terus Berantas Pekat
Sabtu, 26 Juli 2008
Pariaman, Singgalang
Minuman keras tidak hanya sekadar dapat merusak kesehatan masyarakat,
tapi juga telah menjadi salah satu penyebab terjadinya peningkatan
kasus tindak kriminalitas pada suatu daerah. Sebab itu, peredaran
minuman keras atau yang lebih dikenal dengan Miras harus dihentikan.

"Kami dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan terus menggelar
razia dan menindak para pelaku pengedar Miras di daerah ini," kata
Kepala Satpol PP Padang Pariaman, Drs. Aminsardi.

Ketika ditemui Singgalang di Pariaman, Rabu (23/7) lalu, Aminsardi
menyebutkan, selain melalui operasi rutin dua kali seminggu, pihaknya
belakangan sering menggelar operasi khusus ke tempat-tempat yang
dicurigai sebagai penjual Miras. Hasilnya, ribuan botol Miras telah
berhasil disita.

Ribuan botol Miras yang telah disita bersama pihak kepolisian
tersebut, ulas Aminsardi, telah dimusnahkan pada saat peringatan Hari
Anti Narkoba Internasional (HANI) 2008 tingkat Kabupaten Padang
Pariaman, yang dipusatkan di pelataran parkir Pasar Sungai Limau,
belum lama ini.

Demi kepentingan masyarakat dan masa depan Padang Pariaman, Satpol PP
akan terus menindak siapapun yang menjual Miras di daerah ini. "Kami,
Satpol PP dan pihak kepolisian tidak pandang bulu dalam mengambil
tindakan," ulasnya.

Hal senada dikemukakan Kapolres Padang Pariaman AKBP Drs. Arum Priyono
pada Singgalang, beberapa waktu lalu. Menurutnya, kebiasaan masyarakat
menyediakan Miras dalam tiap kali menyelenggarakan perhelatan, harus
ditinggalkan sebab kerap memicu terjadinya tindak kriminalitas.

Arum sempat menyinggung kasus pembunuhan terhadap salah seorang
anggota Polres Padang Pariaman di Lubuk Alung, beberapa bulan lalu.
Dari hasil penyidikan diketahui, ternyata sebelum menghabisi nyawa
korban, para pelaku habis meneguk Miras dalam suatu pesta pernikahan.

Disebutkan, upaya yang akukan dalam memberantas segela bentuk penyakit
masyarakat (Pekat) di daerah ini tidak akan pernah berhasil tanpa
dukungan dari masyarakat. "Sehubungan itu, kami sangat mengharapkan
dukungan dan bantuan dari semua pihak," pinta Aminsardi, sembari
menambahkan, bahwa mereka tidak hanya meraziai Miras, tapi juga
menindak pelaku maksiat. o201

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke