Sabtu, 02 Agustus 2008,
http://www.padangekspres.co.id/content/view/14236/100/Padang, Padek-- Krisis tokoh masih menjadi persoalan krusial yang belum terselesaikan sampai saat ini, terutama pada partai politik (parpol). Hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Indonesia (LSI) kemarin membuktikan, top of mind (pilihan yang ada dalam pikiran pemilih) atas pertanyaan siapa yang akan dipilih sebagai anggota DPR RI jika pemilu dilaksanakan sekarang, jawabannya masih memunculkan muka-muka lama. Dalam survei yang dilakukan terhadap 820 responden menggunakan metoda multistage random sampling dan tingkat kesalahan (margin of error) sebesar +/- 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, pada urutan pertama disebutkan masyarakat adalah Jeffrie Geovanie dengan jumlah responden sebesar 7,9 persen. Selanjutnya, M Azwir Dainy Tara (4,8 persen), Irwan Prayitno (3,3 persen), Djufri (1,6 persen) dan Leonardy Harmainy (1 persen). Nama-nama beken lainnya seperti M Ichlas El Qudsi, Afrizal, Is Anwar Rajo Perak, Basril Taher, Nudirman Munir, Epyardi Asda, DP Dt Labuan, Asman Abnur, Asli Chaidir, Asril Das. Juga, empat nama lain yang kini dipercaya menjadi anggota DPD RI dari daerah pemilihan Sumbar. Namun nama-nama terakhir ini tingkat keterpilihannya hanya berkisar antara 0,9 persen hingga 0,2 persen saja. Kondisi ini jelas Korwil III LSI yang melingkupi Sumbar, Jambi, Riau dan Kepri Edi Indrizal menilai, sejauh ini parpol belum mampu mencetak tokoh baru, termasuk partai-partai yang sudah mengakar di masyarakat. Bahkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sendiri, sosok Irwan Prayitno masih menjadi tokoh sentral di PKS. Setelah itu, Refrizal dan Tifatul Sembiring. Dalam keterangan pers hasil survei terhadap 820 responden yang populasinya tersebar di kabupaten/kota se-Sumbar, Edi Indrizal didampingi analis Departemen Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) Miftah Sabri. Survei ini, tambahnya, menggunakan teknik wawancara melalui tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Kemudian, hasil wawancara tersebut, sebanyak 20 persen responden terpilih (spot check) didatangi kembali secara random (acak), untuk menjamin akurasi jawaban yang telah diberikan pada rentang waktu 25 Mei hingga 4 Juni lalu. Uang Tak Berpengaruh Menariknya hasil survei ini juga memperlihatkan, politik uang tidak mempengaruhi perilaku politik rang Minang, dalam menentukan wakil rakyat yang akan duduk di DPR RI pada Pemilu 2009. "Sebanyak 88,5 persen responden menyatakan pendapatnya, tidak bisa menerima calon (orang) yang memberikan uang atau hadiah tertentu, untuk dipilih menjadi anggota DPR RI dari Sumbar. Sekitar 11,5 persen sisanya, bisa menerimanya sebagai hal yang wajar," dosen Fakultas ISIP Unand ini. Ia menilai, pemilih di Sumbar sudah rasional dalam menentukan pilihan. Kondisi ini juga terlihat dalam sejumlah pilkada di Sumbar, biarpun ada kecenderungan terjadi politik uang oleh calon-calon tertentu, namun tidak begitu berpengaruh terhadap hasil pilkada. Biarpun begitu, 48,7 persen masyarakat tidak aware terhadap pemilu legislatif untuk tahun 2009. Terbukti, mereka mereka tidak mengetahui bahwa anggota DPR RI dari Sumbar akan dipilih dengan cara memilih nama partai dan nama calon sekaligus. Selain itu, walaupun UU telah menjamin keterwakilan perempuan sampai-sampai mengaturnya dengan rincian, di antara tiga calon anggota legislatif (caleg) di suatu daerah pemilihan (Dapil) harus terdapat seorang perempuan, pilihan masyarakat terhadap nama-nama yang akan dipilih (electability) di berbagai parpol yang ada, tidak satu pun terpilih dari kaum hawa. Apabila nama anggota parpol yang kemungkinan akan bertarung memperebutkan 8 kursi di Dapil Sumbar I dan 6 kursi di Dapil Sumbar II disodorkan kepada responden, jelas Edi Indrizal, nama Jeffrie Geovanie tetap berada di urutan teratas (26,1 persen). Selanjutnya diikuti Irwan Prayitno, M Azwir Dainy Tara, Djufri, Leonardy Harmainy, Is Anwar Rajo Perak, yang electability mereka melebihi angka 3 persen. "Ketika 32 nama-nama itu dikerucutkan menjadi 18 nama dan dikerucutkan lagi menjadi 12 nama, urutannya tidak berubah walaupun beberapa orang kandidat potensial tidak diikutsertakan. Hebatnya lagi, kemungkinan pemilih tidak mengubah pilihannya sangat besar sekali (37,7 persen). Hanya 7,9 persen, yang menyatakan sangat besar kemungkinan merubah pilihan," tambah Miftah. Sedangkan alasan memilih calon wakil rakyat itu, pada diurutan teratas ditempati alasan dipandang mampu mengatasi masalah ekonomi (32,3 persen), perhatian pada masyarakat (14,7 persen), alasan jujur (11,6 persen). Hanya sebesar 9,7 persen memilih alasan putra daerah. Alasan lainnya, mampu memberantas korupsi (KKN) dan berjiwa sosial hanya 5,4 dan 5,3 persen. Golkar Dominasi Vote Gatter Untuk caleg yang berpotensi menjadi vote gatter, lebih banyak didominsai kader Partai Golkar. Sedangkan PDI Perjuangan sebagai partai pengusung Gamawan Fauzi bersama PBB di Pilkada Gubernur 2005 lalu, ternyata tidak memiliki tokoh yang mampu meningkatkan dukungan partainya di Sumbar. "Hanya empat tokoh di Sumbar yang berpotensi menjadi vote gatter dengan persentase dukungan di atas 3 persen. Yakni, Jeffrie Geovanie, Irwan Prayitno, Azwir Dainy Tara, Leonardy Harmainy dan Is Anwar Datuak Rajo Perak. Tiga di antaranya berasal dari Partai Golkar, PKS satu orang, dan sisanya PBR," tukas nya. (rdo) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
