*"Apokoh asmara remaja bakasiah-sayang tu iyobana malangga agamo ataupun adat?" * Sanak Nyit Sungut,
Iko andre copy dari postingan di milis tetangga .. Semoga berguna.. * "Artinya : Jangan sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dengan seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya". (Hadits Shahih Riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim).* *Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. *(Annur ayat 31) Ini ada jawaban dari salah seorang ustadz, dikutip dari ( http://www.forsitek.brawijaya.ac.id/index.php?do=detail&cat=arsipkon&id=kon-pacaran) semoga membantu: Penjawab: *Ustadz Abdullah Sholeh Hadrami * Jawaban: Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh, Dalam Islam tidak dikenal pacaran, yang benar dalam Islam itu nikah dulu baru cinta, bukan cinta dulu baru nikah. Kemudian kalau mereka mengatakan bahwasanya pacaran itu supaya tahu pacarnya, maka perlu diketahui bahwa pacaran itu bukan ukuran. Karena ketika masih pacaran semuanya serba indah bahkan mereka mengatakan "dunia milik mereka berdua semuanya", ini adalah palsu dan kebanyakan diantara mereka setelah menikah baru masing-masing tahu aslinya sehingga tidak jarang diantara mereka setelah lama berpacaran, 4 tahun pacaran, baru menikah satu tahun sudah bubar gara-gara mereka telah bercinta dulu sebelum menikah sehingga ketika menikahpun cinta mereka telah habis Jadi yang benar adalah menikah dulu, kemudian setelah menikah baru bercinta. Namun ketika sebelum menikah ada proses-prosenya dulu, yaitu saling tukar menuka biodata, kemudian banyak tanya bagaimana akhlaknya, din(agama)-nya, setelah semuanya cocok, sholat istikharah terlebih dahulu, lalu bermusyawarah, kemudian juga nadhor, baru nikah. Nah, setelah nikah itulah kita mebangun rumah tangga, yang difirmankan oleh Allah di surat Ar Rum ayat 21: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir." Jadi Allah berfirman setelah menikah kemudian nanti baru timbul sakinah, kedamaian ketentraman dan didalamnya ada mawadah warahmah (cinta dan kasih sayang) On Sat, Sep 6, 2008 at 11:52 PM, hambociek <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kadang-kadang tamanuang awak surang, tapi ka sia lah ka ditanyaon. > Aa bana nan dibingikkan dan diisukan ka urang-urang mudo muloi uji- > mauji kasiah-sayang untuak membangun masa depan mereka? Apokoh > asmara remaja bakasiah-sayang tu iyobana malangga agamo ataupun adat? > > --Nyit Sungut > > --- In [EMAIL PROTECTED], anggun gunawan <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > > assalamu'alaikum warah matullahi wabarakatuhu... > > > > bapak, ibu, uda, uni, dan dunsanak palanta nan ambo hormati. > > > > agaknyo fenomena asmara shubuah dan asrama tarawiah di kampuang > tarnyato masih sajo ado. padahal satahu ambo, alah banyak ustadz- > ustadzah nan mangkritisi masalah iko di masajid2 dan musholla wakatu > bacaramah. tapi indak ado parubahan nampaknyo doh... > > > > kalau manuruik ambo, mungkin urang awak alah permisif dengan > budaya pacaran. hal iko nampak, urang tuo cendrung mambia-an anak > padusinyo pai jo laki-laki. dan urang tuo anak laki-laki indak pulo > mangontrol kama sajo anaknyo pai dan jo sia. padahal bagi kami nan > mahasiswa, iyo habis shubuh tu wakatu lamak untuak lalok sabalum > barangkek kuliah jam 7 atau jam 9. tapi dek anak mudo nan di padang > kuat juo iyo baasmara-asrama bagai ka tapi lauik nan dingin. agaknyo > iyo indak tantu dek ambo doh apo nan mambuek mereka ko sabana > samangaik... > > > > ttd > > anggun gunawan (23m-jogja) > > mahasiswa ugm > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting - Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi - Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau dibanned - Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
