sanak indra, yg menjadi subtansi dari email saya adalah, saat sanak mengatakan 
saya tidak pilih ini krn itu, tp pada kenyataan tempat pilihan sanak sendiri 
kurang lebih sama. jadi bukan perkara artis atau orbais. kasarnya nih, sanak 
bilang tidak suka makanan yang bercabe tapi kalau rujak suka, lah emangnya 
dirujak indak balado.

Saat sanak menjawab pertanyaan padangkini.com bhw sanak tidak piliha PKS dan 
PPP karena tidak cocok itu sudah jawaban diplomatis, tapi ketika sanak 
menambahkan bumbun PPP kan orbais juga, penjelasannya malah jadinya aneh. pun 
demikian dengan caleg artis, nurul arifin kalau head to headnya dengan wanda 
hamidah, kalau Andrian Maulana mungkin head to headnya dengan baim wong.

Kata Agun Gunandjar Sudarsa (komisi II PG) bahwa "pemilihan umum yang dilakukan 
partai politik itu ibarat persoalan matematika. "Hitung-hitung dukungan suara," 
katanya, ia  teruskan partai tidak perlu alergi dengan artis ataupun 
purnawiran. 

Soal perbedaan pendapat, jangankan dengan yg beda rumah dengan yg serumah aja 
acok bacaka tapi kalau tibo di rumah makan galak badarai nan tadanga jo aroma 
jariang balado.

Dibawah ini posting, ttg pembekalan caleg, hal ini juga pasti dilakukan oleh 
semua parpol, mereka tidak serta merta menurunkan pasukannya tanpa ada parasut 
dan perlengkapan yg memadai. 

Bisa jadi nih, pasca pelatihan tsb, artis2 yg sanak cibirkan itu malah mampu 
memberikan yg lebih dari perkiraan sanak, jadi inget cerita laskar pelangi yg 
dicibirkan oleh anak2 sekolah PN Timah.


Kamis, 07/08/2008 00:35 WIB
PAN Siapkan Doktor Bidang Politik Untuk Latih Caleg Artis
Rachmadin Ismail - detikNews


 Jakarta - Kemampuan para artis di panggung politik masih diragukan publik. 
Partai Amanat Nasional (PAN) pun siap melatih caleg-caleg artisnya dengan 
mendatangkan doktor-doktor dalam bidang politik.

"Kita sudah menunjuk doktor-doktor dalam bidang politik untuk melatih mereka," 
ujar Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir usai menghadiri acara Silaturahmi FBSA 
dengan Pengusaha Nasional di Hotel Shangri-La, Jl.Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu 
(6/08/08).

Soetrisno Bachir yang sering disebut SB ini menjelaskan quota caleg untuk artis 
sebanyak 5%. "Kita mengharapkan 5% (artis), dari 500 formulir yang sudah 
diambil," jelas pengusaha ini.

Menurut SB, PAN memberikan kesempatan yang sama dengan kalangan lain. Sistem 
pemilihan nomor urut caleg yang berdasarkan suara terbanyak menurutnya juga 
diminati artis-artis.

"karena mereka sudah populer, jadinya tidak sulit untuk memperoleh suara," 
pungkas SB.

(mad/rdf) 

http://www.detiknews.com/read/2008/08/07/003554/984238/10/pan-siapkan-doktor-bidang-politik-untuk-latih-caleg-artis

--- On Fri, 8/8/08, Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [EMAIL PROTECTED] Re: Indra Jaya Piliang: Perahu Pengamat Sudah Saya 
Bakar
To: [email protected]
Date: Friday, August 8, 2008, 8:40 PM




 
 

 

 

 







Saya tidak perlu jawab setiap pertanyaan
di milis ini. Saya sebetulnya terganggu dengan pertanyaan-pertanyaan model tu. 
Saya
menjawab, karena menghormati Padangkini.com. Sebagai contoh, dalam acara
peluncuran buku Es Ito, Wulan Guritno terlihat tidak menguasai apapun yang dia 
katakana.
Kini? Wulan menjadi caleg PAN. Konsep
demokrasi itu memang setiap orang punya hak yang sama. Tetapi jangan lupa,
harus ada standar kompetensi yang jelas. Partai Golkar dalam hal ini memajukan
artis-artis yang berpendidikan tinggi. Nurul sudah lulus S-2, aktivis HIV, dan
mendapatkan banyak pelatihan kepemimpinan. Begitu juga dengan Tantowi Yahya dan
Jeremy Thomas. Bukan sembarang merekrut artis jadi caleg.  

   

Kualifikasi sebagai
anggota legislatif itu yang penting. Bukan hanya bagaimana bisa menang. Golkar
termasuk yang paling konsisten dalam memajukan para kadernya untuk maju dalam
pilkada, sekalipun kekalahan demi kekalahan yang didulang. Bukan Golkar tidak
mampu mengusung tokoh populer. Sangat mampu. Tetapi pengalaman berpemerintahan,
mengelola pemerintahan, tidak sama dengan popularitas semata. Kalau artis hadir
dalam kampanye, mereka itu kan bekerja secara profesional. Mendapatkan upah,
dllnya. Menyemarakkan demokrasi. Jadi beda secara substantif dengan artis yang
dijadikan sebagai caleg. 

   

Adrian Maulana dimajukan
sebagai caleg PAN di Sumbar II. Apa yang dia katakan di acara Empat Mata? 
KABUPATEN
Bukittinggi, bla-bla. Ini adalah sebuah bentuk dari bagaimana pengetahuan
menjadi penting bagi seorang caleg.  

   

Diakui atau tidak,
kabinet pembangunan III dan IV telah memberikan kemakmuran yang baik bagi
Sumbar. Kala itu, banyak urang rantau kembali ke ranah, menjadi
pemimpin-pemimpin yang genuine, lalu masuk kabinet. Ini model Orbais yang baik.
Kalau model Orbais yang buruk adalah bagaimana dengan mudah hutan-hutan di
Mentawai dirusak habis oleh perusahaan-perusahaan dari Jakarta, termasuk
kerjasamanya dengan perusahaan-perusahaan lokal.  

   

Ambo tidak perlu bermanis
kata untuk setiap posting di sini. Itu bukan ambo. Silakan dukung ambo, kalau
ambo memang bisa dipercayai. Kalau tidak, silakan dukung Adrian Maulana, mamak
ambo Refrizal, dllnyo itu.  

   

Tapi perlu ambo
sampaikan, ambo begitu menghormati Michel El Qudsi, caleg PAN di Sumbar I. Inyo
uda ambo. Kalau ambo kampanye di Sumbar, ambo mamakai oto inyo. Ambopun bisa
mamakai oto Refrizal. Oto nan ambo bao, silakan juo dipakai oleh uda Michel
atau Mak Refrizal. Jadi, tidak ada masalah dengan pertemanan, persahabatan,
kekeluargaan. Tapi kalau harus berpedas kata dalam politik, saling serang
dengan data yang akurat, bukankah itu yang diajarkan Agus Salim, Hatta, Natsir,
etc?  

   

Ambo pasti mengkritik
Golkar, kader-kader Golkar, kalau mereka menyelewengkan kekuasaan.  

   

ijp 






      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke