DPRD ke Luar Negeri Seizin Gubernur 

 

Kamis, 18 September 2008 

Padang, Singgalang
Kepergian sejumlah anggota DPRD Sumbar ke luar negeri sangat diperlukan.
Supaya, bisa menyamakan persepsi dengan pihak eksekutif dalam memandang
suatu persoalan. Lagipula, kepergian mereka sudah melalui izin Mendagri
yang sebelumnya juga telah mendapatkan persetujuan Gubernur Sumbar, H.
Gamawan Fauzi. "Kita perlu pula melihat kemajuan negara luar untuk
menjadi bahan perbandingan. Misalnya dari sisi infrastruktur yang bagus,
efektif dan efisien," kata Ketua DPRD Sumbar, H. Leonardy Harmainy
menjawab wartawan sekaitan dengan kepergian anggotanya ke luar negeri. 

Begitu juga dengan bidang pariwisata yang saat ini Sumbar sudah
dijadikan sebagai salah satu destinasi (daerah tujuan) wisata Indonesia
bagian barat. "Sesuai tugas, pokok dan fungsi kita yang perlu mendorong
dunia pariwisata, makanya pergi bersama dengan eksekutif diperlukan
untuk menyamakan persepsi," ujar Leonardy yang ditemui disela-sela rapat
paripurna dewan di ruang sidang utama gedung tersebut.

Soal kepergian anggota dewan yang pada akhirnya mengurangi jumlah Kuorum
dalam rapat pengambilan keputusan ditegaskan Leonardy lebih banyak
karena anggota dewan dinas luar. Tapi, bukan ke luar negeri. "Yang
keluar itu setahu saya hanya lima orang. Kuorum memang tidak tercapai
2/3 dari anggota dewan, tapi setelah diskor panjang setengah tambah satu
dapat dilakukan pengambilan keputusan," sebutnya.

Leonardy menegaskan, anggota dewan yang ke luar negeri hanya lima orang.
Itu juga untuk Jepang. "Yang ke China, ga-ga," elaknya. 

Benar
Gubernur Sumbar H. Gamawan Fauzi yang dikonfirmasi soal itu mengakui,
kepergian dewan bersama eksekutif yakni Dinas Pariwisata Sumbar karena
undangan dari Departemen Pariwisata Nasional. "Itu sudah ada izin
Mendagri yang sebelumnya minta rekomendasi saya," kata Gubernur. 

Pembiayaan keberangkatan anggota dewan tersebut juga sudah ada
anggarannya, sehingga gubernur tinggal tanda tangan, sebelum dilanjutkan
ke Mendagri. Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh di DPRD
Sumbar yang berangkat ke Jepang ada sekitar enam orang. Mereka adalah
Apris Yaman dan Taslim dari Fraksi Partai Amanat Nasional, kemudian
Syamsir, ST., dan Saidal Masfiyuddin dari Fraksi Partai Golkar, Erial M.
Syah dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau F-PDIP, dan
Syafril A. Hadi dari Fraksi Bintang Demokrat. 

Mereka semua terdiri dari dua komisi. Komisi III yang membidangi
pembangunan dan komisi IV bidang kesejahteraan rakyat dengan seorang
wakil ketua. Keberangkatan mereka atas izin dari Mendagri No.
B19868/Setnag/Setmen/KTLN/09/2008 tanggal 15 September. Izin itu
ditandatangani oleh Kabiro Kerjasama Teknik Luar Negeri Sekretaris
Menteri Sekretaris Negara, Suprapto. 

Sementara yang untuk berangkat ke China dikabarkan belum ada kepastian.
Konon itu terjadi karena belum turunnnya izin Mendagri. 

Seperti diberitakan Singgalang kemarin, pekan-pekan anggota DPRD Sumbar
bertolak ke luar negeri. Mereka berkunjung ke Cina, Jepang, Australia
dan beberapa negara lainnya. Masing-masing mereka disebut-sebut
mengantongi Rp55 juta. Semua akan berada kembali di Tanah Air, menjelang
Lebaran mendatang. 

Sementara, sejumlah kalangan menyesalkan berbondong-bondongnya wakil
rakyat ke luar negeri. Apalagi di tengah kondisi bangsa yang serba susah
saat ini. Harusnya, anggaran itu dibiayai untuk pembangunan atau
pengentasan kemiskinan. "Apa tak cukup studi banding ke berbagai
provinsi lainnya di Indonesia," sesal mereka. o104

 

http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?option=com_content&task=view
&id=3331&Itemid=287


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting
- Dilarang mengirim email attachment! Tawarkan kepada yg berminat & kirim 
melalui jalur pribadi
- Dilarang posting email besar dari >200KB. Jika melanggar akan dimoderasi atau 
dibanned
- Hapus footer & bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Jangan menggunakan reply utk topik/subjek baru
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 
Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke