*Menjaga Hidup Bertetangga Dalam  Ramadhan*

*
***

*وَاللهِ لاَ يُؤْمِنُ، وَاللهِ لاَ يُؤْمِنُ، وَاللهِ لاَ يُؤْمِنُ. قِيْلَ
مَنْ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: الذِيى لاَ يَأْمَنُ جَارُهُ بِوَاثِقَهُ*

*"Demi Allah, tidak beriman … Demi Allah, tidak beriman …. Demi Allah, tidak
beriman …! Dikatakan kepada beliau, Sipa ia itu wahai Rasulullah? Rasulullan
SAW menjawab, "yaitu orang yang tetangganya tidak aman gara-gara
ulahnya."(H.R. Bukhari dari Abu Hurairah r.a)
*

*Hadits Rasulullah SAW yang berisi peringatan ini mengajarkan ke segenap
ummat untuk menelihara akhlakul kariman dalam berinteraksi sosial khususnya
pada kehidupan bertetangga. Terwujudnya suatu hubungan bermasyarakat yang
nyaman ditentukan oleh kebaikan hubungan bertetangga.
*

*Tetangga seakan saudara terdekat dalam satu lingkungan. Sehingga baik
buruknya bertetangga menjadi ukuran iman seseorang. Maka, "memelihara
hubungan dengan tetangga termasuk bagian dari kesempurnaan iman".
*

*Hadist Rasulullah SAW menegaskan, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan
hari akhir hendaklah berlaku baik terhadap tetangganya,  barangsiapa yang
beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah memuliakan tamunya, dan
barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berbicara
yang baik atau diam saja." (H. R. Muslim)*

*Hadits shahih ini menjadi asuhan kehidupan bermasyarakat dengan menekankan
kepada berbuat baik pada tetangga, menghormati tamu, dan seorang mukmin
tidak boleh berkata, kecuali dengan perkataan yang baik. Memuliakan tetangga
dapat dilakukan dengan bersikap ihsan kepadanya menurut kemampuan yang
dimiliki, seperti sering hadiah menghadiahi, memberi salam, menampakkan
keceriaan dan wajah manis dengan ikhlas, serta saling  membantu meringankan
kesulitan yang sedanag dihadapi. *

*Di dalam ajaran Islam kewajiban bermasyarakaat amatlah luas, di antaranya
hak tetangga, hak kerabat, hak sesama muslim dan hak sesama manusia walaupun
bukan seorang muslim yang bukan pula kalangan kerabatnya. Seseorang dapat
dikatakan "orang baik" apabila pergaulannya dan hubungan  dengan tetangga di
lingkungannya baik. Apabila tingkah polah dan perilakunya selalu meresahkan
atau mengganggu tetangganya, maka dia akan sangat dibenci oleh Allah SWT.
Demikian tegasnya Rasulullah SAW menyebutkan di dalam hadits beliau,*


**

*لاَ يَدْخُلُ اْلجَنَّةَ مَنْ لاَ يَأْمَنُ جَارَهُ بِوَائِقَهُ*

*"Tidak dapat masuk sorga orang yang tetangganya tidak merasa  aman dari
gangguannya". (H.R. Muslim)*

*Berdasarkan hadist di atas, jika ada tetangga yang mencela, seharusnya
tidak membalas dengan celaan, dan bila ada tetangga yang menyakiti hati,
tidaklah mesti berbalas dengan menyakiti hatinya. Semestinya segala urusan
dikembalikan kepada Allah SWT sebagai penjaga dan pemelihara diri, jiwa dan
kehormatan Dengan ini sikap pemaaf adalah paling utama.*

*Wasiat Rasulullah berkenaan masalah tetangga mesti diupayakan terwujud
dalam kehidupan bermasyarakat, agar komuniotas lingkungan menjadi seperti
sebuah keluarga yang kuat. Kehidupan bermasyaraakat dalam lingkungan muslim
digambarkan sebagai batang tubuh yang satu. Manakala salah satu anggota
tubuh itu sakit, maka anggota tubuh yang lain ikut merasakan bertanggang
sebagai satu bentuk solidaritas yang spontan. Kehidupan masyarakatnya selalu
diikat dengan sikap saling tolong-menolong, bahu membahu dalam kebaikan dan
taqwa. *

*Dengan terlaksananya berat sepikul ringan sejinjing atau amar ma'ruf dan
nahi munkar, maka terciptalah sebuah masyarakat yang rukun, damai, aman,
sentosa dan harmonis yang selalu diikat dengan nilai sopan santun.
Masyarakat sedemikian disebut "Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur".*

*Sayyidah Aisyah Radhiaallahu 'anha mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah
bersabda ;*


**

*صِلَةُ الرَّحِمِ وَ حُسْنُ الخُلُقِ وَ حُسْنُ الِجَوارِ يُعَمِّرْنَ
الدِّيَارَ وَ يُزِدْنَ فِى الأَعْمَارِ*

*"Silaturrahmi, berakhlak mulia serta bertetangga dengan baik akan membangun
dunia dan memperpanjang usia".(HR. Ahmad).*

*            Di dalam bulan Ramadhan amat di anjurkan saling memberi
perbukaan, saling menegur dengan baik, saling menjauhi perkataan kumuh dan
bohong, agar terjaga hubungan bertetangga yang baik. Semoga Allah SWT selalu
memberi kita kekuatan. Amin.*

*Wassalam,*

*Buya H. Masoed Abidin*

-- 
*Allahumma inna nas-aluka ridhaa-ka wa al-jannah, wa na'uudzu bika min
sakhati-ka wa an-naar
Allahumma ghfir-lana dzunubana, wa li ikhwanina, wa sabaquuna bil-imaan,wa
laa taj'al fii qulubinaa ghillan lil-ladzina aamanuu Rabbana innaka
ghafuurun rahiim.*

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke