Home / Sumatera Bagian Utara /
Transportasi
Sumbar Dapat Tambahan Lima Gerbong KA
Kompas, Rabu, 3 September 2008 | 00:34 WIB
Padang, Kompas - Provinsi Sumatera Barat mendapatkan lima gerbong baru untuk
beroperasi di wilayah ini. Kelima gerbong sedang dalam proses pengiriman dari
pabrik di Surabaya ke Padang dengan menggunakan kapal laut.
Kepala Seksi Operasional dan Pemasaran PT KA Divre II Sumatera Barat, Busrizal,
Selasa (2/9), mengatakan, kelima gerbong baru itu terdiri dari empat gerbong
penumpang kelas ekonomi serta satu gerbong untuk memasak dan meletakkan genset.
”Gerbong itu nantinya akan dioperasikan di Sumatera Barat. Kemungkinan, gerbong
baru akan digunakan untuk jalur Padang-Padang Pariaman atau Padang-Padang
Panjang,” tutur Busrizal.
Gerbong diberangkatkan dari Surabaya hari Selasa kemarin dan diperkirakan
sampai ke Padang tanggal 9 September mendatang. Setelah tiba, gerbong akan
dibawa ke bengkel kereta di Padang sebelum diuji coba berangkat dari Padang ke
Lubuk Alung.
Dalam masa Lebaran nanti, seluruh gerbong tambahan ditargetkan bisa beroperasi.
Rencananya, gerbong baru akan diresmikan beroperasi pertengahan bulan September.
Total penumpang yang bisa dilayani dengan tambahan empat gerbong penumpang itu
mencapai 400 orang. Sejauh ini PT KA Divre II Sumatera Barat mempunyai 11
gerbong penumpang, yang terdiri dari sembilan gerbong kelas ekonomi, satu
gerbong kelas bisnis, dan satu gerbong kelas eksekutif. Busrizal mengatakan,
lokomotif yang tersedia di Sumatera Barat sudah mencukupi.
Sekretaris Jenderal Masyarakat Peduli Kereta Api Sumbar, Yulnofrins,
mengatakan, kedatangan lima gerbong baru senilai Rp 18 miliar itu diharapkan
bisa semakin mendorong wisatawan untuk datang ke Ranah Minang.
”Semoga kedatangan kelima unit kereta baru ini merupakan kebangkitan kembali
Mak Itam (sebutan untuk kereta api di Sumbar) di Ranah Minang untuk menjadi
madu bagi industri pariwisata dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah Sumbar,”
tutur Yulnofrins.
Sayangnya, jalur kereta wisata yang menarik, yakni Padang-Padang Panjang, masih
belum bisa dilewati kereta api lantaran bantalan kayu di rel antara Kayu Tanam
dan Padang Panjang belum diganti.
”Pemerintah Daerah Sumbar sudah menyetujui akan mengganti bantalan rel kereta
api tersebut. Namun, hingga kini bantalan belum diganti juga,” tutur Busrizal.
Selama bantalan rel kereta api tidak diganti, Busrizal mengaku tidak berani
mengoperasikan kereta di jalur tersebut. (ART)
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---