Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta,
Dalam suasana dunia abad ke 21 yang sangat kompetitif ini sungguh senang
rasanya melihat generasi muda yang pintar-pintar. Di bawah ini saya sajikan
berita tentang seorang mahasiswa muda UGM, usia 15 tahun.
Semoga bisa menjadi inspirasi dalam kita mendidik anak cucu di rumah tangga
kita masing-masing.
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [EMAIL PROTECTED]
Detik.com.Kamis, 21/08/2008 04:32 WIB
Noor Afif Mahasiswa Termuda UGM
Bagus Kurniawan - detikNews
Yogyakarta - Pada usia 15 tahun, umumnya remaja masih duduk di bangku SMA.
Namun Noor Afif Mahmudah memang istimewa. Dia diterima di Fakultas Kedokteran
Umum UGM program Penelusuran Bibit Swadana (PBS) pada usia 15 tahun 1 bulan 5
hari.
Gadis yang akrab disapa Afif ini pun menjadi salah satu dari lima mahasiswa
termuda yang diterima masuk Universitas Gajah Mada (UGM) tahun akademik 2008.
Afif, putri bungsu dari pasangan suami istri yang juga berprofesi dokter, yaitu
dr Akmad Mahmudi dan dr Andanuriati. Sejak menempuh pendidikan sekolah dasar
(SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), Afif yang lahir di Yogyakarta, 14 Juli
1993 ini berhasil mengikuti percepatan pembelajaran (akselerasi).
Saat belajar di SD Muhammadiyah Sapen, Afif hanya menempuh pendidikan selama
lima tahun tanpa mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas V. Dari kelas
empat langsung meloncat kelas VI.
Demikian pula saat masuk ke SMP Muhammadiyah Yogyakarta, Afif hanya belajar
selama dua tahun. Dia lulus dengan nilai Ujian Nasional (UN) 28,67. Ketika di
SMAN 3 Yogyakarta, di kelas IPA dia juga bisa lulus cepat dengan nilai ujian
nasional 44,6.
Setelah lulus, dia kemudian mendaftarkan diri ke UGM melalui program PBS dan
diterima di Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter. Dia diterima
di FK UGM setelah lolos tes bakat skolastik.
Saat mengikuti kegiatan orientasi studi atau Pelatihan Pembelajaran Sukses
Mahasiswa Baru (PPSMB) di FK UGM, dia paling muda. Meski demikian, Afif tak
canggung bergabung dengan teman-temannya yang berusia 3-4 tahun lebih tua.
"Teman memanggil atau mahasiswa senior kalau saya dengan sebutan adik. Tapi
kalau teman satu SMA biasa memanggil Afif saja," kata Afif kepada wartawan di
kantor Humas UGM di Gedung Pusat Bulaksumur, Yogyakarta, Rabu (20/8/2008).
Dia mengaku selama mengikuti program percepatan studi, waktu belajarnya biasa
saja seperti murid yang lain. Namun kadangkala mengaku bosan bila terus menerus
belajar semua mata pelajaran yang diajarkan di sekolah.
"Kalau bosan, saya sering baca semua komik untuk menghilangkan stres," kata
Afif.
Menurut dia, mengikuti program akselerasi itu sudah dilakukan sejak SD sehingga
tidak menjadi beban. Kedua orangtuanya juga tidak terlalu memaksakan mengikuti
program itu.
"Orangtua saya juga tidak memaksakan. Tapi memang kakak-kakak saya juga
mengikuti program akselerasi," tutur Afif yang bercita-cita bila lulus
pendidikan dokter akan meneruskan pendidikan S2 di luar negeri itu.
(bgs/fiq)
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---