Where is home for you man? "Jakarta - Indonesia, " . . . . . . .
Kami sudah 63 tahun merdeka ini lah yang kami pelajari : ada orang tua yang membunuh anaknya ada sumur explorasi menhilangkan kampung semua berlomba uji coba ada siswa yang bunuh diri tak sanggup bayar spp ada orang membakar rumah ibadah ada rakyat yang mudah diadu dalam pemilihan kepala daerah ada keretapi yang tabrakan berkali kali ada masyarakat melakukan cap jempol darah membela partai ada orang gila yang menggangu upacara sakral kemerdekaan ada penjemput penumpang pesawat melewati batas pos Imigrasi ada sekolah yang sudah dapat bantuan masih meminta sumbangan sukarela ada jendral yang bergaji 10 juta, punya mobil 10 ada prajurit yang makan ransum setiap hari ada mantan pejabat tak mau meninggalkan rumah dinas ada pejabat yang mengontrakkan rumahnya dan memilih tinggal dirumah dinas karena listrik gratis ada orang yang punya lebih dari satu kartu penduduk ada orang bisa bikin passport di sema propinsi ada orang dipenjara bisa duduk di cafe ada orang yang dicekal bisa melenggang ke luar negeri ada terdakwa hukuman tembak mati minta didabiah ada pendidikan ilmu pemerintahan tak berguna lagi karena artis menjadi bupati ada politisi menjadi artis untuk berpromosi ada lusinan partai siap berkompetisi hanya cari rezeki ada koruptor yang berubah jadi selebriti ada orang meminjamkan modal usaha 600.000 USD, tanpa agunan dikasi ada orang yang membakar arsip BI untuk menhilangkan barang bukti ada orang menerima gratifikasi mengatakan wajar, sebagai balas budi ada orang membangun rumah tanpa IMB tak terseleksi ada orang yang mengembalikan uang korupsi lalu lepas diri ada orang menjarah rumah dinasnya sampai ke toilet tak diperkarakan ada presiden yang rasa kebangsaannya hanya ada pada saat menjabat, ...kalau tidak lagi menjabat tak muncul di istana negara pada saat hari kemerdekaan emang gua pikirin. ada partai berlomba lomba merekrut artis untuk jual diri ada orang yang mencari kerja dengan tujuan dapat pensiun walau tak bergaji . ada orang kerja dengan target banyak uang masuk, emang dagang... ada partai yang grand opening dan grand closing satu hari ada pesawat yang mendarat dikota yang salah, layang layang kali ada korupsi berjemaah yang dilakukan wakil rakyat. ada wakil rakyat yang belum puas dua kali berbakti walau rakyat sudah sakit gigi. ada lagi yang sudah bau tanah ingin dipilih lagi ada banyak orang berkata sah sah saja, dalam demokrasi rakyat dibodohi kalau saya teruskan ....komputer saya akan berteriak "out of memory"... .... tentu saja sama si Norge itu saya billang "My country is on the move, We are sending all the idiot, stupid bas..rd corupptor into the prison. I wish I can kill them all with my own hand..and suck their blood ..with very very very slow " and see you in west sumtra next year mate... bila harga diri sudah tak ada lagi lebih baik mati..apakah kami sudah sampai disini..rasanya esok adalah fresh brand new day... Jakarta 18 Agustus Zulkarnain Kahar, 49th Welcome to the paradise island of sikuai for business and pleasure if Mauritius is to far from your place --- On Sun, 8/17/08, Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Indra Jaya Piliang <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [EMAIL PROTECTED] Enam Puluh Tiga To: [email protected] Date: Sunday, August 17, 2008, 2:38 PM Enam Puluh Tiga Kami bukanlah Jin Aladin yang datang dari Baghdad, lantas meniup para serdadu Jepang dan Belanda kembali ke negerinya. Kami juga bukan tentara berkuda utusan Gengis Khan yang berlama-lama menelusuri debu menggentarkan seluruh dunia Barat dan Timur. Jangan juga bilang kami Attila yang rela membunuh saudaranya untuk menyebarkan perang dan penaklukan. Kalian salah, apabila memandang kami adalah orang-orang Sparta, lantas setiap orang yang bersemangat baja disebut spartan, yang dengan 300 pasukan menghadapi selaksa kaum barbar dari Timur. Siapa kami? Kalian sudah mencatatnya, tetapi lupa membacanya. Kami bersidang, tidak sampai 70 orang, membuat konstitusi. Kami menghormati setiap kata dan kalimat, sejarah, tradisi dan tak hendak berdiri berdesakan merebut podium. Kami tidak bermobil-beriringan ketika menculik Bung Karno dan Bung Hatta. Kami juga tidak begitu banyak ketika hadir di Jl Pegangsaan 56 yang kalian runtuhkan bangunannya itu. Kami tidak sampai sepuluh orang, ketika mengendap pada kantor berita Jepang, lantas menyiarkan bunyi proklamasi ke seluruh dunia. Siapa kami? Ya, catatan itu, renungan beberapa menit dalam upacara kalian. Kalian sebut kami pahlawan dan negarawan, tetapi kalian hinakan negeri ini. Kalian kunjungi maqam-maqam kami, tetapi kalian undang jaringan wartawan untuk bersaksi. Sudah enam puluh tiga tahun kami ada pada hilir waktu. Sudah enam puluh tiga tahun juga kami terbelenggu. Kalian tidak pernah bebaskan kami oleh mimpi buruk kalian sendiri. Kini, kami hanya meminta: merdekakan kami! Bebaskan kami! Merdeka!!! Jakarta, 18 Agustus 2008. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
