Bapak Jamaludin dan sanak di lapau,
Saya kira terjemahan Bapak Jamaludin lumayan bagus. Tapi gaya bahasanya gaya 
Bahasa Malaysia.
Sebaiknya artikel Jeffrey Hadler ini diterjemahkan saja dalam kedua 'bahasa' 
itu: terjemahan dalam Bahasa Indonesia dibuat, begitu juga dengan terjemahan 
dalam Bahasa Malaysia. Untuk terjemahan dalam Bahasa Malaysia sila Pak 
Jamaluddin berhubungan dengan Jeffrey Hadler untuk memberitahu dan minta izin 
penulisnya. Saya kirimkan juga email ini kepada Jeffrey yang kini sedang berada 
di Jepang.
Salam hangat,
Suryadi



----- Pesan Asli ----
Dari: jamaludin mohyiddin <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]>
Terkirim: Selasa, 29 Juli, 2008 19:42:35
Topik: Re: Trs: [Fwd: BondjolJASfinal]


Terima kasih mengantar soft copy makalah tersebut. Saya telah membaca isinya. 
Benar apa yang dikatakan oleh Pak Dr. Saafroeddin: bagus untuk bahan bacaan dan 
rujukan ilmiyyah. Tajuk dan abstraknya jelas. Pembuktian ilmiyyah nya bagus 
sekali. Oleh kerna itu saya akan menterjemah sebaik mungkin. Oleh kerana 
penggunakan Bahasa Inggeris nya lumayan tinggi maka terpaksa mengambil masa 
sedikit. Saya mencuba sebulan  sedapat mungkin. Sekiranya ada usaha terjemahan 
oleh pehak lain elok juga di selaraskan supaya tidak bertupang tindih. 

Saya mulakan dengan tajuk dan abstraknya. dan saya lampirkan bersama.


Satu Bahan Penulisan Sejarah tentang Kekerasan dan Negara Sekuler Indonesia : 
Tuanku Imam Bondjol dan Penggunaan Sejarah.
 
Abstract
 
This essay is a revisionist history of the Padri War and the place of Tuanku 
Imam Bondjol in the intellectual history of the Minangkabau people of West 
Sumatra , of the Dutch colonial state, and of Indonesian nationalism. The 
Tuanku Imam is an official “national hero” from the early nineteenth century, a 
putative Wahhabi, and leader of the Padri War, the first Muslim-against-Muslim 
jihad in Southeast Asia . The essay examines the Tuanku Imam in contemporary 
sources and then his construction as a serviceable trope of controlled Islam, 
Minangkabau patriotism, or Indonesian nationalism by successive states. Using 
memoirs by the Tuanku Imam and his son, Sutan Caniago, the essay analyzes the 
Tuanku Imam’s renunciation of Wahhabism in the face of matrifocal opposition 
and the interplay of three connected texts that serve to secularize the story 
of the Padri War 
 
Abstrak
 
Makalah ini adalah satu usaha penulisan semula sejarah Perang Padri dan 
kedudukan Tuanku Imam Bondjol dalam sejarah intelektual masyarakat Minang 
Sumatra Barat, sehubungan dengan pemerentahan kolonial Belanda, dan faham 
nasionalisme Indonesia. Tuanku Imam adalah ‘pahlawan negara’ yang bertaraf 
resmi semenjak awal abad ke sembilan belas, saorang yang dianggap pengikut 
aliran Wahhabiyyah, dan saorang pemimpin Perang Padri, serta yang pertama 
melancarkan jihad sesama Muslim di Asia Tenggara. Makalah ini memereksa Tuanku 
Imam menurut dari kacamata sumber sumber semasa dan kemudian memereksa 
penggunaan pengolahan beliau itu sebagai usaha yang telah bertahan lama dalam 
mengambarkan ide Islam yang mengekang, patriotisme Minangkabau, atau penterapan 
nasionalisme Indonesia di setiap tahap. Dengan mengunakan riwayat hidup Tuanku 
Imam dan anaknya, Sutan Caniago, makalah ini menganalisa penolakan Tuanku Imam 
terhadap faham Wahhabiyyahketika berhadapan dengan
 bantahan matrifokal tempatan dan pengaruh salingan antara tiga teks yang 
berhubung kait yang digunakan untuk mengsekularkan cerita Perang Padri.   
Saya idzinkan terjemahan tajuk dan abstrak ini di postingkan ke RN untuk 
tatapan para Dunsanak kita.

Terima kasih   

--- On Mon, 7/28/08, Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Lies Suryadi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Trs: [Fwd: BondjolJASfinal]
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Monday, July 28, 2008, 2:59 PM


Bapak Jamaluddin yang baik,
Terlampir artikel Jeffrey Hadler tentang Tuanku Imam Bonjol. Semoga bermanfaat.
 
Wassalam,
Suryadi

________________________________
Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain! 



      
___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke