Assalamualaikum wr. wb.,

Kalau kita melakukan pendekatan dengan menggunakan teori2nya Einstein,
sepertinya semuanya menjadi ilmiah. Ada 3 teori Einstein (saya dapat
waktu masih SMA) yang sangat berkesan untuk saya, ada rumus/
persamaannya juga, yang kalau tidak salah mengatakan bahwa :

1. Sebuah batang sepanjang 1 meter, kalau digerakkan mendekati
kecepatan cahaya, panjangnya akan berkurang. Dan akan menjadi 0 (nol)
meter kalau dia bergerak sama dengan kecepatan cahaya.

2. Kalau kita bergerak mendekati kecepatan cahaya, maka waktu akan
memendek. Dan waktu tidak akan berjalan kalau kita bergerak sama
dengan kecepatan cahaya. Di majalah Mekatronika (dulu) saya sempat
baca bahwa NASA telah membuktikan hal ini, dengan men-set/memasang 2
buah jam atom, yang 1 buah diletakkan di bumi dan yang 1 lagi
ditempatkan di satelit yang mengorbit bumi. Setelah beberapa tahun,
jam yang di oribit bumi menunjukkan angka yang lebih lambat. Cerita/
kesaksian dari yang sempat hilang dan muncul kembali di Bermuda
Triangle (saya tidak tahu apakah ini fakta atau hanya ilustrasi),
mengatakan semua jam yang ada dipesawat tersebut terlambat dari waktu
yang seharusnya.

3. Sebuah materi yang digerakkan sama dengan kecepatan cahaya akan
mempunyai momentum yang tidak berhingga.

Dari sisi science, poin 1 dan 2 sepertinya menjadi inspirasi untuk
alat transportasi di film2 science fiction seperti Start Trek, Time
Tunnel, Back to the Future, Contact, dll. Orang digerakkan dulu
menyamai kecepatan cahaya, kembali ke unsur dasar, dipindah, dan
kecepatannya diturunkan kembali.

Disisi lain, dikatakan bahwa malaikat terbuat dari cahaya (bouraq juga
dari cahaya). Mengacu kepada poin 2 diatas, kalau mereka bergerak sama
dengan kecepatan cahaya, "disana", waktu sama sekali "tidak bergerak".
Dari sini, jadi kepikiran kalau "alam" Allah SWT tersebut adalah alam
yang berada di "tempat" yang bergerak sama dengan kecepatan cahaya -
dimana waktu sama sekali tidak bergerak - awal dan akhir zaman
(menurut hitungan/persepsi waktu kita di bumi) sebenarnya ada di
tempat yang sama. Kalau logika ini bisa diterima, menjadi logis kalau
pada saat peristiwa Isra' Mi'raj, Nabi Muhammad bisa bersilaturahmi
dengan seluruh nabi/rasul terdahulu, dan bisa melihat dari awal sampai
akhir zaman, seperti apa surga dan neraka nantinya.

Pada saat Nabi Musa S.A. berkeinginan untuk melihat "wajah" Tuhan,
Tuhan berkata bahwa gunung karang (penggambaran untuk benda massive/
besar/keras) niscaya akan hancur lebur. Kalau mengacu kepada poin 3,
jangankan Allah SWT, seekor semut yang bergerak sama dengan kecepatan
cahaya saja, bumi pun akan bolong dari satu sisi ke sisi lainnya,
masuk di jakarta dan keluar lagi di new york.

Binatang seperti anjing dan banyak binatang lainnya diberikan indra
penciuman yang sangat sensitif sehingga bisa mengidentifikasi dan
mengikuti bau. Kelelawar dan banyak binatang lainnya diberikan
kemampuan untuk memancarkan gelombang dan lalu menangkap kembali
gelombang yang dipantulkan tersebut (radar). Binatang lain diberikan
indra penglihatan atau pendengaran yang sangat sensitif.

Dikatakan bahwa otak kita mempunyai kemampuan untuk menangkap berbagai
macam gelombang. Cahaya juga berupa gelombang. Disekitar kita ada
orang2 tertentu yang katanya bisa melihat masa lalu atau masa depan.
Mungkin kita menamakan mereka dukun, atau yang lebih halusnya para
normal. Teradang saya kepikiran kalau orang2 ini mungkin diberikan
kemampuan untuk bisa menangkap gelombang yang mendekati kecepatan
cahaya, sehingga sedikit2 mendapat bocoran (speleteran) dari alam
kecepatan cahaya tersebut. Syirik, gaib, entahlah... Wala hu alam...

Salam.. Defnil.


On 8 Agu, 09:11, Ramadhanil pitopang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamualaikum Wr. Wb,
>
> Menarik menyimak apa yang disajikan disini tantang kecepatan terbang malaikat 
> secara ilmiah (sains). Memang benar bahwa ISLAM ITU SANGATLAH ILMIAH DAN 
> AMALIAH ( Al Islammu ilmiyun wa amaliun) dan Islam itu tiada yang dapat 
> menandinginya.
>
> Tapi apakah diantara kita pernah membuktikan bahwa Israk Mikraj itu juga 
> sangat ilmiah. Perjalanan Rasulullah dari Masjidil haram ke masjidil Aqsa dan 
> mikraj ke Sidratul Muntaha serta ke Arasy (tempat bermukimnya Allah SWT) yang 
> jaraknya tidak bisa di hitung dengan satuan metrik (km, mil dll) juga 
> sangatlah ilmiah.
>
> Ilmu pengetahuan Eksakta (imu Pasti dan Ilmu Alam) + dukungan ayat-ayat suci 
> alquran menjawabnya bisa.
>
> dalam hukum fisika mekanika terdapat rumus :
>
> Jarak = Kecepatan X waktu
>
> S = V X t dimana S adalah jarak, V (velocity = kecepatan, dan t = waktu)
>
> Kalau dalam Israk Mikraj:
>
> S = Tidak terhingga,
> Kecepatan = belum diketahui
> t (waktu) = 6 jam (Hasil perhitungan kasar, karena rasulullah berangkat 
> sehabis Isya dan tiba kembali sebelum Subuh.
> Jadi :
>
> Tidak bertingga = Kecepatan X 6
>
> Kecepatan = Tidak terhingga / 6, ............maka setiap bilangan yang tidak 
> terhingga / bilangan berapapun nilainya,
> maka hasilnya adalah TAK TERHINGGA
>
> Tentunya dalam isra-mikraj Rasulullah berangkat menggunakan alat yang 
> kecepatannya TIDAK TERHINGGA, yang dalam alqur'an disebut sebagai Bouraq 
> (kilat), yang tidak lain adalah NURUN ALAN NUURIN (Q.S. An Nur 35) :
> ..........Nurrun alanurin yahdilllahu linurihi mayasya'u (Cahaya diatas 
> cahaya dan Allah memberikan sebagian cahayanya  kepada orang yang dikehendaki.
>
> ALAT yang tidak terhingga ini , hanyalah milik ALLAH SWT, tidak ada satupun 
> manusia bagaimanapun hebatnya (Professor, DR, alumni luar negeri dari mana 
> sekalipun) TIDAK MEMPUNYAI mempunyai alat yang TIdak berhingga tersebut.
>
> hanya orang-oarang yang dikehendakinya yaitu Rasulullah SWT dan 
> hamba-hambanya yang Sholeh (Para ulama pewaris nabi, aulia Mursyida) yang 
> memiliki Nur Illahi.
>
> Kesimpulan:
> Rasulullah untuk menemui Allah SWT di Arasy sana memerlukan unsur yang Tidak 
> terhingga sehingga bisa sampai kehadirat Allah SWT.
> Dalam perjalanan ini Beliau juga didampingi oleh Malaikat Jibril sebagai 
> pembimbingnya.
> Tentunya dalam bermunajad kepada Allah SWT diperlukan UNSUR yang tidak 
> terhingga ini supaya seluruh amal ibadah kita langsung diterima disisinya. 
> Dan carilah unsur yang tidak terhingga tersebut selama masih di dunia, 
> seperti dijelaskan dalam Alquran :
>
> Yaa aiyuhaladzina amanu taqullaha wabtaghu ilaihi wasillata........ dst (Al 
> Maidah 35)
> hai orang-oarang yang beriman carilah Wasilah dan berpegang teguhnya disitu, 
> niscaya enkau akan menemui kemenangan.
>
> Wassalamualaikum Wr.Wb.
>
> Dr. Ramadhanil Pitopang
> Palu-46 tahun.
>
>  karena urusan akhirat harus diselesaikan di dunia
>
> --- On Wed, 8/6/08, Arnoldison <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> > From: Arnoldison <[EMAIL PROTECTED]>
> > Subject: [EMAIL PROTECTED] Menghitung kecepatan terbang malaikat dan jibril
> > To: [email protected]
> > Date: Wednesday, August 6, 2008, 6:08 PM
> > MENGHITUNG KECEPATAN TERBANG MALAIKAT DAN JIBRIL
>
> > Oct 10, '07 9:55 PM
> > for everyone
>
> > Ahli  Fisika  dari  Mesir  bernama DR. Mansour Hassab El
> > Naby berhasil
> > membuktikan  berdasarkan petunjuk Al Qur an (QS As
> > Sajdah:5) kecepatan
> > cahaya dapat dihitung dengan tepat sama dengan hasil
> > pengukuran secara
> > ilmu  fisika  modern  (A  New  Astronomical  Quranic
> > Method  for  The
> > Determination        of        The       Greatest      
> > Speed       C,
> >http://www.islamicity.org/Science/960703A.HTM).
>
> > Berdasarkan  QS  As  Sajdah ayat 5: Dia mengatur urusan
> > dari langit ke
> > bumi,  kemudian  (urusan)  itu  naik  kepadaNya  dalam
> > satu hari yang
> > kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu[1190]
>
> > Secara  jelas  ayat tersebut memakai perbandingan bahwa
> > satu hari sama
> > dengan  1.000  tahun,  dihitung  dengan  cermat  ternyata
> > sama dengan
> > kecepatan  cahaya.  Pertanyaannya  kemudian,  petunjuk ayat
> > ini apakah
> > sebagai  penjelas atas petunjuk ayat dalam Al Qur an yang
> > lain? Apakah
> > kecepatan cahaya merupakan yang paling cepat di jagad raya
> > ini seperti
> > dugaan manusia sekarang berdasarkan ilmu fisika modern?
>
> > Dari  beberapa  ayat  di  dalam  Al  Qur an  disebutan
> > bahwa malaikat
> > mempunyai  kecepatan  terbang  yang  sangat cepat. Seperti
> > dalam QS An
> > NaaziŽaat ayat 3-4
>
> > 3. dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan
> > cepat
> > 4. dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang
>
> > Juga  pada  QS  Al Mursalat ayat 1-2 dijelaskan bahwa
> > malaikat terbang
> > dengan kencang atau cepat:
>
> > 1.  Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa
> > kebaikan,
> > 2.  dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya
> > [1537],
>
> > Bagaimana  malaikat  terbang?  Malaikat  dapat terbang
> > karena memiliki
> > sayap,  ada  yang  mempunyai  2,  3  atau  4 sayap.
> > Disebutkan pada QS
> > Faathir ayat 1:
>
> > Segala  puji  bagi  Allah  Pencipta  langit  dan bumi, Yang
> > menjadikan
> > malaikat  sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai
> > macam urusan)
> > yang  mempunyai  sayap,  masing-masing (ada yang) dua, tiga
> > dan empat.
> > Allah   menambahkan   pada   ciptaan-Nya   apa  yang
> > dikehendaki-Nya.
> > Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
>
> > Dari  penjelasan  tersebut  dapat lebih jelas bahwa yang
> > mampu terbang
> > dengan  kecepatan  tinggi  adalah malaikat. Seberapa cepat
> > terbangnya?
> > Apakah sama dengan kecepatan cahaya atau berapa kalinya?
> > Dalam QS Al M
> > aŽaarij ayat 4 secara jelas disebutkan:
>
> > Malaikat-malaikat  dan  Jibril  naik  (menghadap)  kepada
> > Tuhan dalam
> > sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.[1510]
>
> > Petunjuk dalam ayat tersebut sangat jelas bahwa
> > perbandingan kecepatan
> > terbang   malaikat   adalah   dalam   sehari  kadarnya
> > 50.000  tahun.
> > Berdasarkan  metode  penghitungan yang dilakukan DR.
> > Mansour Hassab El
> > Naby  seperti  dalam  tulisannya  bahwa  untuk satu hari
> > yang berkadar
> > 1.000  tahun  sama  dengan  kecepatan  cahaya (299.792,4989
> > km/detik).
> > Berdasar rumus-rumus dan cara yang sama untuk perbandingan
> > sehari sama
> > dengan  50.000  tahun dapat diperoleh hasil perhitungan
> > sama dengan 50
> > kali kecepatan cahaya (14.989.624,9442 km/detik).
> > Kesimpulannya adalah
> > berdasarkan  informasi dari Al Qur an dapat dihitung
> > kecepatan terbang
> > malaikat dan Jibril yaitu 50 kali kecepatan cahaya! Masya
> > Allah!
>
> > Sampai  saat  ini pengetahuan manusia belum menemukan
> > sesuatu pun yang
> > mempunyai kecepatan melebihi kecepatan cahaya. Berdasarkan
> > petunjuk Al
> > Qur an  sangat  jelas  disebutkan  bahwa malaikat dan
> > Jibril mempunyai
> > kemampuan   terbang  50  kali  kecepatan  cahaya.  Hal
> > tersebut  bisa
> > dimaklumi karena penciptaan malaikat berasal dari unsur
> > cahaya (nuur).
> > Suatu  saat diharapkan ilmuwan muslim dapat meneliti
> > petunjuk tersebut
> > dan  menjadi  penemu  yang  selangkah lebih maju karena
> > berdasarkan Al
> > Qur an,  kitab  suci  yang  merupakan  satu-satunya  kitab
> > yang eksak,
> > berisi kepastian karena merupakan Firman Allah SWT.
>
> > Maha benar Allah dengan segala Firman-Nya.
>
> > Sragen, 28 Ramadhan 1428 H
>
> > L.Farid
>
> > Catatan kaki:                                              
>
> > [1190]. Maksud urusan itu naik kepadaNya ialah beritanya
> > yang dibawa oleh malaikat. Ayat ini suatu tamsil bagi
> > kebesaran Allah dan keagunganNya.
> > [1537]. Maksudnya: terbang untuk melaksanakan perintah
> > Tuhannya.
> > [1510]. Maksudnya: malaikat-malaikat dan Jibril jika
> > menghadap Tuhan memakan waktu satu hari. Apabila dilakukan
> > oleh manusia, memakan waktu limapuluh ribu tahun.
>
> > Referensi:
>
> > Al Quran Digital,
> >http://www.alquran-digital.com
>
> > Elnaby,  M.H.,  1990,  A  New  Astronomical  Quranic
> > Method  for  The
> > Determination        of        The       Greatest      
> > Speed       C,
> >http://www.islamicity.org/Science/960703A.HTM
>
> > NB:  Untuk  memahami  metode  penghitungan DR. Mansour
> > Hassab El Naby,
> > terlampir  file  presentasi  (ppt)  dalam  bahasa
> > Indonesia. Silahkan
> > download dengan klik: Kecepatan Cahaya Menurut Al
> > Qur_an.ppt
>
> >http://elfarid.multiply.com/journal/item/276
>
> > --
> > Best regards,
> >  Arnoldison                        
> > mailto:[EMAIL PROTECTED] Sembunyikan teks kutipan -
>
> - Tampilkan teks kutipan -
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke