Bung Suryadi, silakan dikirim ka sanak kito ko. Sia lai sanak nan baminat ? 
Isinyo sabana hebat.


Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, 71 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]


--- On Mon, 7/28/08, Ramadhanil pitopang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Ramadhanil pitopang <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: ARTIKEL TUANKU IMAM BONJOL,
To: [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Date: Monday, July 28, 2008, 3:25 PM

Dear Pak Dr. Suryadi di Leiden and Pak Dr. Saafruddin Bahar di jakarta,

Nice to hear about the article on Tuanku Imam Bonjol.
May I have the article?
If so, Could you please to send it separately to me via this e-mail address or
to :

[EMAIL PROTECTED]

Thank you for your kindness,

Best wishes,

Ramadhanil Pitopang
Palu-44 thn. 
Head of Herbarium Celebense
Research Centre for Plant Diversity of Wallacea

Senior Lecturer in Botany at The Department Biology
Faculty Mathematics and Natural Sciences
Tadulako University
Kampus Bumi Tadulako- Palu
INDONESIA.  94118


--- On Sun, 7/27/08, Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: Dr.Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [EMAIL PROTECTED] ARTIKEL TERBARU TENTANG TUANKU IMAM BONJOL.
> To: "Rantau Net" <[email protected]>
> Cc: "Suryadi" <[EMAIL PROTECTED]>, "Basyral
Hamidy HARAHAP" <[EMAIL PROTECTED]>, "Sjamsir
SJARIEF" <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Sunday, July 27, 2008, 9:13 PM
> Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta,
> Saya mendapat amanah dari Bung Suryadi dari Universitas
> Leiden untuk melewakan bahwa sekarang ini ada suatu artikel
> terbaru tentang Tuanku Imam Bonjol -- dalam bahasa Inggeris
> -- yang ditulis oleh Jeffrey Hadler, berjudul " A
> Historiography of Violence and the Secular `State in
> Indonesia: Tuanku Imam Bonjol and the Uses of
> History", dimuat dalam The Journal of Asian Studies
> Vol 67, No. 3 (August) 2008, 971-1010.
>         Bagi para sanak yang berminat, silakan
> menghubungi beliau pada alamat email tersebut di atas.
> Dengan sengaja artikel tersebut tidak dilampirkan, karena
> volumenya lumayan besar: 40 halaman atau 491MB.
>         Saya sudah membaca artikel tersebut secara
> cepat-cepat. Kesimpulan saya: sejalan dengan bahan-bahan
> sejarah tentang Perang Paderi yang kita bahas dalam
> tahun-tahun terakhir ini.
> 
> Wassalam,
> Saafroedin Bahar
> (L, 71 th, Jakarta)
> Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
>       
> 

      



      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke