Assalamualikum wr wb
 
Mengingat banyaknya adik-adik yang membutuhkan beasiswa untuk meneruskan
ke PTN, terutama bagi yang tidak mampu. Apakah ada Sanak terutama yang
berdomisili di Sumbar untuk menjadi Koordinator Relawan Pengumpul Dana
dari Donasi RantauNet yang berniat membantu adik-adik yang menljutkan ke
PTN ini tapi tidak cukup biaya. Tentu sekaligus memantau profile dari
Adik-adik yang akan dibantu ini
 
Kita kerjakan bersama apa yang bisa,  mungkin dana yang katanya 'ada' di
rantaunet ini dapat juga disumbangkan sedikit ke adik-adik yang
membutuhkan itu..
 
Wassalam
Dedi Yusmen
 
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of anggun gunawan
Sent: Tuesday, August 05, 2008 5:45 AM
To: [email protected]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Lulusan SMA yang cerdas ditelantarkan, pegawai tua
di sekolahkan...
 

Assalamu'alaikum Bapak, Ibu, Uda, Uni dan dunsanak di palanta.

setelah beberapa waktu yang lalu kita dimiriskan oleh konidisi anak2 sma
sumbar yang berprestasi menembus perguruan tinggi negeri favorit  lwat
pmdk dari keluarga tidak mampu karena tak sanggup membayar uang kuliah
(yang sekarang gila-gilaan), sekarang setelah pengumuman snmptm
(spmb/umptn/sipenmaru) keluar kasus ini kembali terjadi. 

masyarakat seakan enggan untuk menggurus beasiswa kepada pemda karena
pengalaman mengatakan betapa sulitnya birokrasi yang mesti ditempuh
untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

di sisi lain, kita menemukan kasus beasiswa pasca sarjana diumbar-umbar.
kalau untuk akademisi saya pikir sah-sah saja. tapi kalau untuk pegawai
yang sudah di atas 40-an agaknya perlu juga dipertimbangkan. hal ini
terkait dengan efektivitas dan persoalan biaya yang lumayan besar yang
mesti dikeluarkan.

pemda baru tersengat ketika berita2 seperti ini diekspos oleh surat
kabar? aneh....

saya pikir ini adalah domain yang baik untuk uda indra j piliang yang
akan maju sebagai anggota pada pemilu 2009 esok. setelah launching di
paramadina, baiknya uda indra langsung bergerak untuk memecahkan
persoalan ini. apalagi beliau seorang akademisi yang mengerti arti
penting pendidikan bagi anak bangsa.

mungkin uda-uda nan alah punya kemapanan di segi finansial bisa
mengangkat adiak2 awak ko sebagai anak asuh sampai mereka lulus. 

batanyo pulo awak ciek ka apak2 dan ibu2 nan aktif di gebu minang,
apakah uang di dami bisa digunakan untuak hal2 yang seperti iko???

sakian dulu dari awak
==========================
Silvia Lulus SMNPTN, tapi Tak Punya Uang 

Selasa, 05 Agustus 2008 

Laporan Yuke
 Image
<http://www.hariansinggalang.co.id/images/stories/demo/other/silvi.jpg>
PADANG- Bahagaia tak terkira, itulah yang dirasakan Silvia Ardiela, 18
tahun ketika melihat hasil pengumuman SMNPTN pada Jumat (1/8) lalu.
Karena nomor ujiannya tertera di suratkabar, sebagai bukti kelulusannya
sebagai mahasiswi jurusan Hukum Internasional Universitas Andalas
Padang.
Tapi kebahagiaan yang ia rasakan saat itu sirna seketika, karena ia tahu
persis orangtuanya tidak akan bisa membiaya pendidikannya ke perguruan
tinggi. Sebab biayanya mencapai jutaan rupiah, sedangkan ayahnya hanya
seorang buruh yang mendapatkan berpenghasilan cukup untuk makan
sehari-hari setiap bulannya.
Sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumahtangga, yang tidak bisa berbuat
banyak untuk menambah biaya pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.
Tapi sejak Silvi dinyatakan lulus di jurusan Hukum Internasional Unand,
sang ibu mulai membanting tulang dengan ikut bersama bibinya, menjadi
tukang cuci pakaian orang di sekitar tempat tinggalnya.
"Bekerja di rumah orang hanya sesekali saja dilakukan ibu, itupun kalau
bibi (adik ibu-red) butuh tenaga ibu. Karena bibi tidak sanggup
mengerjakan pekerjaannya seorang diri," kata Silvi di Padang, Minggu
(3/8).
Dikatakannya, berbagai usaha dilakukan ayah dan ibunya agar bisa
mengecap pendidikan di perguruan tinggi. Tapi hingga kemarin dana yang
bisa dikumpulkan hanya Rp700 ribu saja, sedangkan biaya yang dibutuhkan
sebesar Rp2.670.000. 
"Daftar ulang terakhir tanggal 11 besok, kalau tidak ada juga mungkin
saya tidak akan kuliah. Sia-sialah perjuangan saya lulus di jurusan HI.
Kuliah di PTS tidak mungkin, karena biaya masuknya akan lebih mahal
dibanding PTN," sebut putri sulung dari pasangan Asri Ardi dan Yarmis
itu.
Sebagai anak tertua, Silvi sangat ingin melanjutkan pendidikannya di
bangku kuliah. Sebab mencari pekerjaan zaman sekarang ini, sangat sulit
jika tidak tidak punya keterampilan dan skill yang tinggi. 
"Kalau Tuhan mengizinkan, pasti ada jalan untuk saya ke perguruan
tinggi. Kalau jalan itu tidak terlihat saya tidak bisa berbuat apa-apa.
Saat ini saya hanya menunggu sebuah keajaiban dan kekuasaan Tuhan,"
sebut gadis asal Rawang Ketaping Kelurahan Pasar Ambacang Kecamatan
Kuranji Padang itu.
Silvi, adalah jebolan SMAN 10 Padang, selama mengecap pendidikan di
salah satu sekolah favorit itu ia selalu masuk 20 besar. Sedangkan
ketika duduk di bangku kelas tiga di jurusan IPS, ia mampu menempati 10
besar di kelasnya.
Berbekal percaya diri dan tekad tinggi untuk masuk ke PTN, ia mencoba
peruntungan melalui SMNPTN. Berkat usaha dan kerja kerasnya, Silvi
berhasil lulus di jurusan HI Unand dengan nomor ujian 158545.3081401138.
Ketika melihat hasil kelulusan itu, ia bermimpi akan duduk sebagai
mahasiswi Unand. Tapi semua itu menjadi sirna karena ketiadaan biaya.
Silvi membutuhkan bantuan dermawan, agar mimpinya itu berubah menjadi
sebuah kenyataan. *
 
  _____  

Cari
<http://sg.rd.yahoo.com/id/search/ads/mail/signature/*http:/id.search.ya
hoo.com/search?p=%22ramalan+bintang%22&cs=bz&fr=fp-top>  tahu ramalan
bintang kamu - Yahoo! Indonesia Search

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke