-----Original Message-----
From: The Indonesian Institute
Sent: 02 September 2008 13:48
Subject: Dialog Aktual malam ini "Koalisi Golkar dan PDI-P" jam 23 wib, di
layar TVRI

*Dialog Aktual "Koalisi Golkar dan PDI-perjuangan"*

*Selasa, 2 September 2008 *, Pkl 23.00 WIB. di layar TVRI**

* *

*Nara Sumber:*

1. Hajriyanto Tohari, Partai Golkar
2. Yasonna Laoly, PDI-perjuangan
3. Benni Inayatullah, The Indonesian Institute

*Host:* Chandra Sugarda

* *

*Golkar dan PDIP menuju Koalisi Kebangsaan Jilid II*

Tentu kita masih ingat pada tahun 2004 lalu ketika Golkar dan PDIP tergabung
dalam sebuah koalisi yang dinamakan koalisi kebangsaan. Namun koalisi ini
bubar ditengah jalan ketika Golkar memutuskan untuk mendukung pemerintahan
SBY-Kalla yang ketika itu di dukung oleh koalisi kerakyatan yang terdiri
dari partai Demokrat, PBB, dan PKS.

Sekarang wacana koalisi antara Golkar dan PDIP kembali muncul. Mengapungnya
wacana koalisi antara PDIP dan Golkar bermula di Silatnas Golkar beberapa
waktu lalu yang juga dihadiri oleh Taufik Kiemas. Wacana koalisi ini kembali
diapungkan oleh elit Golkar dan elite PDIP untuk menyongsong Pemilu 2009.

Sebagai partai yang sama-sama mengambil posisi di tengah (*catch all
party*), tentu saja Golkar dan PDIP mempunyai peluang yang cukup besar untuk
membentuk sebuah koalisi yang permanen. Namun, kesamaan ideologi saja dirasa
tidak cukup apabila koalisi yang dibentuk adalah berlandaskan pragmatisme
atau kepentingan jangka pendek semata. Bisa-bisa wacana koalisi ini hanya
tinggal wacana karena begitu banyak sekali kepentingan masing-masing partai
yang seringkali berbenturan sehingga mengaburkan kerangka koalisi yang ingin
dibentuk.

Di Indonesia yang menganut sistem presidensial dan multipartai, koalisi
merupakan sesuatu yang mutlak diperlukan. Koalisi menjadi pilihan yang
menarik sekaligus membingungkan dalam prakteknya di Indonesia. Meskipun
begitu, usaha koalisi Golkar dan PDIP harus dihargai semangatnya dalam
mencari jalan mewujudkan stabilitas politik yang memang dibutuhkan dalam
sistem presidensial.

Pertanyaan yang muncul adalah;

Bagaimanakah prospek koalisi yang dijajaki oleh Golkar dan PDIP ? Apakah
akan terbentuk koalisi yang permanen atau akankah terulang kisah koalisi
kebangsaan 2004 ?

Faktor apakah yang membuat Golkar dan PDIP kembali tertarik untuk berkoalisi
?

Koalisi bagaimanakah yang paling ideal untuk membentuk pemerintahan yang
stabil ?


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke